Viral, Tentara China Menangis di Perbatasan India dan Jadi Olok-olokan

Jum'at, 25 September 2020 - 04:28 WIB
loading...
Viral, Tentara China...
Gambar video para tentara China menangis saat dalam perjalanan menuju perbatasan China-India yang jadi sengketa. Foto/India.com
A A A
BEIJING - Sebuah video yang sedang viral di media sosial memperlihatkan beberapa tentara China menangis ketika dalam perjalanan ke wilayah perbatasan yang disengketakan dengan India. Video itu memicu ejekan dari media Taiwan dengan narasi para tentara Beijing seolah-olah takut berperang.

Para personel Tentara Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) sedang diangkut dengan bus sambil menyanyikan lagu patriotik China "Bunga Hijau di Angkatan Darat". Semua tentara terlihat emosional, beberapa dari mereka menangis secara terbuka. (Baca: Taiwan Perlihatkan Rudal Jelajah '10.000 Pedang' yang Mampu Hantam China )

Beijing mengirim pasukan ke area perbatasan China-India di Ladakh setelah pada 15 Juni lalu pasukan kedua negara terlibat bentrok mematikan di Lembah Sungai Galwan yang diperebutkan. Sekitar 20 tentara India tewas, sedangkan pihak China tidak mengonfirmasi perihal jumlah tentaranya yang tewas atau pun luka.

Taiwan News dan Liberty Times, surat kabar anti-Beijing di Taiwan, melaporkan adegan para tentara China yang menangis di dekat perbatasan India tersebut.

"Ketika ketegangan terus membara di perbatasan China-India, sebuah video muncul pada hari Minggu (20 September) yang menunjukkan tentara PLA menangis saat mereka dikerahkan ke perbatasan," tulis Taiwan News. (Baca: Partai Komunis China Nyatakan Siap Perang dengan Negara ASEAN dan AS )

"Dalam video tersebut, para tentara terlihat menangis histeris saat mereka berjuang untuk menyanyikan lirik lagu PLA 'Bunga Hijau di Angkatan Darat'," lanjut surat kabar tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
Biksu Buddha di China...
Biksu Buddha di China Dilaporkan Ditahan usai Peringati Peristiwa Tiananmen
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
Siapa Liao Dan? Pria...
Siapa Liao Dan? Pria yang Dijuluki Penipu Paling Setia di China
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, China dan Saudi Aramco Gelar Pertemuan Darurat
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur 21 Target Militer hingga Pangkalan di Yordania
Menlu Iran kepada AS:...
Menlu Iran kepada AS: Pergi dari Wilayah Kami jika Anda Ingin Selamat!
Rekomendasi
ADIGSI dan Crest Kerja...
ADIGSI dan Crest Kerja Sama Pengembangan Keamanan Siber Nasional
Hong Kong Bongkar Sindikat...
Hong Kong Bongkar Sindikat Merchandise Piala Dunia Palsu Senilai Rp359 Miliar
Andalkan Segmen Rumah...
Andalkan Segmen Rumah Tapak, HBAT Bukukan Penjualan Rp24,53 Miliar di 2025
Berita Terkini
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved