RI pada Vanuatu: Berhenti Sebar Tuduhan Tanpa Fakta Soal Papua!

Kamis, 08 Oktober 2020 - 19:56 WIB
loading...
RI pada Vanuatu: Berhenti...
Kecaman ini adalah bagian dari sanggahan Indonesia, yang dibacakan oleh Sekretaris Pertama Politik PTRI Jenewa, Mia Padmasari atas pernyataan Vanuatu terhadap situasi di Papua. Foto/Tangkap layar
A A A
JENEWA - Indonesia mengecam apa yang disebut dengan tuduhan tanpa fakta dan disinformasi yang disampaikan oleh Vanuatu mengenai situasi di Papua. Kecaman itu disampaikan Indonesia dalam sidang Dewan HAM PBB di Jenewa, Swiss.

Kecaman ini adalah bagian dari sanggahan Indonesia atas pernyataan Vanuatu terhadap situasi di Papua, khususnya terkait pelaku pembunuhan Pendeta Yeremias Zanambani dan adanya diskriminasi rasial. ( Lihat grafis: Usik Soal Papua Barat, Vanuatu Mengeluh Diserang Troll Online )

"Delegasi Indonesia menolak keras tuduhan tanpa fakta dan disinformasi yang disampaikan Vanuatu terkait perkembangan situasi HAM di Papua,"bunyi sangahan yang dibacakan oleh diploat muda Indonesia, Mia Padmasari, seperti dikutip dari siaran pers Perwakilan Tetap Indonesia untuk Badan PBB di Jenewa yang diterima Sindonews pada Kamis (8/10/2020).

"Tuduhan terkait pelaku pembunuhan tersebut menihilkan fakta atas proses hukum yang masih berlangsung terhadap kasus terbunuhnya Pendeta Yeremias Zanambani, figur yang dekat dengan masyarakat dan pemerintah. Upaya Vanuatu telah merendahkan proses hukum nasional dan tidak menghormati prinsipdue process of lawdari Indonesia, sebuah negara demokrasi terbesar ketiga di dunia," sambungnya.

Indonesia, jelasnya, menyesalkan bahwa Vanuatu, yang bahkan tidak punya keberanian untuk menjadi negara pihak Konvensi Anti Diskriminasi Rasial, justru mempolitisasi Dewan HAM dengan mendiskreditkan negara-negara pihak konvensi, termasuk Indonesia dalam upayanya memajukan anti diskriminasi rasial serta menjaga toleransi dan keberagaman.

"Vanuatu telah berulang kali menyalahgunakan DHAM PBB untuk secara terang-terangan melanggar prinsip-prinsip yang tertuang dalam Piagam PBB tentang penghormatan terhadap integritas wilayah dan kedaulatan suatu negara, serta tidak mencampuri urusan dalam negeri negara lain," ungkapnya. ( Baca juga: Diplomat Silvany: Papua Barat Bagian Indonesia Sudah Final, Vanuatu Bodoh )

"Delegasi Indonesia secara tegas meminta Vanuatu untuk gunakan energi dan waktunya guna memperbaiki situasi HAM di dalam negerinya sendiri, dari pada mencampuri urusan dalam negeri negara lain," tukasnya.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Ada yang Hanya Rp427 Per Liter
Viral! 3 PRT Indonesia...
Viral! 3 PRT Indonesia Dianiaya di Malaysia, 4 Majikan Ditangkap
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Gempa Magnitudo 8,1...
Gempa Magnitudo 8,1 Guncang Filipina, Peringatan Tsunami Dikeluarkan, Warga Kocar-kacir Selamatkan Diri
Ini Daftar Negara yang...
Ini Daftar Negara yang Hukum Mati dan Rampas Aset Koruptor, Bagaimana dengan Indonesia?
5 Kapal Selam Tercanggih...
5 Kapal Selam Tercanggih ASEAN: Hebat Mana Invincible Singapura vs Nagapasa Indonesia?
Terbitkan Panda Bond,...
Terbitkan Panda Bond, Menkeu Purbaya Kantongi Dukungan China
Pembom B-52 Stratofortress...
Pembom B-52 Stratofortress AS Jatuh di Pangkalan Gurun Mojave, Tewaskan 8 Orang
Bukan Hanya Trump, Presiden...
Bukan Hanya Trump, Presiden Iran Masoud Pezeshkian Juga Teken MoU Perjanjian Damai
Rekomendasi
Kenapa Hari Asyura Dijuluki...
Kenapa Hari Asyura Dijuluki Lebaran Anak Yatim? Begini Sejarahnya di Indonesia
Eksekusi Hotel Sultan...
Eksekusi Hotel Sultan Ricuh, Simpatisan Lempari Polisi dan TNI dengan Batu
SGU-Endress+Hauser Kembangkan...
SGU-Endress+Hauser Kembangkan Talenta melalui Beasiswa, Magang, dan Program Vokasi
Berita Terkini
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Ada yang Hanya Rp427 Per Liter
Arab Saudi Kebut Pembangunan...
Arab Saudi Kebut Pembangunan Jeddah Tower 1.000 Meter, Gedung Tertinggi di Dunia Kalahkan Burj Khalifa
Trump: AS Harus Kembalikan...
Trump: AS Harus Kembalikan Uang Iran atau Kepercayaan Dunia pada Dolar Rusak
Analis Israel: Netanyahu...
Analis Israel: Netanyahu Pembohong yang Dipermalukan Trump dalam Kesepakatan AS-Iran
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
Infografis
10 Hal yang Akan Terjadi...
10 Hal yang Akan Terjadi pada Tubuh Saat Berhenti Merokok
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved