Meksiko Klaim Menangi Perang Melawan Virus Corona
Rabu, 06 Mei 2020 - 12:01 WIB
loading...
A
A
A
Namun, Lopez-Gatell mengatakan tes tersebut tidak penting untuk kebijakan yang sehat.
"Anda tidak perlu jumlah kasus. Yang Anda butuhkan adalah memahami data dan memahami apa mekanisme epidemi untuk membuat keputusan yang paling tepat," jelasnya.
"Beberapa orang mengatakan, 'Kami buta, kami tidak punya informasi.' Yang buta adalah orang yang ingin menjadi buta," cetusnya.
"Kami memiliki informasi yang cukup untuk membuat keputusan," tegasnya.
Namun begitu, Lopez-Gatell memperingatkan agar tidak terlalu percaya diri mengingat pandemi telah menyebar ke seluruh planet ini.
"Tidak logis untuk berpikir bahwa sementara ada epidemi penyakit menular di seluruh dunia, setiap negara akan aman dari infeksi ulang," katanya.
"Flu (musiman) akan kembali pada Oktober dan akan berakhir pada Maret," ia memperingatkan.
"Apa yang kita tidak tahu - dan kemungkinan - adalah jika gelombang besar kedua COVID-19 bisa datang dengan influenza," tukasnya.
"Anda tidak perlu jumlah kasus. Yang Anda butuhkan adalah memahami data dan memahami apa mekanisme epidemi untuk membuat keputusan yang paling tepat," jelasnya.
"Beberapa orang mengatakan, 'Kami buta, kami tidak punya informasi.' Yang buta adalah orang yang ingin menjadi buta," cetusnya.
"Kami memiliki informasi yang cukup untuk membuat keputusan," tegasnya.
Namun begitu, Lopez-Gatell memperingatkan agar tidak terlalu percaya diri mengingat pandemi telah menyebar ke seluruh planet ini.
"Tidak logis untuk berpikir bahwa sementara ada epidemi penyakit menular di seluruh dunia, setiap negara akan aman dari infeksi ulang," katanya.
"Flu (musiman) akan kembali pada Oktober dan akan berakhir pada Maret," ia memperingatkan.
"Apa yang kita tidak tahu - dan kemungkinan - adalah jika gelombang besar kedua COVID-19 bisa datang dengan influenza," tukasnya.
(ber)
Lihat Juga :