Balas AS, Iran Ancam Serang Habis-habisan Infrastruktur Regional

Jum'at, 17 Juli 2026 - 11:34 WIB
loading...
A A A
Sebelumnya, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengatakan telah meluncurkan dua gelombang serangan rudal balistik terhadap pangkalan militer AS di Yordania. Fasilitas militer AS di Kuwait dan Bahrain juga diserang drone.

IRGC mengatakan serangan terhadap Yordania sebagai tanggapan atas apa yang mereka sebut sebagai serangan AS di dekat rumah sakit kanker anak di Iran.

“Serangan barbar ini menyebabkan penderitaan dan kecemasan yang hebat pada anak-anak yang dirawat di rumah sakit,” tulis juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei Baghaei, di X, menyebutnya sebagai “kejahatan perang pengecut terhadap manusia yang paling tidak berdosa.”

Bab El-Mandeb Jadi Titik Konflik Baru?


Sementara itu, para pejabat Iran semakin membingkai Selat Hormuz sebagai isu keamanan nasional inti.

Ketua Parlemen dan kepala negosiator Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, mengatakan Teheran tidak punya alasan untuk menerima perjanjian apa pun yang tidak menguntungkan Iran. Dia menambahkan bahwa keamanan nasional negara itu bergantung pada pemeliharaan apa yang dia sebut sebagai "pengaturan Iran" di Selat Hormuz.

Menurut Ghalibaf, Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Mojtaba Khamenei tetap menjadi pengambil keputusan utama dalam perang atau negosiasi.

Pernyataan Ghalibaf menegaskan bahwa meskipun Teheran tidak menyambut perang, pihaknya harus selalu siap untuk berperang dan akan terus menggunakan diplomasi ketika hal itu melayani kepentingan nasional negara.

Para pejabat militer Iran juga menolak gagasan bahwa kemampuan Teheran untuk mengendalikan jalur perairan strategis itu hanya bergantung pada garis pantai selatannya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Marah atas Runtuhnya...
Israel Marah atas Runtuhnya Dukungan AS, Padahal Sudah Bayar Buzzer Rp26,8 Miliar Per Bulan
Trump Tuduh China Ikut...
Trump Tuduh China Ikut Campur Pemilu AS: Kompromi Data Terbesar dalam Sejarah!
Ini 2 Kapal Induk dan...
Ini 2 Kapal Induk dan 22 Kapal Perang AS yang Blokade Iran
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Epstein Terhubung dengan Level Tertinggi CIA dan Mossad
AS Mengebom Bandara...
AS Mengebom Bandara dan Jembatan Iran, Teheran: Seluruh Wilayah Timur Tengah Tanggung Akibatnya!
AS Lanjutkan Bombardir...
AS Lanjutkan Bombardir Iran 6 Hari Beruntun, Serang Bandara dan Jembatan
Krisis Selat Hormuz,...
Krisis Selat Hormuz, Bos IEA Wanti-wanti Ekonomi Global dalam Bahaya
Wabah Ebola RD Kongo...
Wabah Ebola RD Kongo Tembus 2.000 Kasus, Tewaskan 754 Korban
Usai Menang Semifinal...
Usai Menang Semifinal Piala Dunia, Argentina Tuduh Kapal Perang Inggris Langgar Kedaulatan
Rekomendasi
Sering Mengantuk Habis...
Sering Mengantuk Habis Makan? Coba 3 Trik Sederhana Ini untuk Jinakkan Gula Darah
Raja Adat dan Sultan...
Raja Adat dan Sultan Bali Temui KSP di Istana, Minta Prabowo Segera Realisasikan Bandara Bali Utara
Resor Baru di Tepi Pantai...
Resor Baru di Tepi Pantai Langkawi Hadirkan Panorama Hutan, Gunung, dan Laut Sekaligus
Berita Terkini
Iran Gempur Pusat Komando...
Iran Gempur Pusat Komando AS di Suriah, Hancurkan Radar dan Helikopter
Presiden Israel Ingin...
Presiden Israel Ingin Berdamai dengan Arab Saudi: Saya Menghormati Mohammed bin Salman
Israel Marah atas Runtuhnya...
Israel Marah atas Runtuhnya Dukungan AS, Padahal Sudah Bayar Buzzer Rp26,8 Miliar Per Bulan
Balas AS, Iran Ancam...
Balas AS, Iran Ancam Serang Habis-habisan Infrastruktur Regional
Trump Tuduh China Ikut...
Trump Tuduh China Ikut Campur Pemilu AS: Kompromi Data Terbesar dalam Sejarah!
China Investasikan Rp900...
China Investasikan Rp900 Triliun untuk Pelabuhan Afrika, Analis Soroti Risiko Utang
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved