Pakar: Kejar Kepentingan di LCS, AS Ambil Resiko Perang dengan China

Senin, 28 September 2020 - 06:15 WIB
loading...
Pakar: Kejar Kepentingan...
Armada kapal perang AS di Laut China Selatan. FOTO/Reuters
A A A
SAN FRANCISCO - Saat ini ketegangan militer terus tumbuh antara Amerika Serikat (AS) dan China, saat Washington terus mengejar kebijakan untuk mencoba mendominasi urusan global. Ketegangan ini khususnya dipicu oleh upaya AS mengejar kepentingan mereka di kawasan Laut China Selatan.

"Ada peningkatan yang stabil dalam latihan Angkatan Laut AS di Laut China Selatan dan Selat Taiwan," ucap Mike Wong, Wakil Presiden Veterans for Peace San Francisco, seperti dilansir Sputnik.

(Baca: Tak Terpengaruh Video Propaganda China, Latihan Militer AS Jalan Terus )

Dia mengatakan, AS mengirim dua kelompok tempur kapal induk bersama-sama berlayar melalui Laut China Selatan. Menurut Wong, itu adalah awal, dan kini militer AS terus mengirimkan kapal perang ke wilayah tersebut.

"Kami mengirim kapal penjelajah rudal baru kemarin, dan tentu saja Angkatan Laut China tidak dapat mengabaikan provokasi ini. Sebab, meskipun AS mengklaim bahwa itu adalah 'kebebasan navigasi', itu bukanlah kebebasan navigasi ketika Anda mengirim dua kelompok kapal induk melalui Laut China Selatan, itu adalah intimidasi," ujarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demi Moral, Turki Tolak...
Demi Moral, Turki Tolak Berlabuh Kapal Pesiar Pembawa 2.000 Penumpang LGBTQ
Aliansi Pertahanan Australia-Fiji...
Aliansi Pertahanan Australia-Fiji Ditandatangani, China Uji Coba Rudal di Pasifik
Seruan Bunuh Trump Menggema...
Seruan 'Bunuh Trump' Menggema dalam Prosesi Pemakaman Ali Khamenei
Iran Kecam Trump karena...
Iran Kecam Trump karena Ancam Lenyapkan Semua Orang di Pemakaman Khamenei dengan Sekali Tembak
Goyang Dominasi AS dan...
Goyang Dominasi AS dan Sekutunya di Asia, China dan Rusia Gelar Latihan Perang
6 Fakta Perayaan Ulang...
6 Fakta Perayaan Ulang Tahun AS ke-250, Bill Clinton: Masa Depan Kita Dipertanyakan
Duo Zou Bersaudara Asal...
Duo Zou Bersaudara Asal China Mendadak Jadi Miliarder Gara-gara Robot Humanoid, Begini Kisahnya
Bawa Pikap Ayahnya,...
Bawa Pikap Ayahnya, Bocah 11 Tahun Tabrak Iringan Peziarah dan Tewaskan 8 Orang
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Itamar Ben Gvir Batal Ikuti Pertemuan di Markas PBB New York, Takut Ditangkap?
Rekomendasi
28 PCNU se-Jateng Dukung...
28 PCNU se-Jateng Dukung Muktamar Ke-35 NU Digelar di Ponpes Lirboyo
ITB Buka Rekrutmen Dosen...
ITB Buka Rekrutmen Dosen Tidak Tetap 2026, Cek Syarat dan Jadwalnya
Buruh Korban Penyekapan...
Buruh Korban Penyekapan Dilaporkan Balik Perusahaan Percetakan, Said Iqbal: Lawan, Jangan Takut!
Berita Terkini
4 Alasan Wapres Filipina...
4 Alasan Wapres Filipina Sara Duterte Terancam Dimakzulkan, Konflik dengan Presiden hingga Terjerat Skandal Korupsi
Menhan Israel Ancam...
Menhan Israel Ancam Bunuh Para Pemimpin Iran Pengganti Khamenei
Demi Moral, Turki Tolak...
Demi Moral, Turki Tolak Berlabuh Kapal Pesiar Pembawa 2.000 Penumpang LGBTQ
Aliansi Pertahanan Australia-Fiji...
Aliansi Pertahanan Australia-Fiji Ditandatangani, China Uji Coba Rudal di Pasifik
Kunjungan PM India ke...
Kunjungan PM India ke Indonesia Jadi Momentum Perkuat Dialog Perlindungan Minoritas
Kapal Pesiar Supermewah...
Kapal Pesiar Supermewah Diduga Milik Putin Muncul Dikawal Kapal Perang Rusia, Dibuntuti Pasukan NATO
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved