Pendukung Partai Kecoa Kembali Turun ke Jalan, Apa yang Dituntut?

Senin, 20 Juli 2026 - 14:57 WIB
loading...
A A A
Polisi dan sukarelawan mendesak orang-orang untuk tetap tenang saat pawai berlanjut.

4. Frustasi dengan Pemerintah yang Makin Meluas

Bagi Samrat Khanna, bergabung dalam pawai hari Senin berarti menukar kokpit dengan rute protes.

Pilot komersial itu mengatakan dia mengatur ulang jadwal terbangnya agar bisa berada di Delhi untuk protes tersebut, didorong oleh apa yang dia gambarkan sebagai frustrasi yang semakin meningkat atas kurangnya akuntabilitas publik.

Dia menunjuk pada berbagai masalah mulai dari dugaan kebocoran dokumen - yang memicu protes sejak awal - dan mengatakan "pemerintah harus bertanggung jawab ketika lembaga-lembaga gagal".

Dia juga mengatakan dia prihatin tentang menyempitnya ruang untuk kritik, dengan alasan bahwa perbedaan pendapat terlalu sering dianggap sebagai "anti-nasional" atau didukung oleh kepentingan asing. Ini adalah tuduhan yang telah berulang kali ditolak oleh pemerintah.

"Saya merasa saya harus berada di sini," katanya. "Saya tidak bisa hanya menonton dari pinggir lapangan."

Juru bicara CJP menuduh bahwa polisi memukul beberapa pengunjuk rasa yang berkumpul di dekat gedung parlemen dengan pentungan.

Polisi belum menanggapi tuduhan spesifik mereka tetapi sebelumnya telah memposting di X, eksternal bahwa laporan media tentang "penggunaan kekerasan/penahanan sporadis di Jantar Mantar" tidak benar.

Seorang pria, yang mengaku dipukuli oleh polisi, baru saja dibawa ke lokasi protes. Dia duduk dengan kaki terentang di tanah dan terengah-engah.

Para penyelenggara protes menawarkan bantuan medis kepadanya.

Sementara itu, CJP mengatakan bahwa dua anggotanya sedang dalam perjalanan untuk bertemu dengan Menteri Kesehatan federal JP Nadda untuk melakukan pembicaraan.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
Inti Kunjungan PM Modi:...
Inti Kunjungan PM Modi: India Akan Pasok Rudal BrahMos dan Astra ke Indonesia
PM India Narendra Modi...
PM India Narendra Modi Disambut Jet F-16 dan Su-30 Indonesia, Diajak ke Candi Prambanan
Kunjungan PM India ke...
Kunjungan PM India ke Indonesia Jadi Momentum Perkuat Dialog Perlindungan Minoritas
Diduga Bantu Pemberontak...
Diduga Bantu Pemberontak Myanmar, India Tangkap Tentara Bayaran Ukraina dan AS
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
Gen Z Ramai Tinggalkan...
Gen Z Ramai Tinggalkan Wireless Earphone, Benarkah yang Pakai Kabel Lebih Sehat?
Trump Tuduh China Akses...
Trump Tuduh China Akses Ilegal Data Pemilih AS
China Geram Dituduh...
China Geram Dituduh Campuri Pilpres AS Menangkan Joe Biden, Sindir Balik Trump
Rekomendasi
Soal Peluang Harga Pertamax...
Soal Peluang Harga Pertamax Turun, Ditjen Migas: Belum Ada Pembahasan
Dituding Egois, Jennifer...
Dituding Egois, Jennifer Coppen Ungkap Alasan Justin Hubner Lewatkan Final Piala Dunia
Aktivis Pemuda Apresiasi...
Aktivis Pemuda Apresiasi Upaya Sinergi Komdigi Berantas Judol
Berita Terkini
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Infografis
32 Negara yang Sudah...
32 Negara yang Sudah Lolos ke Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved