Kematian Gadis India yang Diperkosa Beramai-ramai Berbuntut Kerusuhan

Kamis, 01 Oktober 2020 - 15:35 WIB
loading...
Kematian Gadis India...
Para demonstran turun ke jalan di Mumbai, India, menuntut keadilan untuk gadis kasta Dalit yang meninggal usai diperkosa beramai-ramai. Foto/REUTERS/Francis Mascarenhas
A A A
HATHRAS - Kematian gadis 19 tahun di India korban pemerkosaan geng pria memicu demo yang berujung kerusuhan di Hathras, Uttar Pradesh. Massa mengamuk setelah jasad gadis itu dikremasi pihak berwenang tanpa seizin keluarganya.

Korban pemerkosaan itu merupakan gadis dari komunitas Dalit, sebuah kasta terendah di negara tersebut.

Pada 14 September, korban diperkosa beramai-ramai hingga mengalami luka parah termasuk di bagian lidah lantaran melakukan perlawanan. Dia diserang di sebuah lahan di dekat arumahnya di Hathras, sekitar 100 km dari New Delhi. (Baca: Gadis India Meninggal di Rumah Sakit setelah Diperkosa Beramai-ramai )

Korban berjuang untuk hidup di rumah sakit selama dua minggu sebelum akhirnya menyerah pada Selasa (29/9/2020).

Tak hanya di Hathras, massa yang menuntut keadilan untuk korban juga turun ke jalan-jalan di berbagai wilayah di India. Beberapa dari mereka termasuk para akivis dan politisi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Terowongan Runtuh Akibat...
Terowongan Runtuh Akibat Ledakan Pipa Gas di India, 12 Orang Tewas
Pendukung Partai Kecoa...
Pendukung Partai Kecoa Kembali Turun ke Jalan, Apa yang Dituntut?
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
Inti Kunjungan PM Modi:...
Inti Kunjungan PM Modi: India Akan Pasok Rudal BrahMos dan Astra ke Indonesia
PM India Narendra Modi...
PM India Narendra Modi Disambut Jet F-16 dan Su-30 Indonesia, Diajak ke Candi Prambanan
Kunjungan PM India ke...
Kunjungan PM India ke Indonesia Jadi Momentum Perkuat Dialog Perlindungan Minoritas
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
Protes 'Kecoa'...
Protes 'Kecoa' di India Meluas, Ribuan Mahasiswa Turun ke Jalan Tuntut Reformasi Pemerintah
Ngeri! Macan Tutul Masuk...
Ngeri! Macan Tutul Masuk Toko Miras, Serang Pegawai lalu Acak-Acak Minuman
Rekomendasi
Canda Prabowo di Harlah...
Canda Prabowo di Harlah ke-28 PKB: MBG Itu Singkatan Mas Bahlil Ganteng, Bisa Aja Lo
Pembangunan Jalan Tol...
Pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban Capai 68%
Dokter Tifa Sudah Siapkan...
Dokter Tifa Sudah Siapkan 2.000 Pertanyaan untuk Jokowi jika Sidang Berlanjut
Berita Terkini
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Infografis
Sudaryono, Anak Petani...
Sudaryono, Anak Petani Grobogan yang Dipercaya Jadi Ketua BGN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved