Hari Ini Debat Pamungkas Capres AS, Pertarungan Akhir Trump - Biden

Jum'at, 23 Oktober 2020 - 07:28 WIB
loading...
Hari Ini Debat Pamungkas...
Hari debat pamungkas capres AS, pertarungan terakhir Trump-Biden
A A A
WASHINGTON - Debat calon presiden (Capres) Amerika Serikat (AS) akan memasukibabak final. Calon incumbent dari Partai Republik Donald Trump akan kembali beradu gagasan dengan penantangnya dari Partai Demokrat Joe Biden pada Kamis malam atau Jumat (23/10/2020) pagi.

Debat capres terakhir ini diadakan di Nashville, dua minggu jelang hari pencoblosan yang akan digelar pada 3 November mendatang. Sebelumnya, debat kedua terpaksa dibatalkan setelah Trump menolak untuk diadakan debat virtual setelah sebelumnya dinyatakan positif Covid-19.

Pada debat ketiga ini, topik yang akan menjadi perdebatan adalah soal memerangi Covid-19, keluarga Amerika, ras di Amerika, perubahan iklim, keamanan nasional dan kepemimpinan. Bertindak sebagai moderator adalah koresponden NBC News Kristen Welker.

Debat pertama lalu, yang berlangsung pada 29 Oktober, berlangsung panas. Debat berubah cepat dari salam persahabatan menjadi kekacauan. Musababnya, capres Partai Demokrat Joe Biden yang berusaha menyampaikan gagasannya disela rivalnya, Donald Trump sang capres petahana dari Partai Republik.

Untuk itu, Komisi Debat Presidensial mengadopsi aturan baru yang akan mematikan mikrofon dari Trump dan Biden. Ini dilakukan untuk memberikan keduanya waktu dua menit tanpa gangguan di setiap awal segmen debat.

Di bawah aturan debat 90 menit hari Kamis, setiap kandidat akan memiliki waktu dua menit tanpa gangguan di awal setiap segmen yang berlangsung selama 15 menit.

Namun, aturan ini mendapat penolakan dari Trump dan tim kampanyenya. Trump yang menilai perubahan aturan tersebut tidak adil. Dia juga mempermasalahkan terpilihnya koresponden NBC News Kristen Welker sebagai moderator, dan topik yang dia umumkan minggu lalu.

"Saya akan berpartisipasi, menurut saya ini sangat tidak adil," kata Trump.(Baca juga: Cegah Kekacauan, Debat Capres AS Terapkan Aturan 'Mikrofon Mati' )

Baik Trump maupun Biden harus memaksimalkan debat pamungkas ini dengan baik untuk meyakinkan warga AS bahwa mereka adalah yang terbaik.Terutama Trump yang elektabilitasnya berada di bawah Biden. Meski begitu, hasil polling tidak bisa dijadikan patokan siapa yang akan memenangkan pilpres AS saat ini.

Direktur Smartmatic, Gracia Hilman menuturkan hasil jajak pendapat sudah tidak lagi bisa memprediksi hasil pemilihan umum (pemilu) AS. Hilman, yang perusahaannya berfokus pada membangun dan menerapkan sistem pemungutan suara elektronik, menuturkan di masa lalu hasil jajak pendapat hampir selalu menggambarkan hasil akhir dari pemilu di AS. Namun, saat ini hal itu sudah tidak lagi berlaku.

Terkait dengan debat calon presiden, Hilman mengatakan, hampir setiap orang sejatinya sudah menentukan pilihan mereka. Tapi, menurutnya debat masih penting, karena hasil dari debat bisa merubah pendirian seseorang tentang siapa yang akan mereka pilih nanti.(Baca juga: Hasil Polling Sudah Tak Lagi Bisa Prediksi Hasil Pilpres AS )
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Trump: AS Harus Kembalikan...
Trump: AS Harus Kembalikan Uang Iran atau Kepercayaan Dunia pada Dolar Rusak
Analis Israel: Netanyahu...
Analis Israel: Netanyahu Pembohong yang Dipermalukan Trump dalam Kesepakatan AS-Iran
Trump Telah Teken Nota...
Trump Telah Teken Nota Kesepahaman AS-Iran, Ini Rincian 14 Poinnya
Langka, Trump Bela Hak...
Langka, Trump Bela Hak Iran Memiliki Rudal Balistik
Trump Ungkap Selat Hormuz...
Trump Ungkap Selat Hormuz akan Dibuka Kembali Sepenuhnya pada Hari Jumat Secara Permanen
Trump T1 Phone Ternyata...
Trump T1 Phone Ternyata HTC U24 Pro Buatan China: Ini Bukti Teardown-nya
WNI Dikeroyok dan Dianiaya...
WNI Dikeroyok dan Dianiaya di Malaysia, Polisi Amankan 4 Orang yang Terlibat
Macron Rilis Video Trump...
Macron Rilis Video Trump Teken MoU Perjanjian Damai dengan Iran: Langkah Penting!
Rekomendasi
Pemprov DKI Gratiskan...
Pemprov DKI Gratiskan Transportasi, Tempat Wisata, hingga Museum pada 22, 27, dan 28 Juni
Periksa Sony Sonjaya,...
Periksa Sony Sonjaya, Kejagung Dalami Pengajuan Justice Collaborator
Syahran Buka Suara soal...
Syahran Buka Suara soal Hubungannya dengan Jule: Saya Siap dengan Konsekuensinya
Berita Terkini
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Ada yang Hanya Rp427 Per Liter
Arab Saudi Kebut Pembangunan...
Arab Saudi Kebut Pembangunan Jeddah Tower 1.000 Meter, Gedung Tertinggi di Dunia Kalahkan Burj Khalifa
Trump: AS Harus Kembalikan...
Trump: AS Harus Kembalikan Uang Iran atau Kepercayaan Dunia pada Dolar Rusak
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved