Alasan Donald Trump Ingin Beli Greenland, Salah Satunya Kaya Minyak dan Mineral Tanah Langka

Senin, 24 Februari 2025 - 14:57 WIB
loading...
Alasan Donald Trump...
Ada tiga alasan Presiden AS Donald Trump ingin membeli Greenland, salah satunya pulau itu kaya minyak, gas, dan mineral tanah langka. Foto/10 Most Today
A A A
NUUK - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah menyatakan keinginan kuat untuk membeli Greenland, pulau terbesar di Bumi yang menjadi wilayah otonomi Kerajaan Denmark.

Ini adalah upaya keduanya setelah upaya serupa pernah dia lakukan pada masa jabatan presiden pertamanya. Apa alasan sebenarnya Trump ingin membeli Greenland?

Pada bulan Desember, Trump mengatakan merupakan "kebutuhan mutlak" bagi AS untuk memiliki Greenland.

Baca Juga: Hendak Dicaplok Trump, Greenland Pernah Jadi Pangkalan Rudal Nuklir Rahasia AS

Ketika ditanya dalam sebuah konferensi pers, apakah dia akan mengesampingkan penggunaan kekuatan militer atau ekonomi untuk mendapatkan Greenland, Trump menjawab, "Tidak, saya tidak dapat meyakinkan Anda tentang keduanya, tetapi saya dapat mengatakan ini: Kita membutuhkannya untuk keamanan ekonomi."

Alasan Donald Trump Ingin Membeli Greenland


Trump mengatakan kepemilikan Greenland sangat penting bagi keamanan AS, tetapi para pakar mengatakan Trump mungkin juga mengincar aspek lain dari Greenland seperti kekayaan sumber daya alamnya—termasuk mineral tanah langka—yang mungkin menjadi lebih mudah diakses karena perubahan iklim mencairkan es di wilayah itu.

1. Posisi Geopolitik Greenland Unik


Greenland adalah pulau terbesar di dunia dan rumah bagi lebih dari 56.000 orang. Bekas koloni Denmark dan sekarang menjadi wilayah otonomi Denmark, pulau ini menempati posisi geopolitik yang unik, terletak di antara AS dan Eropa.

Ibu kotanya, Nuuk, lebih dekat ke New York daripada ke Ibu Kota Denmark, Kopenhagen.

Ulrik Pram Gad, peneliti senior di Institut Studi Internasional Denmark, mengatakan Greenland telah lama dianggap sebagai kunci keamanan AS, terutama untuk menangkal potensi serangan dari Rusia.

Jalur pelayaran Northwest Passage membentang di sepanjang pantainya dan pulau itu merupakan bagian dari celah Greenland-Islandia-Inggris Raya, wilayah maritim yang strategis.

Trump bukanlah presiden AS pertama yang melontarkan gagasan untuk membeli Greenland.

Pada tahun 1867, ketika Presiden Andrew Johnson membeli Alaska, dia juga mempertimbangkan untuk membeli Greenland.

Pada akhir Perang Dunia II, pemerintahan Presiden Harry S Truman menawarkan Denmark USD100 juta untuk pulau tersebut, menurut dokumen yang pertama kali dilaporkan oleh media Denmark.

Tidak ada tawaran yang membuahkan hasil, tetapi berdasarkan perjanjian pertahanan tahun 1951, AS mendapatkan pangkalan udara yang sekarang disebut Pangkalan Luar Angkasa Pituffik, di Greenland barat laut.

Di tengah-tengah antara Moskow dan New York, pangkalan ini merupakan pos terdepan paling utara dari angkatan bersenjata AS dan dilengkapi dengan sistem peringatan rudal.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
10 Kali Amerika Serikat...
10 Kali Amerika Serikat dan Iran Duduk di Meja Perundingan, tapi Perang Terus Berlanjut, Ini Penyebabnya
Biden Sebut Trump Pencundang,...
Biden Sebut Trump Pencundang, Narsis, dan Sombong
Begini Cara Bos FIFA...
Begini Cara Bos FIFA Gunakan Geopolitik di Panggung Piala Dunia
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Iran: Sifat Dasar AS...
Iran: Sifat Dasar AS Adalah Mengingkari Janji!
Penembakan di Fan Zone...
Penembakan di Fan Zone Piala Dunia 2026, Satu Orang Tewas dan Satu Kritis
Gempa Dahsyat Venezuela:...
Gempa Dahsyat Venezuela: 920 Orang Tewas, Hampir 50 Ribu Masih Hilang
Prancis Terpanggang!...
Prancis Terpanggang! Korban Tewas Gelombang Panas Tembus 1.000 Orang, 85% Lansia
Rekomendasi
Akademisi: Riset Advokasi...
Akademisi: Riset Advokasi Kunci Perlindungan Warga Sipil
Implementasi B50 Perkuat...
Implementasi B50 Perkuat Ketahanan Energi dan Tingkatkan Nilai Tambah Sawit
Kawal Kedaulatan Energi...
Kawal Kedaulatan Energi di Jatim, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Cek Kesiapan SAF hingga B50
Berita Terkini
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Infografis
Inilah 3 Alasan Mengapa...
Inilah 3 Alasan Mengapa Donald Trump Menang Pilpres AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved