Depresi Idolanya Terinfeksi Covid-19, Fans Trump di India Meninggal

Rabu, 14 Oktober 2020 - 17:07 WIB
loading...
Depresi Idolanya Terinfeksi...
Bussa Krishna, penggemar Presiden AS Donald Trump asal India, meninggal dunia setelah depresi karena idolanya terinfeksi Covid-19. Foto/USNews
A A A
CHENNAI - Seorang pria asal India yang menyembah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump meninggal dunia karena serangan jantung pada Minggu lalu. Hal itu diungkapkan oleh seorang pejabat di desanya dan pihak kepolisian.

Bussa Krishna, yang menyembah Trump lebih dari empat tahun lalu setelah presiden AS itu hadir dalam mimpinya, beberapa hari lalu memposting video air mata di halaman Facebooknya. Ia berharap sang idola sembuh dari penyakit virus yang telah membunuh lebih dari 1 juta orang di seluruh dunia.(Baca juga: Pria India Sembah Donald Trump sebagai Tuhan )

Venkat Goud, kepala desa Konney tempat Krishna tinggal dan seorang teman dekat, mengatakan ia "depresi" karena Trump dan istrinya Melania terkena penyakit mematikan itu.

"Sangat menyedihkan dia meninggal tanpa bertemu pahlawannya," kata Goud.

"Dia telah berusaha keras untuk bertemu dengannya," imbuhnya merujuk saat Trump datang ke India pada bulan Februari lalu seperti dikutip dari Reuters, Rabu (14/10/2020).

Raghupathi, seorang petugas polisi setempat, mengatakan Krishna telah meninggalkan desa itu lebih dari dua minggu lalu untuk bertemu orang tuanya di bagian lain dari negara bagian selatan Telangana yang sama.

"Di sanalah dia meninggal karena serangan jantung," ungkap Raghupathi.

Reuters tidak dapat segera menghubungi anggota keluarga Krishna atau rumah sakit tempat dia dibawa. Media lokal mengatakan Krishna berusia sekitar tiga puluhan tahun.

Trump pada 2 Oktober mengungkapkan bahwa dia dan istrinya dinyatakan positif Covid-19 . Ia pun sempat menjalani perawatan selama tiga hari di rumah sakit militer. (Baca juga: Lewat Twitter, Trump Konfirmasi Dirinya Terinfeksi Covid-19 )

Pada hari Minggu, ia mengatakan telah pulih sepenuhnya dan akan melanjutkan kampanye pada hari Senin jelang pemilihan umum AS pada 3 November mendatang. Dokter Gedung Putih juga telah menyatakan bahwa Trump telah sembuh dan tidak akan menularkan virus Corona kepada orang lain.(Baca juga: Dokter Gedung Putih: Trump Bukan Lagi 'Carrier' Virus Corona )
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Biden Sebut Trump Pencundang,...
Biden Sebut Trump Pencundang, Narsis, dan Sombong
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
AS Serang Iran 2 Hari...
AS Serang Iran 2 Hari Beruntun, Trump Umbar Ancaman Mengerikan
Eks Menteri Zionis:...
Eks Menteri Zionis: Trump Permalukan Netanyahu dan Israel dengan Penghinaan yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Trump Caci Maki Netanyahu:...
Trump Caci Maki Netanyahu: Semua Orang Yahudi Muak Denganmu!
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Harga Bensin di AS Tetap...
Harga Bensin di AS Tetap Mahal meski Minyak Dunia Rontok, Trump Semprot Raksasa Energi
Hadiri LCAW 2026, Menteri...
Hadiri LCAW 2026, Menteri Jumhur Sampaikan Salam Presiden Prabowo kepada Raja Charles di London
Janggal, Jubir Angkatan...
Janggal, Jubir Angkatan Laut Garda Revolusi Iran Tewas akibat Kecelakaan
Rekomendasi
MUI Siapkan Naskah Akademik...
MUI Siapkan Naskah Akademik RUU Pidana LBGT, DPR Janji Tindak Lanjuti
Jatuhkan Denda ke 97...
Jatuhkan Denda ke 97 Pindar, Putusan KPPU Dinilai Tidak Sah
Indonesia Tuan Rumah...
Indonesia Tuan Rumah Pertemuan CPOPC, Perkuat Kolaborasi Hadapi Tantangan Global
Berita Terkini
Bagaimana Iran Menggunakan...
Bagaimana Iran Menggunakan Strategi Ubur-ubur untuk Menjatuhkan Jet Tempur AS?
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Infografis
13 Orang Meninggal Akibat...
13 Orang Meninggal Akibat Insiden Pemusnahan Amunisi di Garut
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved