Peserta Sakit Misterius, Johnson & Johnson Setop Tes Vaksin Covid-19

Selasa, 13 Oktober 2020 - 13:01 WIB
loading...
A A A
Profesor penyakit infeksi di Sekolah Kedokteran Universitas Vanderbilt Dr William Schaffner menyatakan, "Semua orang waspada karena apa yang terjadi dengan AstraZeneca. Membutuhkan waktu sepekan untuk mengumpulkan informasi," kata dia. (Lihat Video: Gubernur Jatim Hadiri Upacara HUT Jatim ke-75)

"Ini akan menjadi kejadian serius. Jika ini sesuatu seperti kanker prostat, diabetes tak terkontrol atau serangan jantung, mereka tidak akan menghentikannya untuk semua alasan itu. Ini sepertinya kejadian neurologi (saraf)," ungkap dia. (Lihat Infografis: Truk Monster Pembawa Rudal Raksasa Milik Korea Utara)

Bulan lalu, J&J menyatakan calon vaksin Covid-19 menghasilkan respon imun kut melawan virus corona pada tes klinik tahap awal hingga menengah, setelah perusahaan memulai tes akhir pada 60.000 orang yang hasilnya diharapkan pada akhir tahun ini atau awal 2021.

J&J menolak menjelaskan tentang penyakit yang terjadi karena masalah privasi. Mereka menyatakan beberapa peserta studi mendapatkan placebo dan tidak selalu jelas apakah orang yang mengalami kejadian serius dalam tes klinik itu menerima placebo atau perawatan.

Stat News melaporkan, penghentian tes dilakukan setelah dokumen dikirim ke peneliti luar yang menyatakan aturan penghentian telah terpenuhi.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Negara Bagian AS Gugat...
Negara Bagian AS Gugat Pfizer atas Klaim Vaksin Covid-19 yang Dianggap Menyesatkan
Pria Ini Disuntik Vaksin...
Pria Ini Disuntik Vaksin Covid-19 Sebanyak 217 Kali, Ini yang Terjadi Padanya
Pionir Vaksin Covid-19...
Pionir Vaksin Covid-19 Raih Hadiah Nobel Kedokteran
Pentagon Cabut Kewajiban...
Pentagon Cabut Kewajiban Vaksin Covid-19 untuk Pasukan AS
Biden Tawarkan Kirim...
Biden Tawarkan Kirim Vaksin Covid-19 ke Korut, Pyongyang Tak Merespon
Meski Kurang Akur, Korsel...
Meski Kurang Akur, Korsel Tawarkan Vaksin COVID-19 ke Korut
Covid-19 Meningkat di...
Covid-19 Meningkat di Singapura, Thailand, dan Hong Kong, Kemenkes: Indonesia Aman
AS dan Iran Kembali...
AS dan Iran Kembali Saling Serang Pasca-Tandatangani Perjanjian Damai
Terbang ke Israel, Pesawat...
Terbang ke Israel, Pesawat Komersial Polandia Kirim Sinyal Pembajakan
Rekomendasi
Pertamina dan Pupuk...
Pertamina dan Pupuk Indonesia Jajaki Kolaborasi Strategis untuk Perkuat Ketahanan Energi dan Pangan Nasional
KPK Tahan Bupati Kuansing...
KPK Tahan Bupati Kuansing dan Dua Orang Lainnya terkait Suap Pengisian Jabatan
Panggil Legislator yang...
Panggil Legislator yang Diduga Intimidasi Dokter Icha, Golkar Siapkan Sanksi
Berita Terkini
Direktur CIA: Dunia...
Direktur CIA: Dunia Terancam dengan Senjata Nuklir Digital yang Didukung AI
Jalanan di Inggris Meleleh...
Jalanan di Inggris Meleleh pada Suhu 45 Derajat Celsius, Ini 3 Alasannya
Paksa Rusia Mengakhiri...
Paksa Rusia Mengakhiri Perang, Ukraina Intensifkan Serangan Drone ke Moskow
Siapkan Kemenangan pada...
Siapkan Kemenangan pada Pemilu Pertengahan, Trump Gelar Konvensi Partai Republik
Dunia Fokus ke Iran,...
Dunia Fokus ke Iran, Israel Justru Percepat Perebutan Lahan di Gaza dan Tepi Barat
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Rakyat UEA Menikmati Jaringan Kereta Api
Infografis
Penyebab Kasus Covid-19...
Penyebab Kasus Covid-19 di Indonesia Naik, Salah Satunya Mutasi Virus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved