Komandan CENTCOM Klaim Serangan AS di sekitar Hormuz Tidak Efektif, kecuali Perang Besar-besaran

Senin, 27 Juli 2026 - 14:16 WIB
loading...
A A A
Menurut NYP, pasukan reguler AS akan ditugaskan untuk menyerbu fasilitas tersebut dan membentuk perimeter pertahanan. Sementara itu, pasukan yang jauh lebih kecil, termasuk Skuadron Perak dari Seal Team 6, Batalyon Ranger ke-2 Angkatan Darat, dan Kompi Persenjataan ke-21, akan menangani dan mengangkut material tersebut setelah dikeluarkan dari pabrik Fordo yang sebagian besar hancur dan lokasi Isfahan yang rusak parah, menurut laporan tersebut.

Operasi tersebut dilaporkan akan membutuhkan kru darat untuk membersihkan jebakan dan membuka kembali pintu masuk terowongan yang runtuh, dengan pesawat tempur AS ditugaskan untuk membangun kendali penuh atas koridor udara untuk menerbangkan uranium tersebut.

“Saya enggan mengatakannya, tetapi saya pikir cara yang paling mungkin untuk menyingkirkan material nuklir Iran, setidaknya yang mereka miliki saat ini, adalah operasi militer karena negosiasi tidak berjalan dengan cepat,” kata Joseph Rodgers, wakil direktur Pusat Studi Strategis dan Internasional, kepada NYP. Ia menyebut serangan yang direncanakan tersebut berpotensi menjadi “operasi paling canggih dalam sejarah militer,” merujuk pada logistik operasi jauh di dalam wilayah musuh sambil menjaga beberapa lokasi sensitif.

“Ini akan menjadi operasi yang berat secara logistik dan sulit di lingkungan yang diperebutkan,” tambah Rodgers. “Militer Iran cukup hancur, tetapi mereka masih lebih canggih daripada pasukan Kuba yang menjaga [pemimpin Venezuela Nicolas] Maduro.”

The New York Times melaporkan bulan lalu bahwa sebagian besar uranium Iran diyakini terkubur begitu dalam sehingga bahkan bom penghancur bunker terkuat Amerika pun mungkin gagal menghancurkannya, memperingatkan bahwa serangan untuk mengambilnya akan membawa risiko besar karena uranium dapat menjadi sangat beracun jika terkena kelembapan.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penembakan Massal Guncang...
Penembakan Massal Guncang Festival Makanan AS, 3 Orang Tewas, 4 Luka
Awalnya Merevisi, AS...
Awalnya Merevisi, AS Umumkan 18 Tentara Tewas dan 624 Lainnya Luka dalam Perang Melawan Iran
Ini Rudal Kheibar Shekan...
Ini Rudal Kheibar Shekan Iran yang Obrak-abrik Pangkalan AS: Misil Murah tapi Lebih Akurat
Jenderal Iran: Negara-negara...
Jenderal Iran: Negara-negara di Seluruh Dunia yang Bantu AS Akan Jadi Target Sah
AS Pertimbangkan Operasi...
AS Pertimbangkan Operasi Paling Canggih untuk Curi Stok Uranium Iran, Libatkan Ribuan Tentara
3 Alasan Kuwait dan...
3 Alasan Kuwait dan Bahrain Melancarkan Serangan Udara ke Iran, Lelah dan Capek Jadi Target
Selama Perang dengan...
Selama Perang dengan AS, Penjualan Minyak Iran Tembus Rp323 Triliun
Iran Klaim Serang Aset...
Iran Klaim Serang Aset Militer AS di Bahrain, Yordania, dan Kuwait
Perang Berpotensi Meluas,...
Perang Berpotensi Meluas, Inggris Siap-Siap Hadapi Serangan Iran
Rekomendasi
Wujud Menambang dengan...
Wujud Menambang dengan Hati, NHM Peduli Konsisten Layani Ratusan Warga melalui Ambulans Gratis
Bukan Kisah Vampir Biasa,...
Bukan Kisah Vampir Biasa, Microdrama V+Short Married to Vampire Tawarkan Cerita yang Fresh
KPK: Febrie Adriansyah...
KPK: Febrie Adriansyah Kenakan Rompi Tahanan saat Registrasi
Berita Terkini
Mata-matai Para Pemimpin...
Mata-matai Para Pemimpin Rusia, Swedia Dirikan Biro Intelijen seperti MI6
Menghilang 27 Tahun,...
'Menghilang' 27 Tahun, Kapal Perang Nuklir 28.000 Ton Rusia Bersiap untuk Tempur Lagi
Komandan CENTCOM Klaim...
Komandan CENTCOM Klaim Serangan AS di sekitar Hormuz Tidak Efektif, kecuali Perang Besar-besaran
Penembakan Massal Guncang...
Penembakan Massal Guncang Festival Makanan AS, 3 Orang Tewas, 4 Luka
Kolombia Gempar, Wanita...
Kolombia Gempar, Wanita Hamil 8 Bulan Dibunuh dan Si Bayi Diculik dari Rahimnya
Indonesia Cs Serukan...
Indonesia Cs Serukan Korut Denuklirisasi, Adik Kim Jong-un: Bodoh dan Tolol!
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved