Penembakan Massal Guncang Festival Makanan AS, 3 Orang Tewas, 4 Luka
Senin, 27 Juli 2026 - 13:31 WIB
loading...
Insiden penembakan massal mengguncang festival makanan di Seattle, Amerika Serikat. Tiga orang tewas dan empat lainnya terluka. Foto/NDTV
A
A
A
WASHINGTON - Setidaknya tiga orang tewas dan empat lainnya terluka dalam penembakan massal di sebuah festival makanan di Seattle, Amerika Serikat (AS), pada Minggu sore waktu setempat. Lokasi penembakan hanya satu blok dari Space Needle yang ikonik di kota tersebut.
Kantor Wali Kota Seattle Katie Wilson mengonfirmasi bahwa polisi telah menahan satu tersangka.
Baca Juga: Jerman Diguncang Penembakan, 6 Orang Tewas
Pihak berwenang percaya ini adalah insiden dua orang saling tembak karena dua senjata telah ditemukan. Menurut polisi, satu tersangka masih buron.
"Polisi sedang menyelidiki penembakan. Beberapa korban penembakan. Tembakan dilepaskan di Seattle Center. Informasi lebih lanjut akan segera menyusul. Harap hindari area tersebut," kata Departemen Kepolisian Seattle dalam sebuah unggahan di X.
Penembakan terjadi sekitar pukul 18.00 sore waktu setempat di Seattle Center selama festival Bite of Seattle. Para korban telah dibawa ke Harborview Medical Centre, menurut laporan Seattle Times, Senin (27/7/2026).
Penembakan terjadi saat Seattle Center menyelenggarakan festival tahunan Bite of Seattle, yang menampilkan ratusan pedagang lokal dan pertunjukan musik live.
Sebuah video yang diambil dari lokasi kejadian telah bermunculan di media sosial, menunjukkan momen ketika tembakan terdengar di area yang ramai dan kekacauan yang terjadi setelahnya.
Saksi mata mengatakan kepada KOMO bahwa setidaknya tujuh hingga delapan tembakan terdengar di tempat acara, menambahkan bahwa orang-orang berlarian ke mana-mana.
Saksi mata lainnya mengatakan kepada Seattle Times bahwa acara tersebut sudah sangat padat sehingga orang-orang hampir tidak bisa bergerak di antara antrean makanan yang ramai.
Salah satu saksi mata, Estan Wakonabo (25), mengatakan ketika tembakan terdengar, orang-orang mulai saling menginjak. "Itu benar-benar kekacauan," katanya.
Menurut Wakonabo, dia kembali ke lokasi kejadian kemudian untuk mengambil foto dan melihat beberapa korban penembakan tergeletak di tanah. "Termasuk mayat yang ditutupi kain kuning," ujarnya.
Festival tahunan ini dimulai pada tahun 1982 dan menarik 350.000 pengunjung selama tiga hari penuh makanan, minuman, dan perayaan komunitas.
Kantor Wali Kota Seattle Katie Wilson mengonfirmasi bahwa polisi telah menahan satu tersangka.
Baca Juga: Jerman Diguncang Penembakan, 6 Orang Tewas
Pihak berwenang percaya ini adalah insiden dua orang saling tembak karena dua senjata telah ditemukan. Menurut polisi, satu tersangka masih buron.
"Polisi sedang menyelidiki penembakan. Beberapa korban penembakan. Tembakan dilepaskan di Seattle Center. Informasi lebih lanjut akan segera menyusul. Harap hindari area tersebut," kata Departemen Kepolisian Seattle dalam sebuah unggahan di X.
Penembakan terjadi sekitar pukul 18.00 sore waktu setempat di Seattle Center selama festival Bite of Seattle. Para korban telah dibawa ke Harborview Medical Centre, menurut laporan Seattle Times, Senin (27/7/2026).
Penembakan terjadi saat Seattle Center menyelenggarakan festival tahunan Bite of Seattle, yang menampilkan ratusan pedagang lokal dan pertunjukan musik live.
Sebuah video yang diambil dari lokasi kejadian telah bermunculan di media sosial, menunjukkan momen ketika tembakan terdengar di area yang ramai dan kekacauan yang terjadi setelahnya.
Saksi mata mengatakan kepada KOMO bahwa setidaknya tujuh hingga delapan tembakan terdengar di tempat acara, menambahkan bahwa orang-orang berlarian ke mana-mana.
Saksi mata lainnya mengatakan kepada Seattle Times bahwa acara tersebut sudah sangat padat sehingga orang-orang hampir tidak bisa bergerak di antara antrean makanan yang ramai.
Salah satu saksi mata, Estan Wakonabo (25), mengatakan ketika tembakan terdengar, orang-orang mulai saling menginjak. "Itu benar-benar kekacauan," katanya.
Menurut Wakonabo, dia kembali ke lokasi kejadian kemudian untuk mengambil foto dan melihat beberapa korban penembakan tergeletak di tanah. "Termasuk mayat yang ditutupi kain kuning," ujarnya.
Festival tahunan ini dimulai pada tahun 1982 dan menarik 350.000 pengunjung selama tiga hari penuh makanan, minuman, dan perayaan komunitas.
(mas)
Lihat Juga :