Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
Rabu, 22 Juli 2026 - 21:40 WIB
loading...
A
A
A
Menteri Energi Chris Wright melakukan perjalanan ke Arab Saudi tahun lalu tak lama sebelum Trump mengunjungi kerajaan tersebut dan membahas pembangunan industri tenaga nuklir komersial kerajaan tersebut dengan mitranya dari Arab Saudi. Departemen Energi AS tidak segera menanggapi permintaan komentar pada Selasa malam.
Arab Saudi dan Pakistan yang bersenjata nuklir telah menandatangani pakta pertahanan bersama setelah Israel melancarkan serangan terhadap Qatar yang menargetkan pejabat Hamas. Menteri Pertahanan Pakistan kemudian mengatakan program nuklir negaranya "akan tersedia" untuk Arab Saudi jika diperlukan, sesuatu yang dilihat sebagai peringatan bagi Israel, yang sejak lama diyakini sebagai satu-satunya negara bersenjata nuklir di Timur Tengah.
Pengayaan uranium bukanlah jalan otomatis menuju senjata nuklir — suatu negara juga harus menguasai langkah-langkah lain, termasuk penggunaan bahan peledak tinggi yang disinkronkan, misalnya. Namun, hal itu membuka pintu menuju persenjataan, yang telah memicu kekhawatiran Barat atas program nuklir Iran.
Uni Emirat Arab, negara tetangga Arab Saudi, menandatangani apa yang disebut sebagai "perjanjian 123" dengan AS untuk membangun pembangkit listrik tenaga nuklir Barakah dengan bantuan Korea Selatan. Namun, UEA melakukannya tanpa melakukan pengayaan, sesuatu yang oleh para ahli nonproliferasi dianggap sebagai "standar emas" bagi negara-negara yang menginginkan tenaga nuklir.
Arab Saudi dan Pakistan yang bersenjata nuklir telah menandatangani pakta pertahanan bersama setelah Israel melancarkan serangan terhadap Qatar yang menargetkan pejabat Hamas. Menteri Pertahanan Pakistan kemudian mengatakan program nuklir negaranya "akan tersedia" untuk Arab Saudi jika diperlukan, sesuatu yang dilihat sebagai peringatan bagi Israel, yang sejak lama diyakini sebagai satu-satunya negara bersenjata nuklir di Timur Tengah.
Pengayaan uranium bukanlah jalan otomatis menuju senjata nuklir — suatu negara juga harus menguasai langkah-langkah lain, termasuk penggunaan bahan peledak tinggi yang disinkronkan, misalnya. Namun, hal itu membuka pintu menuju persenjataan, yang telah memicu kekhawatiran Barat atas program nuklir Iran.
Uni Emirat Arab, negara tetangga Arab Saudi, menandatangani apa yang disebut sebagai "perjanjian 123" dengan AS untuk membangun pembangkit listrik tenaga nuklir Barakah dengan bantuan Korea Selatan. Namun, UEA melakukannya tanpa melakukan pengayaan, sesuatu yang oleh para ahli nonproliferasi dianggap sebagai "standar emas" bagi negara-negara yang menginginkan tenaga nuklir.
(ahm)
Lihat Juga :