Pengemudi Mobil yang Tabraki Pawai LGBTQ Berlin Ditembak Mati, Namanya Abdul Ballout

Senin, 27 Juli 2026 - 07:47 WIB
loading...
A A A
Polisi melaporkan bahwa setidaknya satu pria meninggalkan kendaraan setelah menabrak kerumunan. Dobrindt mengatakan Ballout diduga kemudian menggunakan parang untuk menyerang lebih banyak orang. Tersangka melarikan diri, dan van tersebut ditinggalkan di taman.

Kanselir Friedrich Merz berjanji pada hari Minggu untuk menghukum para pelaku, mengatakan: "Pemerintah akan mendorong untuk memastikan tindakan mengerikan ini diselidiki dan dihukum sepenuhnya."

Pemimpin Jerman itu juga menyerukan agar Jerman tidak membiarkan serangan itu menciptakan perpecahan dan mengimbau mereka yang menjadi sasaran untuk jangan biarkan diri diintimidasi.

Wegner menyatakan keterkejutannya atas serangan itu, mengatakan: “Setelah parade Pride yang damai dan meriah, aksi unjuk rasa untuk Berlin yang toleran dan damai diserang dengan cara yang paling brutal.”

“Ini adalah serangan terhadap masyarakat kita yang bebas dan kosmopolitan,” imbuh dia.

Meskipun tidak memiliki simpati yang besar terhadap isu LGBTQ, tokoh-tokoh sayap kanan dengan cepat menggunakan insiden ini untuk mendukung agenda anti-imigrasi mereka.

Martin Hess, seorang anggota parlemen dari partai Alternatif untuk Jerman, mengecam serangan mobil itu sebagai akibat dari kegagalan total kebijakan keamanan pemerintah.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
70% Warga Negara di...
70% Warga Negara di Eropa Ini Tidak Percaya Militernya Mampu Melindungi Wilayahnya
Sebuah Mobil Tabraki...
Sebuah Mobil Tabraki Kerumunan Pawai LGBTQ, 1 Tewas, 17 Luka
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Jerman akan Beli 50.000...
Jerman akan Beli 50.000 Drone Serang untuk Ukraina
Deretan 66 Negara yang...
Deretan 66 Negara yang Memiliki UU Melarang LGBT
Rencana Volkswagen Buat...
Rencana Volkswagen Buat Rudal dengan Rafael Israel Dihalangi Para Investor Qatar
Ketua MUI Harap KUII...
Ketua MUI Harap KUII VIII Keluarkan Rekomendasi Tegas Penolakan Praktik LGBT
Iran Klaim Serang Aset...
Iran Klaim Serang Aset Militer AS di Bahrain, Yordania, dan Kuwait
Terungkap! Drone Iran...
Terungkap! Drone Iran Tembus Fasilitas CIA di Arab Saudi dengan Akurasi Tinggi
Rekomendasi
Kader Muda PAN Apresiasi...
Kader Muda PAN Apresiasi Komitmen Prabowo Terhadap Pembangunan Berkelanjutan
Kasus Dugaan TPPU Eks...
Kasus Dugaan TPPU Eks Jampidsus Harus Diusut hingga ke Akar-akarnya
Konsep Waktu dalam Islam...
Konsep Waktu dalam Islam : Amanah Allah yang Wajib Dijaga dan Dipertanggungjawabkan
Berita Terkini
Jenderal Iran: Negara-negara...
Jenderal Iran: Negara-negara di Seluruh Dunia yang Bantu AS Akan Jadi Target Sah
Negara NATO Tembak Jatuh...
Negara NATO Tembak Jatuh Drone dengan Jet Tempur F-16, Protes Keras Rusia
Pengemudi Mobil yang...
Pengemudi Mobil yang Tabraki Pawai LGBTQ Berlin Ditembak Mati, Namanya Abdul Ballout
AS Pertimbangkan Operasi...
AS Pertimbangkan Operasi Paling Canggih untuk Curi Stok Uranium Iran, Libatkan Ribuan Tentara
3 Alasan Kuwait dan...
3 Alasan Kuwait dan Bahrain Melancarkan Serangan Udara ke Iran, Lelah dan Capek Jadi Target
Siapa Kozo Okamoto?...
Siapa Kozo Okamoto? Militan Tentara Merah Jepang yang Mengaku Berjuang untuk Palestina
Infografis
Sudaryono, Anak Petani...
Sudaryono, Anak Petani Grobogan yang Dipercaya Jadi Ketua BGN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved