AS Bombardir Iran 2 Hari Berturut-turut saat Harga Minyak Melonjak

Kamis, 11 Juni 2026 - 06:56 WIB
loading...
AS Bombardir Iran 2...
Amerika Serikat kembali membombardir Iran pada Kamis (11/6/2026) atau hari kedua secara berturut-turut saat harga minyak dunia melonjak. Foto/X @CENTCOM
A A A
TEHERAN - Amerika Serikat (AS) kembali membombardir Iran pada hari kedua berturut-turut, Kamis (11/6/2026), ketika harga minyak dunia melonjak. Harga minyak melonjak di atas USD93 per barel setelah Presiden Amerika Donald Trump mengumumkan rencana serangan tambahan pada Rabu malam.

Serangan diluncurkan ketika Trump berusaha menekan Teheran agar menerima persyaratan perdamaian yang dia ajukan.

Baca Juga: Drone Iran Gempur Armada Kelima AS di Bahrain

Ledakan dan dampak dilaporkan terjadi di seluruh Iran selatan dan tengah beberapa jam setelah Menteri Perang Pete Hegseth mengatakan Komando Pusat AS atau CENTCOM “akan sibuk malam ini".

“Karena Presiden Trump mengatakan kita akan menyerang Iran dengan keras—dan kita akan melakukannya,” kata Hegseth.

Bos Pentagon itu mengatakan serangan hari kedua ini akan menargetkan fasilitas-fasilitas penting di Iran dan menambahkan bahwa Teheran memiliki kesempatan untuk membuat kesepakatan dengan Washington.

Hegseth menolak pertanyaan seorang jurnalis tentang apakah serangan terhadap jembatan dan infrastruktur sipil lainnya di Iran dapat dianggap sebagai kejahatan perang.

“Itulah tepatnya jenis pertanyaan tidak jujur yang biasa saya terima dari media, yang mempertanyakan motif orang-orang di pihak kami yang sangat profesional dan sangat efektif,” kata Hegseth.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sanksi Dicabut, Iran...
Sanksi Dicabut, Iran Jual Minyak 20% Lebih Mahal
Iran Bersiap Berperang...
Iran Bersiap Berperang Lagi jika MoU Tidak Dilaksanakan, AS dan Sekutunya Ketar-ketir
Mahkamah Agung Batalkan...
Mahkamah Agung Batalkan Perintah Kewarganegaraan Berdasarkan Kelahiran Trump
Militer Israel Kembangkan...
Militer Israel Kembangkan Senjata Laser Antariksa untuk Serang Satelit
Dewan Perdamaian Ungkap...
Dewan Perdamaian Ungkap Kendaraan Taktis Pertama Tiba di Pangkalan Multinasional Dekat Gaza
Oman Tawarkan Rencana...
Oman Tawarkan Rencana Pasca-Konflik pada AS tentang Biaya Melewati Selat Hormuz
Donald Trump Raup Rp25...
Donald Trump Raup Rp25 Triliun dari Bisnis Kripto, Lampaui Pendapatan Properti yang Dibangun Puluhan Tahun
AS dan Iran Kembali...
AS dan Iran Kembali Saling Serang Pasca-Tandatangani Perjanjian Damai
Acuhkan Trump, Iran...
Acuhkan Trump, Iran Tak Kirim Delegasi ke Qatar untuk Berunding
Rekomendasi
Forum GPI4 di Peru,...
Forum GPI4 di Peru, Indonesia Tegaskan Komitmen Lindungi Gambut Dunia
Sidang PK Nikita Mirzani,...
Sidang PK Nikita Mirzani, Kuasa Hukum Menangis Minta Kliennya Dihadirkan
Prabowo Ingatkan Gaji...
Prabowo Ingatkan Gaji Polisi Berasal dari Uang Rakyat: Jangan Justru Menyusahkan
Berita Terkini
Sanksi Dicabut, Iran...
Sanksi Dicabut, Iran Jual Minyak 20% Lebih Mahal
Iran Bersiap Berperang...
Iran Bersiap Berperang Lagi jika MoU Tidak Dilaksanakan, AS dan Sekutunya Ketar-ketir
Jelang Pemilu, Netanyahu...
Jelang Pemilu, Netanyahu Ngotot Usir Warga Palestina dari Gaza
China akan Bawa AI ke...
China akan Bawa AI ke Setiap Ruang Kelas, dari SD hingga Universitas
Mahkamah Agung Batalkan...
Mahkamah Agung Batalkan Perintah Kewarganegaraan Berdasarkan Kelahiran Trump
Militer Israel Kembangkan...
Militer Israel Kembangkan Senjata Laser Antariksa untuk Serang Satelit
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved