Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Selasa, 16 Juni 2026 - 09:23 WIB
loading...
A
A
A
Pejabat pangkalan tersebut, Kolonel James Hayes, menyebut kecelakaan itu tragis dan tidak dapat diselamatkan dalam konferensi pers Senin sore. Hayes mengumumkan delapan orang di dalamnya adalah campuran personel militer berseragam, petugas sipil pemerintah, dan kontraktor pemerintah.
Hayes mengatakan pesawat itu jatuh segera setelah lepas landas dan kecelakaan itu terjadi masih di dalam Pangkalan Angkatan Udara. Menurut Hayes, butuh beberapa bulan untuk menentukan penyebab kecelakaan itu, tetapi mengatakan beberapa tes seperti yang menyebabkan kecelakaan itu terjadi setiap hari.
Pangkalan tersebut mengunggah pengumuman di X tepat setelah tengah hari. “Sebuah pesawat B-52 Stratofortress Angkatan Udara Amerika Serikat jatuh tak lama setelah lepas landas di lapangan terbang Edwards pada pukul 11.20 pagi waktu setempat," bunyi unggahan tersebut.
“Tim darurat segera menanggapi kejadian tersebut dan situasinya masih berlangsung. Informasi lebih lanjut akan diberikan seiring ketersediaannya," lanjut unggahan itu.
Dalam pembaruan, mereka menambahkan: “Lapangan terbang telah ditutup, dan semua pesawat yang akan datang dialihkan. Semua izin masuk pengunjung non-komersial telah ditangguhkan hingga pemberitahuan lebih lanjut untuk memungkinkan instalasi tersebut fokus sepenuhnya pada operasi tanggap darurat.”
Hayes mengatakan pesawat itu jatuh segera setelah lepas landas dan kecelakaan itu terjadi masih di dalam Pangkalan Angkatan Udara. Menurut Hayes, butuh beberapa bulan untuk menentukan penyebab kecelakaan itu, tetapi mengatakan beberapa tes seperti yang menyebabkan kecelakaan itu terjadi setiap hari.
Pangkalan tersebut mengunggah pengumuman di X tepat setelah tengah hari. “Sebuah pesawat B-52 Stratofortress Angkatan Udara Amerika Serikat jatuh tak lama setelah lepas landas di lapangan terbang Edwards pada pukul 11.20 pagi waktu setempat," bunyi unggahan tersebut.
“Tim darurat segera menanggapi kejadian tersebut dan situasinya masih berlangsung. Informasi lebih lanjut akan diberikan seiring ketersediaannya," lanjut unggahan itu.
Dalam pembaruan, mereka menambahkan: “Lapangan terbang telah ditutup, dan semua pesawat yang akan datang dialihkan. Semua izin masuk pengunjung non-komersial telah ditangguhkan hingga pemberitahuan lebih lanjut untuk memungkinkan instalasi tersebut fokus sepenuhnya pada operasi tanggap darurat.”
Lihat Juga :