Viral, Tentara China Menangis di Perbatasan India dan Jadi Olok-olokan
Jum'at, 25 September 2020 - 04:28 WIB
loading...
A
A
A
Publikasi tersebut mengklaim bahwa pasukan tersebut adalah mahasiswa yang lima di antaranya secara proaktif dan secara sukarela mengabdi di Tibet.
Tibet, yang memiliki gerakan separatisnya sendiri, berada di sebelah wilayah Ladakh tempat kekerasan mematikan terjadi pada bulan Juni.
Zaid Hamid, seorang komedian Pakistan, mem-posting ulang video tersebut dengan komentar; "Kami Pakistan mendukung Anda, China. Tetap Beraniā.
Namun menurut Taiwan News, komentar komedian itu sebenarnya mengolok-olok tentara muda China tersebut. Beberapa pengguna media sosial di India pun mengunggah video tersebut untuk bahan ejekan.
Namun Global Times, sebuah surat kabar China yang dikendalikan pemerintah, menolak laporan media Taiwan. (Baca juga: Media China Sentil Indonesia karena Menentang Klaim China di Laut China Selatan )
"Pada saat itu, mereka mengucapkan selamat tinggal kepada orang tua mereka dan menyanyikan lagu militer terkenal 'Bunga Hijau di Angkatan Darat', dan mereka menyanyikan 'Pulanglah saat kamu merayakan pekerjaanmu', benar-benar bertentangan dengan suasana hati yang dibuat oleh media Taiwan," tulis Global Times dalam laporannya yang dikutip express.co.uk, Kamis (24/9/2020).
Tibet, yang memiliki gerakan separatisnya sendiri, berada di sebelah wilayah Ladakh tempat kekerasan mematikan terjadi pada bulan Juni.
Zaid Hamid, seorang komedian Pakistan, mem-posting ulang video tersebut dengan komentar; "Kami Pakistan mendukung Anda, China. Tetap Beraniā.
Namun menurut Taiwan News, komentar komedian itu sebenarnya mengolok-olok tentara muda China tersebut. Beberapa pengguna media sosial di India pun mengunggah video tersebut untuk bahan ejekan.
Namun Global Times, sebuah surat kabar China yang dikendalikan pemerintah, menolak laporan media Taiwan. (Baca juga: Media China Sentil Indonesia karena Menentang Klaim China di Laut China Selatan )
"Pada saat itu, mereka mengucapkan selamat tinggal kepada orang tua mereka dan menyanyikan lagu militer terkenal 'Bunga Hijau di Angkatan Darat', dan mereka menyanyikan 'Pulanglah saat kamu merayakan pekerjaanmu', benar-benar bertentangan dengan suasana hati yang dibuat oleh media Taiwan," tulis Global Times dalam laporannya yang dikutip express.co.uk, Kamis (24/9/2020).
Lihat Juga :