Taiwan Perlihatkan Rudal Jelajah '10.000 Pedang' yang Mampu Hantam China

Jum'at, 25 September 2020 - 00:00 WIB
loading...
Taiwan Perlihatkan Rudal...
Rudal jelajah Wan Chien Taiwan yang memiliki kemampuan menghantam daratan di China. Foto/Central News Agency
A A A
TAIPEI - Angkatan Udara Taiwan telah memperlihatkan beberapa rudal jelajah air-to-surface yang mampu menghantam daratan di China . Misil itu bernama Wan Chien yang berarti "sepuluh ribu pedang", dan telah disiagakan di area yang sangat dekat dari daratan
China.

Senjata itu terlihat ketika Presiden Taiwan Tsai Ing Wen mengunjungi Pangkalan Angkatan Udara Makung, di kepulauan Penghu, Selat Taiwan, pada Pada 22 September 2020 lalu.

Pada pertemuan yang dipublikasikan secara luas, Presiden Tsai menyapa beberapa pilot F-CK-1C/D Indigenous Defense Fighter (IDF) dan berterima kasih kepada mereka atas "kinerja heroik" mereka dalam mencegat lusinan pesawat militer China yang melintasi garis median selat selama akhir pekan. (Baca: Partai Komunis China Nyatakan Siap Perang dengan Negara ASEAN dan AS )

Dalam pertemuan itulah tayangan dari Formosa TV Taipei menunjukkan tampilan senjata di dekat hanggar yang mencakup beberapa rudal jelajah Wan Chien yang dibawa oleh pesawat tempur F-CK-1C/D IDF Angkatan Udara.

Menurut sebuah lembaga pemikir yang berbasis di Amerika Serikat (AS), yang dikutip The Drive, Kamis (24/9/2020), Wan Chien adalah rudal jelajah buatan dalam negeri yang memiliki jangkauan 150 mil. Jangkauan sejauh itu menempatkan daratan China, termasuk kota metropolitan Xiamen, dalam jarak yang sangat dekat untuk dihantam. (Baca: Mampukah S-400 Rusia di China Rontokkan Rudal AS di Taiwan )

Di samping rudal jelajah yang ditampilkan adalah rudal anti-kapal AGM-84 Harpoon, yang digunakan jet tempur Taiwan untuk melakukan patroli dalam beberapa bulan terakhir. Harpoon adalah misil buatan AS dan dijual kepada pemerintah Taiwan melalui hubungan pintu belakang yang digunakan Washington untuk menjaga Taipei tetap independen dariBeijing.

Republik Rakyat China (RRC) masih mengklaim Taiwan yang memiliki nama resmi Republik China, meski pulau itu sudah memerintah sendiri sejak 1949 atau usai perang saudara China.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
CIA akan Rilis Berkas...
CIA akan Rilis Berkas Baru Program Pengendalian Pikiran Terkait Nazi
Usai Tewaskan 1.300...
Usai Tewaskan 1.300 Orang di Eropa, Gelombang Panas Ekstrem Kini Melanda AS
Ini Detail Cekcok Trump...
Ini Detail Cekcok Trump dan Mohammed bin Salman Gara-gara Perang Iran
Demi Cinta Bertaruh...
Demi Cinta Bertaruh Nyawa, Pasangan Ini Lamaran di Puncak Gedung Empire State 443 Meter
AS Pertimbangkan Tarik...
AS Pertimbangkan Tarik Pasukan dari Arab Saudi, Berseteru Gara-gara Perang Iran
Israel Ancam Serang...
Israel Ancam Serang Iran Ketiga Kalinya Meski Sedang Negosiasi dengan AS
Pasokan Minyak Iran...
Pasokan Minyak Iran Kembali Banjiri Pasar Asia, Harga Minyak Dunia Anjlok 4%
Majelis Ulama Senior...
Majelis Ulama Senior Iran Serukan Pembunuhan Donald Trump dan Netanyahu
Iran Ekspor 40 Juta...
Iran Ekspor 40 Juta Barel Minyak Sejak Teken MoU dengan AS, Harga Dinaikkan 20%
Rekomendasi
Jelajahi Dataran Tinggi...
Jelajahi Dataran Tinggi dan Perkotaan, BYD M6 DM Media Challenge Buktikan Efisiensi Teknologi Dual Mode
Percepat Program Prioritas...
Percepat Program Prioritas Ketahanan Pangan, KKP Dorong Kolaborasi Nasional
Dominasi Bintang Liga...
Dominasi Bintang Liga Inggris di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
PBB Perkirakan Pembersihan...
PBB Perkirakan Pembersihan Puing-puing Gaza Perlu Waktu Lebih dari 140 Tahun
Iran Tegaskan Inspektur...
Iran Tegaskan Inspektur IAEA Tak akan Diberi Akses Apa pun ke Lokasi Nuklir yang Dibom
Pemerintah Suriah Terbuka...
Pemerintah Suriah Terbuka untuk Bertemu Hizbullah
PM Pakistan Sharif akan...
PM Pakistan Sharif akan Hadiri Pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei
CIA akan Rilis Berkas...
CIA akan Rilis Berkas Baru Program Pengendalian Pikiran Terkait Nazi
Israel Ngotot Tempatkan...
Israel Ngotot Tempatkan Pasukannya di Lebanon, Suriah, dan Gaza Tanpa Batas Waktu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved