CIA akan Rilis Berkas Baru Program Pengendalian Pikiran Terkait Nazi

Kamis, 02 Juli 2026 - 17:52 WIB
loading...
A A A
Beberapa ilmuwan ini, termasuk direktur perang biologis Nazi Kurt Blome, termasuk di antara 1.600 ilmuwan, insinyur, dan teknisi Jerman yang diberi amnesti dan dibawa ke AS di bawah 'Operasi Paperclip'.

Meskipun sudah diketahui Blome dan peneliti Nazi lainnya bekerja pada Proyek Artichoke dan MKUltra, kolaborasi mereka lebih dalam daripada yang dilaporkan sebelumnya, menurut peneliti dan jurnalis Dr. Stephen Kinzer kepada Luna pada sidang tersebut.

Menurut Kinzer, CIA dan sekelompok ilmuwan Nazi mengoperasikan penjara rahasia di ruang bawah tanah satu chalet di Jerman Barat, tempat eksperimen manusia dilakukan “sebagai kelanjutan dari eksperimen yang telah dilakukan Nazi beberapa tahun sebelumnya di tempat yang sama.”

Apa yang akan Terjadi Selanjutnya?


Sidang hari Selasa adalah sesi Kongres pertama yang didedikasikan untuk MKUltra dalam 49 tahun, dan menurut Luna, bertujuan mempublikasikan “catatan lengkap dan jujur” dari program tersebut.

“Rakyat Amerika berhak atas catatan lengkapnya,” katanya. “Para korban dan keluarga mereka berhak atas pengakuan, pertanggungjawaban, dan keadilan.”

Kemungkinan besar tidak ada pejabat yang akan dituntut atas keterlibatan mereka dalam program tersebut. Gottlieb meninggal pada tahun 1999, Helms meninggal pada tahun 2002, dan tidak jelas apakah ada ilmuwan MKUltra yang masih hidup.

Namun, Luna tampaknya memiliki tujuan politik sekunder: menggunakan saksi-saksinya untuk menimbulkan keraguan atas narasi resmi seputar upaya pembunuhan terhadap Presiden Donald Trump pada tahun 2024, dan pembunuhan Charlie Kirk yang berhasil tahun lalu.

Ketika ditanya apakah publik Amerika harus percaya bahwa CIA menghentikan eksperimen pengendalian pikiran mereka ketika MKUltra ditutup, O’Neill mengatakan meskipun ia tidak mengetahui apakah kedua pelaku penembakan tersebut "diprogram dengan gelombang radio atau melalui aktivitas komputer mereka," CIA "mengembangkan cara-cara yang belum pernah kita ketahui sebelumnya."

Baca juga: Sanksi Dicabut, Iran Jual Minyak 20% Lebih Mahal
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Usai Tewaskan 1.300...
Usai Tewaskan 1.300 Orang di Eropa, Gelombang Panas Ekstrem Kini Melanda AS
Ini Detail Cekcok Trump...
Ini Detail Cekcok Trump dan Mohammed bin Salman Gara-gara Perang Iran
Demi Cinta Bertaruh...
Demi Cinta Bertaruh Nyawa, Pasangan Ini Lamaran di Puncak Gedung Empire State 443 Meter
AS Pertimbangkan Tarik...
AS Pertimbangkan Tarik Pasukan dari Arab Saudi, Berseteru Gara-gara Perang Iran
Israel Ancam Serang...
Israel Ancam Serang Iran Ketiga Kalinya Meski Sedang Negosiasi dengan AS
Tetangga Indonesia Ini...
Tetangga Indonesia Ini Beli Lagi 24 Rudal Canggih Hellfire AS, Harganya Rp401 Miliar
Pasokan Minyak Iran...
Pasokan Minyak Iran Kembali Banjiri Pasar Asia, Harga Minyak Dunia Anjlok 4%
WHO: Gelombang Panas...
WHO: Gelombang Panas Eropa Sebabkan 1.300 Kematian, Terbanyak di Prancis
Pilu! Induk Gajah Tolak...
Pilu! Induk Gajah Tolak Tinggalkan Anaknya yang Mati Ditabrak Mobil di Jalanan
Rekomendasi
Presiden Lukashenko...
Presiden Lukashenko Sebut Indonesia Mitra Penting Belarus di Asia Tenggara
Indonesia Ingin Bangun...
Indonesia Ingin Bangun Pusat Keuangan Berdaya Saing Global, Bali Jadi Kandidat Bukan IKN
Hadirkan BRUSKY 125,...
Hadirkan BRUSKY 125, MODENAS Siap Banjiri Indonesia dengan Motor Malaysia
Berita Terkini
Pemerintah Suriah Terbuka...
Pemerintah Suriah Terbuka untuk Bertemu Hizbullah
PM Pakistan Sharif akan...
PM Pakistan Sharif akan Hadiri Pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei
CIA akan Rilis Berkas...
CIA akan Rilis Berkas Baru Program Pengendalian Pikiran Terkait Nazi
Israel Ngotot Tempatkan...
Israel Ngotot Tempatkan Pasukannya di Lebanon, Suriah, dan Gaza Tanpa Batas Waktu
Kiper Palestina Saleem...
Kiper Palestina Saleem Al-Ashqar Tewas Dibunuh Tentara Israel di Gaza
130 Orang Ditangkap...
130 Orang Ditangkap karena Korupsi, Termasuk Para Pejabat Berbagai Kementerian
Infografis
Deretan Pasal Kontroversial...
Deretan Pasal Kontroversial dalam KUHP Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved