Korut Desak Korsel Hentikan Operasi di Garis Perbatasan Laut

Minggu, 27 September 2020 - 22:08 WIB
loading...
Korut Desak Korsel Hentikan...
Korut memperingatkan bahwa operasi Angkatan Laut Korea Selatan (Korsel) di daerah itu mengancam dan akan meningkatkan ketegangan. Foto/Ist
A A A
PYONGYANG - Korea Utara (Korut) menyatakan sedang mencari mayat seorang pria Korea Selatan (Korsel) yang ditembak oleh pasukan Pyongyang. Tetapi, Korut memperingatkan bahwa operasi Angkatan Laut Korea Selatan (Korsel) di daerah itu mengancam dan akan meningkatkan ketegangan.

Kantor berita Korut, KCNA mengatakan, pihak berwenang sedang mempertimbangkan cara untuk menyerahkan jenazah tersebut ke Korsel jika ditemukan. ( Baca juga: Korsel Gelar Operasi di Laut, Korut Kirim Peringatan )

Laporan tersebut menyebutnya sebagai kasus mengerikan, yang seharusnya tidak terjadi, tetapi memperingatkan bahwa operasi Angkatan Laut Korsel di dekat lokasi kejadian berbahaya, karena sudah melanggar batas maritim kedua negara.

"Kami mendesak pihak selatan untuk segera menghentikan intrusi di garis demarkasi militer di laut barat yang dapat menyebabkan peningkatan ketegangan," kata laporan itu, seperti dilansir Channel News Asia pada Minggu (27/9/2020).

Korsel diketahui memobilisasi 39 kapal, termasuk 16 kapal Angkatan Laut dan enam pesawat untuk melakukan pencarian. ( Lihat grafis: Tentara Korut Membunuh Pria Korsel Kim Jong-un Minta Maaf )

Terkait dengan penembakan tersebut, pemimpin Korut, Kim Jong Un mengeluarkan permintaan maaf yang langka. Seoul kemudian mendesak Pyongyang untuk menyelidiki lebih lanjut penembakan itu dan menyarankan itu bisa menjadi penyelidikan bersama oleh kedua belah pihak.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menjaga Persahabatan...
Menjaga Persahabatan atau Menebar Pengaruh, 6 Alasan Xi Jinping Berkunjung ke Korut
Hubungan China dan Korut...
Hubungan China dan Korut Masuki Tahap Awal yang Baru
AS Serukan Korut Denuklirisasi,...
AS Serukan Korut Denuklirisasi, Adik Kim Jong-un: Mimpi Usang!
Siapa Han Seong-sook?...
Siapa Han Seong-sook? PM Korea Selatan Perempuan Pimpin Transformasi AI
Kim Jong-un Perintahkan...
Kim Jong-un Perintahkan AL Korut Produksi Kapal Perusak dan Senjata Bawah Air Rahasia
Presiden China Xi Jinping...
Presiden China Xi Jinping akan Kunjungi Korea Utara Pekan Depan
Bandung Disulap Jadi...
Bandung Disulap Jadi Korea Mini, Ribuan Pengunjung Serbu Festival K-Food Halal dan K-Culture
3 Pelaut India Tewas...
3 Pelaut India Tewas Akibat Serangan Kapal Tanker oleh AS di Lepas Pantai Oman
Presiden Pezeshkian...
Presiden Pezeshkian Sebut Ancaman Trump Tak Mempan untuk Iran
Rekomendasi
Rupiah Hari Ini Ditutup...
Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat, Kurs Dolar AS Kini di Rp17.860
DADA Buka Registrasi...
DADA Buka Registrasi RUPST 19 Juni, Siapkan Dividen Rp2 Miliar
Pemutakhiran NIK Jadi...
Pemutakhiran NIK Jadi Kunci Pembebasan PBB-P2 di Jakarta
Berita Terkini
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
Infografis
Fenomena Ikan yang Hidup...
Fenomena Ikan yang Hidup di Laut Dalam Bermunculan ke Permukaan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved