Putin: Tak Perlu Aliansi Militer Rusia-China, tapi Itu Mungkin

loading...
Putin: Tak Perlu Aliansi Militer Rusia-China, tapi Itu Mungkin
Presiden Rusia Vladimir Putin. Foto/REUTERS/File Photo
A+ A-
MOSKOW - Presiden Vladimir Putin mengatakan tidak diperlukan aliansi militer Rusia-China untuk sekarang ini. Namun, aliansi itu dapat ditempa di masa depan.

Pernyataan Putin mengisyaratkan hubungan yang semakin dalam antara Moskow dan Beijing di tengah meningkatnya ketegangan antara Rusia dengan Amerika Serikat (AS) dan China dengan AS. (Baca: Pesan Mengerikan Putin kepada Orang-orang yang Ingin Rusia Hancur)

Ditanya selama konferensi video dengan pakar kebijakan luar negeri internasional pada hari Kamis apakah aliansi militer antara Moskow dan Beijing dibutuhkan, Putin menjawab: "Kami tidak membutuhkannya, tetapi, secara teoritis, sangat mungkin untuk membayangkannya."

Rusia dan China memuji "kemitraan strategis" mereka, tetapi sejauh ini menolak setiap pembicaraan tentang kemungkinan mereka membentuk aliansi militer.



Putin menunjuk pada latihan perang yang diadakan angkatan bersenjata China dan Rusia sebagai sinyal kerja sama militer yang sedang berkembang di kedua negara. (Baca: Rusia Dituduh Gunakan Senjata Rahasia untuk Serang Agen CIA di Australia)

Putin juga mencatat bahwa Rusia telah membagikan teknologi militer sensitif yang membantu secara signifikan meningkatkan potensi militer China, tetapi tidak menyebutkan secara spesifik, dengan mengatakan bahwa informasi tersebut sensitif.

"Tanpa ragu, kerja sama kami dengan China memperkuat kemampuan pertahanan tentara China," katanya, seraya menambahkan bahwa masa depan dapat melihat hubungan militer yang lebih erat antara kedua negara.



"Waktu akan menunjukkan bagaimana itu akan berkembang, tapi kami tidak akan mengecualikannya," kata presiden Rusia, seperti dikutip AP, Jumat (23/10/2020).
(min)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top