Kapal Induk Nuklir George Washington AS Unjuk Kekuatan di Laut China Selatan

Minggu, 26 Juli 2026 - 13:00 WIB
loading...
Kapal Induk Nuklir George...
USS George Washington, kapal induk bertenaga nuklir Amerika Serikat yang unjuk kekuatan di Laut China Selatan. Foto/US Navy
A A A
JAKARTA - Kapal induk bertenaga nuklir USS George Washington (CVN-73) Amerika Serikat (AS) dan kelompok tempurnya telah memasuki fase baru penempatan Indo-Pasifik mereka setelah melintasi Selat Luzon dan bergerak ke Laut China Selatan sejak Kamis lalu.

Aksi unjuk kekuatan kelompok tempur kapal induk di perairan yang disengketakan tersebut menyusul beberapa minggu aktivitas di Pasifik Barat, termasuk partisipasi dalam latihan multinasional Valiant Shield 2026 dan pemberhentian logistik selanjutnya di Guam.

Baca Juga: Ini 2 Kapal Induk dan 22 Kapal Perang AS yang Blokade Iran

Menurut informasi yang dirilis oleh Angkatan Laut AS, Sabtu (25/7/2026), Gugus Tempur Kapal Induk USS George Washington melintasi selat yang memisahkan Filipina dari Taiwan sebelum memulai operasi di Laut China Selatan.

Meskipun Angkatan Laut tidak mengungkapkan sifat spesifik dari kegiatan yang direncanakan, penempatan semacam itu secara rutin mendukung kebebasan navigasi, memperkuat kehadiran Angkatan Laut, dan menjaga interoperabilitas dengan sekutu dan mitra regional Amerika.

Masuknya Gugus Tempur Kapal Induk USS George Washington ke Laut China Selatan sangat signifikan mengingat lingkungan strategis di sekitar wilayah tersebut. Klaim teritorial China tumpang tindih dengan klaim Filipina, Vietnam, Malaysia, Brunei, dan Taiwan, sementara wilayah tersebut juga berfungsi sebagai salah satu jalur perdagangan maritim terpenting di dunia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rudal Iran Makin Akurat...
Rudal Iran Makin Akurat Gempur Pangkalan AS, Benar Canggih atau Dibantu Rusia dan China?
Menghilang 27 Tahun,...
'Menghilang' 27 Tahun, Kapal Perang Nuklir 28.000 Ton Rusia Bersiap untuk Tempur Lagi
Komandan CENTCOM Klaim...
Komandan CENTCOM Klaim Serangan AS di sekitar Hormuz Tidak Efektif, kecuali Perang Besar-besaran
Penembakan Massal Guncang...
Penembakan Massal Guncang Festival Makanan AS, 3 Orang Tewas, 4 Luka
Awalnya Merevisi, AS...
Awalnya Merevisi, AS Umumkan 18 Tentara Tewas dan 624 Lainnya Luka dalam Perang Melawan Iran
Ini Rudal Kheibar Shekan...
Ini Rudal Kheibar Shekan Iran yang Obrak-abrik Pangkalan AS: Misil Murah tapi Lebih Akurat
Musk Peringatkan Bahaya...
Musk Peringatkan Bahaya Utang AS, Pajak Miliarder Tak Akan Cukup Hapus Defisit
Protes 'Kecoa'...
Protes 'Kecoa' di India Meluas, Ribuan Mahasiswa Turun ke Jalan Tuntut Reformasi Pemerintah
Menlu 8 Negara Kecam...
Menlu 8 Negara Kecam Menteri Israel dan Ribuan Pemukim Yahudi Geruduk Masjid Al Aqsa
Rekomendasi
Kuasa Hukum Ruben Onsu...
Kuasa Hukum Ruben Onsu Tantang Sarwendah Tunjukkan Surat Lelang Rumah
8th Asian Taekwondo...
8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championships 2026 Jadi Arena Perebutan Poin Olimpiade
Memahami Tugas Gubernur...
Memahami Tugas Gubernur BI dan Wewenangnya di Bank Indonesia
Berita Terkini
Rudal Iran Makin Akurat...
Rudal Iran Makin Akurat Gempur Pangkalan AS, Benar Canggih atau Dibantu Rusia dan China?
Mata-matai Para Pemimpin...
Mata-matai Para Pemimpin Rusia, Swedia Dirikan Biro Intelijen seperti MI6
Menghilang 27 Tahun,...
'Menghilang' 27 Tahun, Kapal Perang Nuklir 28.000 Ton Rusia Bersiap untuk Tempur Lagi
Komandan CENTCOM Klaim...
Komandan CENTCOM Klaim Serangan AS di sekitar Hormuz Tidak Efektif, kecuali Perang Besar-besaran
Penembakan Massal Guncang...
Penembakan Massal Guncang Festival Makanan AS, 3 Orang Tewas, 4 Luka
Kolombia Gempar, Wanita...
Kolombia Gempar, Wanita Hamil 8 Bulan Dibunuh dan Si Bayi Diculik dari Rahimnya
Infografis
Perbandingan Pangkalan...
Perbandingan Pangkalan Militer AS vs China di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved