Cabut Pembatasan di Auckland, Selandia Baru Dekati Kehidupan Normal

Senin, 05 Oktober 2020 - 15:48 WIB
loading...
Cabut Pembatasan di...
Perdana Menteri Selandia Baru, Jacinda Ardern mengumumkan bahwa dia akan mencabut pembatasan terkait Covid-19 di Auckland. Foto/REUTERS
A A A
WELLINGTON - Perdana Menteri Selandia Baru , Jacinda Ardern mengumumkan bahwa dia akan mencabut pembatasan terkait Covid-1 9 di Auckland. Ardern yakin bahwa gelombang kedua infeksi Covid-19 di Auckland hampir dieliminasi.

Ardern mengatakan, pembatasan di Auckland akan mulai dicabut pada Rabu mendatang. Keputusan ini datang setelah tidak adanya kasus infeksi baru dalam kurun waktu 10 hari terakhir.

Ini berarti bahwa pertemuan yang melibatkan lebih dari 100 orang kembali diizinkan dan menjaga jarak sosial di cafe, restoran dan bar tidak lagi wajib. ( Baca juga: Indonesia Perlu Belajar dari Selandia Baru Tangani Terorisme )

"Sekarang ada kemungkinan 95 persen dari cluster tersebut dieliminasi. Covid-19 akan bersama kami selama beberapa bulan mendatang. Tapi, kami masih harus menandai tonggak ini," ucapnya, seperti dilansir Channel News Asia pada Senin (5/10/2020).

Selandia Baru, negara berpenduduk lima juta orang, tampaknya telah membasmi penularan komunitas Covid-19 awal tahun ini setelah penguncian nasional yang sangat ketat. Gelombang kedua di Auckland, terdeteksi pada Agustus, adalah yang terbesar di negara itu dengan 179 kasus.

"Rasanya lebih lama dan berlarut-larut dalam apa yang sudah mulai terasa seperti tahun yang sangat panjang. Tetapi meskipun demikian, warga Auckland dan Selandia Baru tetap pada rencana yang telah berhasil dua kali sekarang dan mengalahkan virus itu sekali lagi," ungkapnya. ( Baca juga: Selandia Baru Cabut Seluruh Pembatasan Covid-19 )
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
WHO: Wabah Hantavirus...
WHO: Wabah Hantavirus Bukan Awal Pandemi Covid-19 Berikutnya
6 Fakta Queenstown di...
6 Fakta Queenstown di Selandia Baru yang jadi Kota Persiapan Hadapi Kiamat
Teroris Brenton Tarrant...
Teroris Brenton Tarrant Pembantai 51 Muslim Ajukan Banding dengan Alasan Hukumannya Tak Manusiawi
Deretan Negara-negara...
Deretan Negara-negara yang Pertama Kali Merayakan Tahun Baru 2026
7 Negara yang Akan Buat...
7 Negara yang Akan Buat Orang Jatuh Cinta Lagi pada Dunia
Indonesia Dorong Keamanan...
Indonesia Dorong Keamanan Pangan, Selandia Baru Komitmen Hadirkan Produk Berkualitas
Putin: Rusia Siap Berkompromi...
Putin: Rusia Siap Berkompromi untuk Capai Perdamaian dengan Ukraina
Dokumen Rahasia AS Ungkap...
Dokumen Rahasia AS Ungkap Jet-Jet Tempur Rusia Kejar Pesawat UFO
Rekomendasi
Sering Melihat Ibu Berjalan...
Sering Melihat 'Ibu' Berjalan di Rumah, Keluarga Rimar Baru Sadar Ada yang Janggal
4 Prajurit TNI Penyiraman...
4 Prajurit TNI Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Divonis 1,5-3 Tahun Penjara, 2 Dipecat
Muharram dan Lahirnya...
Muharram dan Lahirnya Kalender Hijriyah: Kisah di Balik Penanggalan Umat Islam
Berita Terkini
4 Fakta Serangan Iran...
4 Fakta Serangan Iran ke Pangkalan Militer AS di Bahrain, Kuwait, dan Yordania
Israel Serang Kota di...
Israel Serang Kota di Lebanon yang Namanya Disebut dalam Alkitab
Rudal Iran Serang Hanggar...
Rudal Iran Serang Hanggar F-35 di Pangkalan Udara AS di Yordania, Kuwait dan Bahrain Waspada
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
Drone Iran Gempur Armada...
Drone Iran Gempur Armada Kelima AS di Bahrain
Suara Ledakan Terdengar...
Suara Ledakan Terdengar di Bandar Abbas dan Pulau Qeshm, Iran Segera Balas Serangan AS
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved