Islamofobia Meningkat, PM Pakistan Tuntut PBB Bertindak

Sabtu, 26 September 2020 - 15:09 WIB
loading...
A A A
“India memainkan permainan berbahaya untuk meningkatkan taruhan militer melawan Pakistan dalam lingkungan nuklir untuk mengalihkan perhatian dari tindakan ilegal dan kekejaman India di Kashmir," Khan memperingatkan.(Baca juga: India Selidiki Sepak Terjang Badan Amal dan LSM Turki di Kashmir )

Perwakilan India di PBB, T.S. Tirumurti, mengecam pidato Khan, menyebutnya diplomatik baru rendahan yang penuh dengan kebohongan yang kejam.

Khan secara rutin menggunakan platform internasional untuk menyoroti penderitaan Muslim, tetapi para kritikus mengatakan sikap diamnya yang terus-menerus, seperti yang dilakukan oleh para pemimpin di banyak negara Muslim lainnya, atas tuduhan pelanggaran China terhadap populasi minoritas Muslim Uighur merusak argumen Pakistan.

Islamabad dan Beijing memelihara hubungan ekonomi dan militer yang erat. Dalam beberapa tahun terakhir, hubungan tersebut telah diperkuat setelah miliaran dolar investasi China di Pakistan, pembangunan jalan, pelabuhan, pembangkit listrik, kawasan industri dan proyek infrastruktur besar lainnya.
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengapa Amerika Tak...
Mengapa Amerika Tak Pernah Mengusik Nuklir Pakistan? Ini Alasan Sebenarnya
Mengapa Arab Saudi dan...
Mengapa Arab Saudi dan Kuwait Mulai Melirik Pakistan? Ketergantungan pada AS Tak Lagi Mutlak
Ikuti Arab Saudi, Kuwait...
Ikuti Arab Saudi, Kuwait Cari Perlindungan dari Pakistan yang Bersenjata Nuklir
Bicara dengan Presiden...
Bicara dengan Presiden Iran, PM Pakistan Desak AS dan Iran Komitmen pada Pakta Perdamaian
Nasib Apes Pesawat Boeing...
Nasib Apes Pesawat Boeing 737 Hilang Kontak, Ditemukan Jadi Puing-puing di Laut Arab
China Diduga Berupaya...
China Diduga Berupaya Perluas Ekspansi Senjata ke Timur Tengah via Pakistan
Islamabad dan Ilusi...
Islamabad dan Ilusi Diplomasi Perang Iran 2026
Houthi Umumkan Blokade...
Houthi Umumkan Blokade Laut Terhadap Arab Saudi
China Geram Dituduh...
China Geram Dituduh Campuri Pilpres AS Menangkan Joe Biden, Sindir Balik Trump
Rekomendasi
KPK Tetapkan Bupati...
KPK Tetapkan Bupati Lombok Barat Tersangka Dugaan Suap dan Gratifikasi
Mensesneg Ungkap Anggaran...
Mensesneg Ungkap Anggaran MBG Berpotensi Turun usai Validasi Data
Kejagung Terbitkan Sprindik...
Kejagung Terbitkan Sprindik Baru, Imigrasi Pastikan Pencekalan Febrie Adriansyah Tetap Berlaku
Berita Terkini
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Infografis
Ancam Hancurkan Separuh...
Ancam Hancurkan Separuh Dunia, Ini Kekuatan Sebenarnya Senjata Nuklir Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved