Ingin Bentuk Armada Kapal Selam, China Perluas Galangan Kapal Bohai

Sabtu, 17 Oktober 2020 - 06:34 WIB
loading...
A A A
Lebih maju dari keluarga Type-09III adalah generasi berikutnya Type-09V Tang Class alias Type-095. Kapal ini diharapkan menjadi semua Type-09IIIB, dan juga lebih tersembunyi.(Lihat video: Dua Kapal Asing Berbendera Vietnam Ditangkap TNI AL )

Jenis proyeksi ketiga adalah kapal selam rudal balistik generasi berikutnya (SSBN). Type-09VI (Type-096) akan mengikuti generasi saat ini Type-09IV Jin Class (Type-094). Mereka diharapkan menambah enam Type-09IV alih-alih menggantinya, yang mengarah ke peningkatan bersih armada SSBN China.

Laporan Kekuatan Militer China 2020 ke Kongres memproyeksikan peningkatan menjadi delapan SSBN pada tahun 2030.

Berapa banyak kapal selam nuklir yang akan dibangun China selama sepuluh tahun ke depan adalah topik hangat. Office of Naval Intelligence (ONI) baru-baru ini memperkirakan armada kapal selam China akan bertambah enam kapal selam bertenaga nuklir pada tahun 2030. Pengamat lain, seperti pensiunan Kapten James Fanell yang merupakan Direktur Intelijen dan Operasi Informasi untuk Armada Pasifik Angkatan Laut AS, menempatkan perkiraan mereka lebih tinggi. Yang nampak jelas adalah jumlah kapal selam nuklir akan bertambah.

Pertumbuhan angkatan laut China tidak luput dari perhatian Washington. Sebagai respon, Angkatan Laut AS harus menyesuaikan diri. Menguraikan usulan Angkatan Perang 2045, Menteri Pertahanan Mark Esper mengatakan bahwa AS harus mulai membangun tiga kapal selam Kelas Virginia per tahun sesegera mungkin. Ini akan membangun kekuatan kapal selam yang lebih besar dan lebih kapabel. Pasukan yang diusulkan akan mencakup 70-80 kapal selam serang, yang digambarkan sebagai platform bertahan dari serangan dalam konflik kekuatan besar di masa depan.(Baca juga: Lawan China, AS Butuh Lebih dari 500 Kapal Perang )
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
China Ungguli AS dalam...
China Ungguli AS dalam Popularitas Global, Xi Jinping Dianggap Lebih Positif daripada Trump
Trump Tuduh China Ikut...
Trump Tuduh China Ikut Campur Pemilu AS: Kompromi Data Terbesar dalam Sejarah!
China Investasikan Rp900...
China Investasikan Rp900 Triliun untuk Pelabuhan Afrika, Analis Soroti Risiko Utang
Media China Gambarkan...
Media China Gambarkan Orang Filipina sebagai Monyet, Manila Marah
Anggota Politbiro Partai...
Anggota Politbiro Partai Komunis China Dipecat karena Korupsi Skala Besar dan Skandal Seks
Ekonomi China Kuartal...
Ekonomi China Kuartal II Tumbuh 4,3%, Terendah dalam 3 Tahun Terakhir
30 Warga Sipil dan 7...
30 Warga Sipil dan 7 Tentara Iran Tewas dalam Serangan AS
Kebakaran Hutan Kanada,...
Kebakaran Hutan Kanada, Laga Final Piala Dunia Spanyol Vs Argentina Ditunda?
Rekomendasi
Kebijakan Kemenhut Dinilai...
Kebijakan Kemenhut Dinilai Perkuat Posisi Indonesia dalam Konservasi Gajah Dunia
Pecinta Hewan Sambangi...
Pecinta Hewan Sambangi Kelurahan Pluit, Spanduk Larangan Memberi Makan Kucing Tak Bertuan Dicopot
Asabri Dorong Transformasi...
Asabri Dorong Transformasi Layanan Berbasis ESG, Kepuasan Peserta Capai 96,03%
Berita Terkini
Perang Iran Dorong Saudi...
Perang Iran Dorong Saudi untuk Memiliki Senjata Nuklir, Tapi Kenapa Diganjal Trump?
10 Tambang Batu Bara...
10 Tambang Batu Bara Terbesar di Dunia, Indonesia Menyumbang 4 Lokasi
Asap Kebakaran Hutan...
Asap Kebakaran Hutan Kanada Serbu New York, Trump Ancam Beri Tarif Baru
Ingin Terus Mencengkeram...
Ingin Terus Mencengkeram Kekuasaan, Presiden Ukraina Pecat Menhan
Satria Kumbara, Eks...
Satria Kumbara, Eks Marinir TNI AL yang Jadi Tentara Bayaran Rusia, Dikabarkan Tewas
Teror Drone Ukraina...
Teror Drone Ukraina Kian Efektif, 8 Warga Rusia Tewas
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved