AS Jatuhkan Sanksi pada Maduro dan Iran, Venezuela Marah

Selasa, 22 September 2020 - 12:05 WIB
loading...
AS Jatuhkan Sanksi pada...
Presiden Venezuela Nicolas Maduro. Foto/REUTERS/Carlos Garcia Rawlins
A A A
CARACAS - Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS) telah mengumumkan babak baru sanksi yang dijatuhkan terhadap Teheran dan Caracas, termasuk Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan sejumlah entitas Iran. Kedua negara dituduh bekerja sama untuk melanggar embargo senjata PBB terhadap Iran .

Pemerintah Venezeula marah atas sanksi Washington yang dianggap tindakan sepihak dan agresi. Caracas juga menentang laporan baru PBB yang menuduh rezim Sosilasi itu melakukan pelanggaran hak asasi manusia. Caracas mengatakan isu HAM telah digunakan sebagai senjata politik terhadap pemerintah Maduro. (Baca: Presiden Maduro: Venezuela Beli Rudal Iran Ide yang Bagus )

"Venezuela mengecam agresi baru AS terhadap komunitas internasional, mengumumkan sanksi sepihak terhadap Presiden Nicolas Maduro, sebagai bagian dari kampanye agresi berkelanjutan terhadap Republik Islam Iran dan negara kami," tulis Menteri Luar Negeri Jorge Arreaza di Twitter hari Senin waktu Caracas, seperti dikutip Russia Today, Selasa (22/9/2020).

Caracas mengatakan tindakan Washington menunjukkan bahwa Amerika tidak menghormati apa pun aturan PBB dan bahwa sanksi baru dijatuhkan tanpa dasar apa pun dalam hukum internasional. Pemerintah Maduro juga berjanji bahwa tidak ada tindakan intimidasi dan arogan dari pemerintah AS yang akan menghalangi Venezuela menjalin hubungan persahabatan dengan Iran.

Sanksi Amerika terhadap Venezuela dan Iran diumumkan Menteri Luar Negeri AS Michael Pompeo pada hari Senin.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Meski AS-Iran Musuh...
Meski AS-Iran Musuh Bebuyutan, Trump Ingin Bertemu Mojtaba Khamenei
Kim Jong-un Janji Tingkatkan...
Kim Jong-un Janji Tingkatkan Bom Nuklir Secara Eksponensial, Sebut Musuh Korut Sangat Ganas
Jerman Gagal Rebut Kursi...
Jerman Gagal Rebut Kursi DK PBB untuk Pertama Kalinya
Iran Serang Kapal Perang...
Iran Serang Kapal Perang AS di Teluk Oman yang Diklaim sebagai Pusat Komando Amerika
Iran Klaim Rudal Patriot...
Iran Klaim Rudal Patriot AS yang Hancurkan Bandara Kuwait, Amerika Menyangkal
Rudal Patriot AS Makan...
Rudal Patriot AS Makan Tuan: Gagal Cegat Misil Iran, Malah Hancurkan Bandara Kuwait
Buntut Dugaan Kerja...
Buntut Dugaan Kerja Paksa, Indonesia Terancam Digetok Tarif Baru dari AS
Tentara Israel Tewas...
Tentara Israel Tewas di Tengah Operasi Besar Melawan Hizbullah di Lebanon
Kecam Israel, Rusia:...
Kecam Israel, Rusia: Lebanon Akan Mengalami Nasib yang Sama seperti Gaza
Rekomendasi
Kamuflase Kendaraan...
Kamuflase Kendaraan Perang Rusia Bisa Mengecoh Drone Berteknologi AI
Kemenhaj Serahkan Paket...
Kemenhaj Serahkan Paket Daging Dam Jemaah Haji Indonesia untuk Rakyat Palestina
Buntut Dugaan Kerja...
Buntut Dugaan Kerja Paksa, Indonesia Terancam Digetok Tarif Baru dari AS
Berita Terkini
Meski AS-Iran Musuh...
Meski AS-Iran Musuh Bebuyutan, Trump Ingin Bertemu Mojtaba Khamenei
Kim Jong-un Janji Tingkatkan...
Kim Jong-un Janji Tingkatkan Bom Nuklir Secara Eksponensial, Sebut Musuh Korut Sangat Ganas
Jerman Gagal Rebut Kursi...
Jerman Gagal Rebut Kursi DK PBB untuk Pertama Kalinya
Iran Serang Kapal Perang...
Iran Serang Kapal Perang AS di Teluk Oman yang Diklaim sebagai Pusat Komando Amerika
Iran Klaim Rudal Patriot...
Iran Klaim Rudal Patriot AS yang Hancurkan Bandara Kuwait, Amerika Menyangkal
Rudal Patriot AS Makan...
Rudal Patriot AS Makan Tuan: Gagal Cegat Misil Iran, Malah Hancurkan Bandara Kuwait
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved