Hari Ini Debat Pamungkas Capres AS, Pertarungan Akhir Trump - Biden
Jum'at, 23 Oktober 2020 - 07:28 WIB
loading...
A
A
A
Namun, aturan ini mendapat penolakan dari Trump dan tim kampanyenya. Trump yang menilai perubahan aturan tersebut tidak adil. Dia juga mempermasalahkan terpilihnya koresponden NBC News Kristen Welker sebagai moderator, dan topik yang dia umumkan minggu lalu.
"Saya akan berpartisipasi, menurut saya ini sangat tidak adil," kata Trump.(Baca juga: Cegah Kekacauan, Debat Capres AS Terapkan Aturan 'Mikrofon Mati' )
Baik Trump maupun Biden harus memaksimalkan debat pamungkas ini dengan baik untuk meyakinkan warga AS bahwa mereka adalah yang terbaik.Terutama Trump yang elektabilitasnya berada di bawah Biden. Meski begitu, hasil polling tidak bisa dijadikan patokan siapa yang akan memenangkan pilpres AS saat ini.
Direktur Smartmatic, Gracia Hilman menuturkan hasil jajak pendapat sudah tidak lagi bisa memprediksi hasil pemilihan umum (pemilu) AS. Hilman, yang perusahaannya berfokus pada membangun dan menerapkan sistem pemungutan suara elektronik, menuturkan di masa lalu hasil jajak pendapat hampir selalu menggambarkan hasil akhir dari pemilu di AS. Namun, saat ini hal itu sudah tidak lagi berlaku.
Terkait dengan debat calon presiden, Hilman mengatakan, hampir setiap orang sejatinya sudah menentukan pilihan mereka. Tapi, menurutnya debat masih penting, karena hasil dari debat bisa merubah pendirian seseorang tentang siapa yang akan mereka pilih nanti.(Baca juga: Hasil Polling Sudah Tak Lagi Bisa Prediksi Hasil Pilpres AS )
"Saya akan berpartisipasi, menurut saya ini sangat tidak adil," kata Trump.(Baca juga: Cegah Kekacauan, Debat Capres AS Terapkan Aturan 'Mikrofon Mati' )
Baik Trump maupun Biden harus memaksimalkan debat pamungkas ini dengan baik untuk meyakinkan warga AS bahwa mereka adalah yang terbaik.Terutama Trump yang elektabilitasnya berada di bawah Biden. Meski begitu, hasil polling tidak bisa dijadikan patokan siapa yang akan memenangkan pilpres AS saat ini.
Direktur Smartmatic, Gracia Hilman menuturkan hasil jajak pendapat sudah tidak lagi bisa memprediksi hasil pemilihan umum (pemilu) AS. Hilman, yang perusahaannya berfokus pada membangun dan menerapkan sistem pemungutan suara elektronik, menuturkan di masa lalu hasil jajak pendapat hampir selalu menggambarkan hasil akhir dari pemilu di AS. Namun, saat ini hal itu sudah tidak lagi berlaku.
Terkait dengan debat calon presiden, Hilman mengatakan, hampir setiap orang sejatinya sudah menentukan pilihan mereka. Tapi, menurutnya debat masih penting, karena hasil dari debat bisa merubah pendirian seseorang tentang siapa yang akan mereka pilih nanti.(Baca juga: Hasil Polling Sudah Tak Lagi Bisa Prediksi Hasil Pilpres AS )
(ber)
Lihat Juga :