Pengemudi Mobil yang Tabraki Pawai LGBTQ Berlin Ditembak Mati, Namanya Abdul Ballout

Senin, 27 Juli 2026 - 07:47 WIB
loading...
A A A
Ballout dikenal oleh pihak berwenang karena jumlah kejahatannya yang tinggi sebelumnya dan karena telah menjadi radikal. Demikian diungkap Menteri Dalam Negeri Alexander Dobrindt.

“Semua yang kita lihat di sini menunjukkan bahwa ini adalah serangan teror Islamis,” katanya.

Ballout memiliki catatan kriminal yang membuatnya menerima hukuman percobaan selama satu tahun lebih 10 bulan. Menurut laporan media Jerman, dia dihukum karena mempersiapkan tindakan kekerasan subversif yang serius setelah upaya gagal untuk bergabung dengan kelompok Islamic State atau ISIS.

“Dia dikenal oleh kami sebagai anggota lingkaran Islam di Berlin, dan pencarian kami terhadap orang ini sedang berlangsung dengan kecepatan penuh,” kata juru bicara polisi Florian Nath saat pencarian dimulai.

Walaupun penyelidikan masih berlangsung dan pertanyaan diajukan tentang bagaimana Ballout mampu melakukan serangan tersebut meski dikenal oleh polisi, Wali Kota Berlin Kai Wegner menyatakan lega bahwa perburuan telah berakhir.

“Bahwa polisi Berlin telah menangkap tersangka dalam waktu 24 jam adalah keberhasilan besar bagi pihak berwenang yang melakukan penyelidikan,” katanya kepada stasiun televisi RBB. “Dan saya sangat berterima kasih untuk itu.”

Serangan mobil itu terjadi sekitar pukul 22.00 pada hari Sabtu di taman Tiergarten dekat Brandenburg Gate dan mendorong polisi untuk mengakhiri pesta Pride lebih awal. Beberapa korban mengalami luka yang mengancam jiwa.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
70% Warga Negara di...
70% Warga Negara di Eropa Ini Tidak Percaya Militernya Mampu Melindungi Wilayahnya
Sebuah Mobil Tabraki...
Sebuah Mobil Tabraki Kerumunan Pawai LGBTQ, 1 Tewas, 17 Luka
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Jerman akan Beli 50.000...
Jerman akan Beli 50.000 Drone Serang untuk Ukraina
Deretan 66 Negara yang...
Deretan 66 Negara yang Memiliki UU Melarang LGBT
Rencana Volkswagen Buat...
Rencana Volkswagen Buat Rudal dengan Rafael Israel Dihalangi Para Investor Qatar
Ketua MUI Harap KUII...
Ketua MUI Harap KUII VIII Keluarkan Rekomendasi Tegas Penolakan Praktik LGBT
Iran Tolak Usulan Gencatan...
Iran Tolak Usulan Gencatan Senjata AS yang Disampaikan PM Irak
Ngeri! Kecelakaan Maut...
Ngeri! Kecelakaan Maut Bus Kemendagri, 35 Orang Tewas
Rekomendasi
Konsep Waktu dalam Islam...
Konsep Waktu dalam Islam : Amanah Allah yang Wajib Dijaga dan Dipertanggungjawabkan
Kasus Dugaan TPPU Eks...
Kasus Dugaan TPPU Eks Jampidsus Harus Diusut hingga ke Akar-akarnya
Lesti Kejora dan Rizky...
Lesti Kejora dan Rizky Billar Ungkap Tantangan Besarkan Tiga Anak, Akui Sulit Bagi Waktu
Berita Terkini
Jenderal Iran: Negara-negara...
Jenderal Iran: Negara-negara di Seluruh Dunia yang Bantu AS Akan Jadi Target Sah
Negara NATO Tembak Jatuh...
Negara NATO Tembak Jatuh Drone dengan Jet Tempur F-16, Protes Keras Rusia
Pengemudi Mobil yang...
Pengemudi Mobil yang Tabraki Pawai LGBTQ Berlin Ditembak Mati, Namanya Abdul Ballout
AS Pertimbangkan Operasi...
AS Pertimbangkan Operasi Paling Canggih untuk Curi Stok Uranium Iran, Libatkan Ribuan Tentara
3 Alasan Kuwait dan...
3 Alasan Kuwait dan Bahrain Melancarkan Serangan Udara ke Iran, Lelah dan Capek Jadi Target
Siapa Kozo Okamoto?...
Siapa Kozo Okamoto? Militan Tentara Merah Jepang yang Mengaku Berjuang untuk Palestina
Infografis
Slavko Vincic, Wasit...
Slavko Vincic, Wasit Final Piala Dunia 2026 yang Pelit Kartu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved