AS: Lukashenko Bukan Pemimpin Belarusia yang Sah
Kamis, 24 September 2020 - 14:54 WIB
loading...
AS tidak mengakui Aleksander Lukashenko sebagai Presiden Belarusia. Foto/Yeni Safak
A
A
A
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) tidak lagi mengakui Alexander Lukashenko sebagai presiden sah Belarusia . Pengumuman itu disampaikan oleh Departemen Luar Negeri (Deplu) AS dalam sebuah pernyataan.
Pengumuman itu disampaikan setelah Lukashenko mengadakan upacara pelantikan rahasia yang memicu aksi protes di Ibu Kota Minsk
"Amerika Serikat tidak dapat menganggap Aleksandr Lukashenko sebagai pemimpin Belarusia yang dipilih secara sah. Jalan ke depan haruslah dialog nasional yang mengarah pada rakyat Belarusia menikmati hak mereka untuk memilih pemimpin mereka dalam pemilihan yang bebas dan adil di bawah pengawasan independen," kata juru bicara Deplu AS seperti dilansir dari Axios, Kamis (24/9/2020).
Pengumuman AS mengikuti pernyataan serupa dari pejabat Eropa, termasuk kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa Josep Borrell.
"Situasinya jelas bagi kami. Kami menganggap pemilu 9 Agustus itu curang. Kami tidak mengakui Lukashenko sebagai presiden sah Belarusia," kata Borrell minggu lalu ke Parlemen Eropa.(Baca juga: Uni Eropa Tidak Akui Lukashenko Presiden Belarusia )
Pengumuman itu disampaikan setelah Lukashenko mengadakan upacara pelantikan rahasia yang memicu aksi protes di Ibu Kota Minsk
"Amerika Serikat tidak dapat menganggap Aleksandr Lukashenko sebagai pemimpin Belarusia yang dipilih secara sah. Jalan ke depan haruslah dialog nasional yang mengarah pada rakyat Belarusia menikmati hak mereka untuk memilih pemimpin mereka dalam pemilihan yang bebas dan adil di bawah pengawasan independen," kata juru bicara Deplu AS seperti dilansir dari Axios, Kamis (24/9/2020).
Pengumuman AS mengikuti pernyataan serupa dari pejabat Eropa, termasuk kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa Josep Borrell.
"Situasinya jelas bagi kami. Kami menganggap pemilu 9 Agustus itu curang. Kami tidak mengakui Lukashenko sebagai presiden sah Belarusia," kata Borrell minggu lalu ke Parlemen Eropa.(Baca juga: Uni Eropa Tidak Akui Lukashenko Presiden Belarusia )
Lihat Juga :