India Diversifikasi Impor, China Tak Lagi Jadi Andalan Utama

Minggu, 06 April 2025 - 06:51 WIB
loading...
India Diversifikasi...
India telah melakukan diversifikasi impor, China tidak lagi menjadi andalan utama. Foto/The Hans India
A A A
JAKARTA - Impor produk-produk India di kancah global tumbuh rata-rata 8% dari tahun 2019 hingga 2024, sementara impor dari China tumbuh pada tingkat yang lebih lambat yaitu 5%, yang mencerminkan berkurangnya ketergantungan pada barang-barang China.

Meski India telah menghadapi banyak tantangan karena ketergantungannya yang berlebihan pada impor China, inisiatif strategis yang diambil New Delhi dalam beberapa tahun terakhir untuk mengurangi ketergantungan ini sembari mempromosikan kemampuan manufaktur dalam negeri telah terlihat jelas.

Mengutip dari Times of Oman, Minggu (6/4/2025), hubungan dagang India dengan China telah menjadi subjek pengawasan yang cukup ketat selama beberapa dekade terakhir. Selama bertahun-tahun, India sangat bergantung pada China untuk impor, khususnya di sektor-sektor seperti elektronik, mesin, tekstil, dan bahan kimia.

Baca Juga: Indonesia Beli Rudal BrahMos India Senilai Rp7,3 Triliun

Namun, dalam beberapa tahun terakhir, telah terjadi perubahan nyata dalam pola impor India dari China, khususnya di era pascapandemi Covid-19. Laju impor dari China telah surut, suatu perkembangan yang membawa implikasi signifikan bagi lanskap ekonomi India.

Impor Tinggi dari China


Ketergantungan India yang semakin besar pada impor China menjadi penyebab kekhawatiran karena beberapa alasan. Satu hal yang paling menonjol di antara kekhawatiran ini adalah defisit perdagangan antara kedua negara, yang terus melebar selama bertahun-tahun.

Ketidakseimbangan dalam perdagangan telah menjadi masalah utama bagi India, karena negara itu mengimpor jauh lebih banyak dari China daripada yang diekspornya ke negara itu.

Salah satu masalah paling mendesak yang dihadapi India adalah masuknya produk-produk berbiaya rendah ke pasar India oleh China, yang berdampak parah pada industri lokal. Fenomena ini, yang dikenal sebagai "dumping”, terjadi ketika suatu negara mengekspor barang dengan harga lebih rendah dari biaya produksi, yang sering kali menyebabkan persaingan tidak adil.

Baca Juga: 10 Negara yang Kena Tarif Impor Trump Terbesar, Mayoritas Negara-negara Asia

Masuknya barang-barang China yang murah menyebabkan batas kemungkinan produksi bagi banyak usaha kecil dan menengah di India, terutama di sektor-sektor seperti elektronik, tekstil, dan kimia, yang tidak mampu bersaing dengan harga rendah impor China.

Untuk industri domestik India, khususnya usaha mikro, kecil, dan menengah, situasinya bahkan lebih buruk. Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memainkan peran penting dalam perekonomian India, menyediakan lapangan kerja bagi jutaan orang, khususnya di daerah pedesaan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Kapal Tanker India Lintasi...
Kapal Tanker India Lintasi Selat Hormuz, Tandai Pulihnya Jalur Strategis usai Kesepakatan Damai AS-Iran
Swiss Gelar Referendum...
Swiss Gelar Referendum untuk Batasi Populasi hingga 10 Juta Jiwa
Pentagon Rilis Dokumen...
Pentagon Rilis Dokumen UFO, Ada Piring Terbang di Atas Bandara Zimbabwe
Rekomendasi
Sudewo Klaim Namanya...
Sudewo Klaim Namanya Dicatut Soal Pemerasan Jabatan Perangkat Desa, KPK: Publik Bisa Cermati Dakwaan
Konsolidasi Nasional,...
Konsolidasi Nasional, KNPI Gandeng Pemuda dan Mahasiswa Gelar Aksi Dukung Prabowo
Elza Syarief Mendadak...
Elza Syarief Mendadak Mundur sebagai Pengacara Sony Sonjaya, Alasannya Merasa Dibohongi
Berita Terkini
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
7 Fakta Unik Cape Verde,...
7 Fakta Unik Cape Verde, Negara Kecil yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Infografis
Balas Dendam ke AS,...
Balas Dendam ke AS, China Naikkan Tarif Impor Jadi 125%
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved