Jepang: Jong-un Selamat dari Upaya Pembunuhan oleh Tentara yang Membelot
Kamis, 24 September 2020 - 19:34 WIB
loading...
Jepang menyatakan, pemimpin Korea Utara (Korut), Kim Jong-un secara mengejutkan selamat dari upaya pembunuhan oleh tentara yang membelot. Foto/REUTERS
A
A
A
TOKYO - Jepang menyatakan, pemimpin Korea Utara (Korut), Kim Jong-un secara mengejutkan selamat dari upaya pembunuhan oleh tentara yang membelot. Hal itu terungkap dari pengakuan empat orang tentara Korut yang diduga terlibat dalam upaya pembunuhan Jong-un, yang ditemukan oleh otoritas Korea Selatan (Korsel) saat mencoba melarikan diri ke Jepang dengan kapal penangkap ikan.
Kepala Staf Gabungan Pasukan Bela Diri Jepang, Katsutoshi Kawano, seperti dilansir Sputnik pada Kamis (24/9/2020), mengatakan bahwa Jong-un berhasil selamat dari upaya pembunuhan oleh tentara Korut pada tahun 2018 lalu.
Kawano mengatakan, empat orang tentara Korut tersebut melakukan upaya yang gagal untuk membunuh Jong-un di sebuah resor pantai di wilayah Wonsan-Kalma, yang biasa dikunjungi pemimpin Korut tersebut. ( Baca juga: Cetak Foto Kondisi Korsel, Pria Korut Terancam Dieksekusi Rezim Kim Jong-un )
"Upaya tentara Korut untuk membunuh Kim Jong-un di wilayah Wonsan-Kalma tidak berhasil. Keempat tentara tersebut kemudian langsung melarikan dan menuju ke Jepang melalui laut," ucap Kawano dalam sebuah pernyataan.
Dia mengatakan, insiden itu tidak mendapat liputan media yang signifikan karena outlet media sibuk dengan perselisihan antara kapal perang Korsel dan pesawat patroli Jepang yang terjadi saat itu. ( Baca juga: Berbagi Pesan Harapan, Begini Pidato BTS di Sidang Umum PBB Ke-75 )
"Menyusul upaya pembunuhan tersebut, Korsel mengerahkan kapal perusak berpeluru kendali ke wilayah Wonsan-Kalma setelah menerima intelijen dari kantor penghubung antar-Korea di Kaesong," tukasnya.
Kepala Staf Gabungan Pasukan Bela Diri Jepang, Katsutoshi Kawano, seperti dilansir Sputnik pada Kamis (24/9/2020), mengatakan bahwa Jong-un berhasil selamat dari upaya pembunuhan oleh tentara Korut pada tahun 2018 lalu.
Kawano mengatakan, empat orang tentara Korut tersebut melakukan upaya yang gagal untuk membunuh Jong-un di sebuah resor pantai di wilayah Wonsan-Kalma, yang biasa dikunjungi pemimpin Korut tersebut. ( Baca juga: Cetak Foto Kondisi Korsel, Pria Korut Terancam Dieksekusi Rezim Kim Jong-un )
"Upaya tentara Korut untuk membunuh Kim Jong-un di wilayah Wonsan-Kalma tidak berhasil. Keempat tentara tersebut kemudian langsung melarikan dan menuju ke Jepang melalui laut," ucap Kawano dalam sebuah pernyataan.
Dia mengatakan, insiden itu tidak mendapat liputan media yang signifikan karena outlet media sibuk dengan perselisihan antara kapal perang Korsel dan pesawat patroli Jepang yang terjadi saat itu. ( Baca juga: Berbagi Pesan Harapan, Begini Pidato BTS di Sidang Umum PBB Ke-75 )
"Menyusul upaya pembunuhan tersebut, Korsel mengerahkan kapal perusak berpeluru kendali ke wilayah Wonsan-Kalma setelah menerima intelijen dari kantor penghubung antar-Korea di Kaesong," tukasnya.
(esn)
Lihat Juga :