Mengapa Amerika Tak Pernah Mengusik Nuklir Pakistan? Ini Alasan Sebenarnya

Senin, 20 Juli 2026 - 15:11 WIB
loading...
A A A
Sejak saat itu, Amerika menyadari bahwa peluang memaksa Pakistan menyerahkan senjata nuklirnya nyaris mustahil. Fokus Washington pun berubah, bukan lagi menghentikan program nuklir, melainkan memastikan senjata tersebut tetap aman dan tidak jatuh ke tangan kelompok teroris.

3. Menjaga Keseimbangan Kekuatan dengan India

India dan Pakistan telah lama menjadi rival, terutama sejak kedua negara merdeka pada 1947.

Kepemilikan senjata nuklir oleh kedua negara justru dianggap menciptakan efek deterrence atau saling menghalangi untuk memulai perang besar. Amerika khawatir jika hanya Pakistan yang ditekan, keseimbangan militer di Asia Selatan akan terganggu dan meningkatkan risiko konflik terbuka.

4. Pakistan Terlalu Penting untuk Dibiarkan Tidak Stabil

Dengan populasi lebih dari 240 juta jiwa, Pakistan merupakan salah satu negara Muslim terbesar di dunia sekaligus pemilik senjata nuklir.

Bagi Amerika, ancaman terbesar bukan hanya keberadaan nuklir Pakistan, melainkan kemungkinan negara itu mengalami kekacauan politik sehingga persenjataan nuklirnya berisiko direbut kelompok ekstremis.

Karena itulah Washington lebih memilih bekerja sama dalam pengamanan fasilitas nuklir Pakistan dibanding mendorong pelucutan senjata secara paksa.

5. Pengaruh China Membuat Amerika Berhitung

Dalam dua dekade terakhir, hubungan Pakistan dan China semakin erat. Beijing menjadi investor terbesar melalui proyek China-Pakistan Economic Corridor (CPEC) yang bernilai puluhan miliar dolar.

Amerika menyadari bahwa tekanan berlebihan terhadap Pakistan justru bisa membuat Islamabad semakin dekat dengan Beijing. Oleh karena itu, Washington cenderung mengambil pendekatan yang lebih pragmatis.

Amerika Pernah Menjatuhkan Sanksi
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tugas Berat PM Inggris...
Tugas Berat PM Inggris Baru, Memutuskan Apa yang Terjadi jika Ada Perang Nuklir
Mengapa Arab Saudi dan...
Mengapa Arab Saudi dan Kuwait Mulai Melirik Pakistan? Ketergantungan pada AS Tak Lagi Mutlak
Ikuti Arab Saudi, Kuwait...
Ikuti Arab Saudi, Kuwait Cari Perlindungan dari Pakistan yang Bersenjata Nuklir
Khawatir Asia Timur...
Khawatir Asia Timur Jadi Medan Perang, Menhan Jepang: Senjata Nuklir Tak Bisa Dihindari
Perang Iran Dorong Saudi...
Perang Iran Dorong Saudi untuk Memiliki Senjata Nuklir, Tapi Kenapa Diganjal Trump?
Ilmuwan AS Ini Pelajari...
Ilmuwan AS Ini Pelajari Uji Coba Nuklir Korut, tapi Ditangkap China karena Melakukan Spionase
Eropa Luncurkan Perisai...
Eropa Luncurkan Perisai Udara yang Bakal Jadi Lawan Tangguh Drone
Kebakaran Hanguskan...
Kebakaran Hanguskan Permukiman Ilegal Israel di Tepi Barat, Pemukim Yahudi Dievakuasi
Houthi Blokade Pelabuhan...
Houthi Blokade Pelabuhan Saudi, Ini Respons Keras Riyadh
Rekomendasi
Solusi Tagihan dan Konsumsi...
Solusi Tagihan dan Konsumsi Token Listrik Makin Berasa, Ini Cara Cepat Lebih Hemat dari ShopeePay
Febrie Adriansyah Belum...
Febrie Adriansyah Belum Ditahan Kejagung, Pimpinan DPR Singgung Asas Kesetaraan
Tamara Tyasmara Mimpi...
Tamara Tyasmara Mimpi Didatangi Dante, Lalu Temukan Fakta Ini
Berita Terkini
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Khalil al-Hayya Jadi...
Khalil al-Hayya Jadi Pemimpin Hamas, Perjuangan Gaza Makin Konfrontatif atau Pragmatis?
Profil Sheikh Miqdad,...
Profil Sheikh Miqdad, Ulama Palestina yang Ditangkap Pasukan Indonesia dan Dikhawatirkan Diserahkan ke Israel
4 Fakta Film Odyssey...
4 Fakta Film Odyssey yang Picu Ketegangan, dari Isu Kulit Hitam hingga Transgender
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved