Strategi Tipu Muslihat yang Berhasil Memenangkan 8 Peperangan Besar

Senin, 19 Oktober 2020 - 05:30 WIB
loading...
A A A
Dikenal sebagai Q-ship (“Q” mengacu pada pangkalan utama kapal di Queenstown, Irlandia), strategi tipu daya digunakan Inggris dengan menyembunyikan persenjataan berat di kapal. Mulai dari kapal dagang hingga kapal penangkap ikan. Tipuan itu dirancang untuk memikat kapal selam Jerman agar muncul dari jarak dekat.

Jika itu terjadi, tentara Inggris dengan kapalnya kemudian langsung melepaskan tembakan. Sebuah kapal Inggris yang nantinya berganti nama menjadi H.M. Armed Smack Inverlyon akhirnya berhasil menenggelamkan kapal selama UB-4 pada 1 Februari 1917. (Lihat grafis: Pemilik AL Terbesar di Dunia, Ada yang Lampaui Negara Adidaya)

4. Pertempuran Sungai Hydaspes
Strategi Tipu Muslihat yang Berhasil Memenangkan 8 Peperangan Besar

Salah satu pertempuran besar yang dimenangkan Alexander Agung adalah Pertempuran Sungai Hydaspes , India pada 326 SM sekaligus menahbiskannya sebagai pemimpin militer terbesar di dunia. Saat melakukan invasi ke India pada 326 SM, pasukan Makedonia pimpinan Alexander Agung pergerakannya terhalang oleh sungai.

Tak kekurangan akal, selama berminggu-minggu, Alexander menyebarkan desas-desus bahwa dia tidak berniat melancarkan serangan sampai musim hujan berakhir dan bahkan pihaknya menimbun biji-bijian dalam jumlah besar untuk persediaan makanan pasukannya dengan mendirikan kemah. Jebakan sudah dipasang. (Baca juga: Biaya Pemakaman Termahal di Dunia, Alexander Agung Rp6,4 Triliun)

Tipu muslihat lain yang dihembuskan Alexander Agung adalah dengan berpura-pura mengatakan, kapal mereka bersiap berlayar menyeberangi sungai. Sementara itu, Alexander secara diam-diam memimpin lebih dari setengah tentaranya menjauh dari kamp dan menyeberangi Hydaspes sekitar 20 mil ke hulu dan melancarkan serangan secara mengejutkan terhadap pasukan India.

5. Pertempuran Cannae
Strategi Tipu Muslihat yang Berhasil Memenangkan 8 Peperangan Besar

Menyusul serangkaian kekalahan memalukan oleh pasukan Kartago, tentara Romawi berusaha menyusul kembali kekuatannya di dekat desa Cannae di Italia tenggara. Dipimpin oleh konsul Lucius Aemilius Paullus dan Gaius Terentius Varro, Romawi berhasil mengumpulkan sekitar 80.000 tentara pada 2 Agustus 216 SM. (Baca juga: Ini Kekuatan Militer Indonesia Tahun 2020, Kalahkan Australia dan Israel)

Hannibal, salah satu pimpinan Kartago mengantisipasi garis serangan ini dengan menyusupkan saudaranya Hasdrubal dan keponakannya Hanno di sayap Romawi. Manuver pembungkus ganda memungkinkan kavaleri bergerak cepat, termasuk penunggang kuda Numidian dan Celtic yang berpengalaman, untuk mengurung dan menjebak musuh. Sebanyak 15.000 orang dari pihak yang kalah melarikan diri akibat pertumpahan darah terburuk dalam sejarah Romawi ini.

6. Pertempuran Chancellorsville
Strategi Tipu Muslihat yang Berhasil Memenangkan 8 Peperangan Besar

Pertempuran Chancellorsville merupakan salah satu pertempuran besar di Perang saudara Amerika yang juga merupakan pertempuran utama dari Kampanye Chancellorsville. Pertempuran ini berlangsung dari 30 April hingga 6 Mei 1863 di Spotsylvania County ,Virginia, dekat desa Chancellorsville dan melibatkan antara pasukan Union, Tentara Potomac yang dipimpin Mayjen Joseph Hooker melawan pasukan Konfederasi yang dipimpin oleh Jenderal Robert Lee.

Pertempuran ini berhasil dimenangkan pihak Konfederasi. Kemenangan Konfederasi menunjukkan sifat perang yang mengerikan serta tindakan dramatis yang diambil oleh Robert E. Lee, mengakibatkan kekalahan Union yang menghancurkan dan (secara singkat) pertempuran paling berdarah dalam sejarah Amerika. (Lihat foto: Mengintip Kekuatan Alutsista Satuan Angkatan Air Pusbekangad)
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
Ini 5 Bukti Perjanjian...
Ini 5 Bukti Perjanjian Damai AS dan Iran Tunjukkan Kegagalan Tujuan Perang Israel
Pasukan Elite AS Siapkan...
Pasukan Elite AS Siapkan Skenario Caplok Uranium Iran, tapi Kenapa Tidak Dilaksanakan?
AS Klaim Tembak Jatuh...
AS Klaim Tembak Jatuh Banyak Drone Iran
Tak Ingin Terus Jadi...
Tak Ingin Terus Jadi Target Rudal Iran, UEA Bayar Rp53 Triliun ke Teheran
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
Presiden Jerman Akan...
Presiden Jerman Akan Kunjungi Jakarta 15 Juni, Boyong Delegasi Bisnis dan Peneliti
Gugur dalam Serangan...
Gugur dalam Serangan AS-Israel, Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei Dimakamkan 9 Juli
Rekomendasi
Jerman vs Curacao: Sang...
Jerman vs Curacao: Sang Debutan Jadi Ujian Perdana Die Mannschaft
Audisi Miss Indonesia...
Audisi Miss Indonesia 2026 Yogyakarta Makin Ketat, Ini Kriteria yang Dicari Para Juri
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Rosan Jelaskan Kondisi Investasi RI di Istana Merdeka Besok
Berita Terkini
Berlatih di Tijuana,...
Berlatih di Tijuana, Timnas Iran Dikawal 300 Pasukan Elite Meksiko
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Israel, IDF Bombardir Lebanon
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
Ini Gaun Emas Termahal...
Ini Gaun Emas Termahal di Dunia! Beratnya 10 Kg, Harganya Rp24 Miliar
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved