AstraZeneca Nyatakan Siap Pasok Vaksin Covid-19 ke Indonesia

Kamis, 15 Oktober 2020 - 14:29 WIB
loading...
AstraZeneca Nyatakan...
Kesiapan itu disampaikan dalam pertemuan antara Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri BUMN Erick Thohir dan tim Kementerian Kesehatan Indonesia dengan AstraZeneca di London, Inggris. Foto/Kemlu RI
A A A
LONDON - AstraZeneca menyatakan siap untuk memasok vaksin Covid-19 ke Indonesia. Kesiapan itu disampaikan dalam pertemuan antara Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri BUMN Erick Thohir dan tim Kementerian Kesehatan Indonesia dengan AstraZeneca di London, Inggris.

Retno menuturkan, pertemuan dengan AstraZeneca digunakan untuk secara detail membahas komitmen penyediaan vaksin di luar komitmen bilateral yang telah diperoleh sebelumnya dari Sinovac dan Sinopharm/G42.

"Pertemuan dengan jajaran pimpinan AstraZeneca telah berjalan dengan baik. Indonesia telah menyampaikan permintaan penyediaan vaksin sebesar 100 juta untuk tahun 2021. Pihak AstraZeneca menyambut baik permintaan tersebut. Pengiriman pertama diharapkan dapat dilakukan pada semester pertama tahun 2021 dan akan dilakukan secara bertahap," ucap Retno pada Rabu (14/10/2020).

Perusahaan yang berbasis di Cambridge itu, menurut Retno, juga sangat tertarik untuk membangun kerjasama dan kolaborasi strategis jangka panjang dengan Indonesia. ( Baca juga: 151 Vaksin Covid-19 Sedang Dikembangkan, 10 Sudah Uji Klinis Ketiga, Apa Saja? )

"Di dalam pertemuan, delegasi Indonesia menegaskan mengenai pentingnya faktor keamanan dan efikasi dari vaksin. Faktor-faktor ini akan menjadi bagian penting dari kerja sama vaksin Indonesia dengan AZ termasuk berbagi informasi mengenai hasil uji klinis tahap I dan II," ungkapnya.

"Pertemuan ditutup dengan penandatanganan Letter on Intent terkait dengan rencana pengadaan vaksin Covid-19 dari Astrazeneca oleh pemerintah Indonesia," ujarnya. ( Baca juga: Vaksin untuk Orang Tua, Mungkinkah? )

Diplomat senior Indonesia itu kemudian mengatakan, selain bertemu dengan AstraZeneca, delegasi Indonesia juga bertemu dengan Imperial College London (ICL), VacEquity Global Health ltd (VGH). Retno menuturkan, dalam pertemuan tersebut berbagai potensi kerja sama strategis ILC dan VGH dengan Indonesia.

"Penelitian, pendidikan dan inovasi terkait dengan pengembangan platform vaksin “self-amplifying RNA” (saRNA); dan Pencegahan dan pengendalian penyakit menular, teknologi kesehatan dan peningkatan SDM di bidang kesehatan," jelas Retno.

"Indonesia dan ICL masih terus membahas kemungkinan dilakukannya uji klinis tahap 3 vaksin saRNA di Indonesia. Vaksin saRNA ini memiliki arti penting karena memungkinkan pengembangan unit manufaktur modular atau “pop up” yang dapat memastikan akses cepat atas vaksin dimanapun di dunia," tukasnya.

(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengapa Inggris Tolak...
Mengapa Inggris Tolak Serahkan 31 Ton Emas Venezuela? Padahal Maduro Sudah Lengser
Apa Arti Las Malvinas...
Apa Arti 'Las Malvinas Son Argentinas'? Slogan yang Dikibarkan Timnas Argentina Ternyata Menyimpan Luka Sejarah 200 Tahun
Kronologi Venezuela...
Kronologi Venezuela Simpan 31 Ton Emas di Bank of England tapi Tak Bisa Diambil
Inggris Akan Larang...
Inggris Akan Larang Penggunaan Media Sosial saat Malam Hari
Inggris Semakin Ditekan...
Inggris Semakin Ditekan untuk Kembalikan 31 Ton Emas Venezuela
Venezuela Memohon kepada...
Venezuela Memohon kepada Raja Charles: Serahkan 31 Ton Emas yang Ditahan Inggris
Canda Bahlil ke Nusron...
Canda Bahlil ke Nusron Wahid Berkacamata Hitam, Sedih Inggris Kalah vs Argentina
Ngeri, Mayat Korban...
Ngeri, Mayat Korban Kartel Digantung di Jembatan Meksiko Jelang Final Piala Dunia
Trump Sebut Sistem Pemilu...
Trump Sebut Sistem Pemilu AS Sangat Rentan, Mudah Dibobol China-Rusia
Rekomendasi
Giorgio Tak Kunjung...
Giorgio Tak Kunjung Minta Maaf ke Ruben Onsu, Nanda Persada Ingatkan Soal Reputasi
5 Tips Atasi Craving...
5 Tips Atasi Craving ala Menkes, Tetap Makan Enak dan Sehat
Bea Cukai Papua Fasilitasi...
Bea Cukai Papua Fasilitasi dan Gerakkan Ekonomi Daerah, dari PSN hingga UMKM
Berita Terkini
Mengapa Amerika Tak...
Mengapa Amerika Tak Pernah Mengusik Nuklir Pakistan? Ini Alasan Sebenarnya
Saling Gempur, Iran...
Saling Gempur, Iran Serang Target AS di Suriah, Yordania, dan Kuwait
Pendukung Partai Kecoa...
Pendukung Partai Kecoa Kembali Turun ke Jalan, Apa yang Dituntut?
Perkenalkan Sally, Robot...
Perkenalkan Sally, Robot Cantik yang Jadi Guru SMA
Dana Pensiun ASN Malaysia...
Dana Pensiun ASN Malaysia Rp717 Miliar Lenyap dalam Skandal eFishery, KPK Negeri Jiran Turun Tangan
Mengapa Inggris Tolak...
Mengapa Inggris Tolak Serahkan 31 Ton Emas Venezuela? Padahal Maduro Sudah Lengser
Infografis
Mampukah John Herdman...
Mampukah John Herdman Bawa Timnas Indonesia ke Panggung Dunia?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved