China Terus Perkuat Militer, AS Ajak Sekutu Melawan Beijing

Sabtu, 30 Mei 2026 - 17:25 WIB
loading...
A A A
Trump mengatakan pada hari Jumat bahwa ia akan mengumpulkan para penasihat di lingkungan Gedung Putih yang aman untuk membuat “keputusan akhir” tentang proposal untuk mengakhiri perang Iran.

Hegseth juga menepis kekhawatiran bahwa konflik tersebut akan mengalihkan perhatian dari prioritas Asia-Pasifik.

“Kita bisa melakukan dua hal sekaligus.”

Ditanya tentang penjualan senjata ke Taiwan, Hegseth meremehkan kekhawatiran bahwa paket bernilai miliaran dolar dapat terpengaruh karena Amerika Serikat mengurangi persediaan senjatanya di tengah konflik Timur Tengah. “Kami merasa sangat yakin dengan persediaan kami dan bagaimana kami menggunakannya,” katanya.

Taiwan, yang dianggap China sebagai wilayahnya sendiri, telah menunggu persetujuan AS untuk penjualan senjata yang menurut laporan Reuters bisa bernilai hingga $14 miliar.

Trump menabur ketidakpastian di Taipei dengan mengatakan, setelah bertemu dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping bulan ini, bahwa ia belum memutuskan apakah akan menyetujui paket tersebut.

Keputusan apa pun tentang penjualan senjata di masa depan akan bergantung pada Presiden Trump, kata Hegseth, yang menandakan tidak ada perubahan dalam pendekatan Washington yang sudah lama ada meskipun ada keterlibatan baru-baru ini dengan Beijing.

“Keputusan-keputusan itu akan bergantung pada presiden dan sifat hubungan tersebut,” kata Hegseth. “Tidak ada perubahan dalam pernyataan kami.”
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PM Pakistan: Perjanjian...
PM Pakistan: Perjanjian Damai Iran dan AS Terwujud dalam 24 Jam Mendatang
Meski Sekutu Sejati,...
Meski Sekutu Sejati, Mengapa Pentagon Tingkatkan Ancaman Mata-mata Israel ke Tingkat Tertinggi?
Siapa Bill Pulte? Direktur...
Siapa Bill Pulte? Direktur Intelijen Nasional AS yang Tak Pernah Jadi Agen Rahasia
5 Alasan Perseteruan...
5 Alasan Perseteruan AS dan Israel, Netanyahu Tak Bisa Dikendalikan
Pemimpin Militer AS...
Pemimpin Militer AS dan Kuba Bertemu di Guantanamo, Apa yang Dibahas?
Dituduh Terima 300 Drone...
Dituduh Terima 300 Drone dari Rusia, Kuba Bersumpah Akan Musnahkan Penjajah AS
Perang Iran: Dari Bertahan...
Perang Iran: Dari Bertahan Hidup Menjadi Pengatur Kawasan?
Skandal Kerajaan, Putra...
Skandal Kerajaan, Putra dari Putri Mahkota Norwegia Divonis Penjara atas Tuduhan Pemerkosaan
Pulau Antartika Australia...
Pulau Antartika Australia Diserang Flu Burung, Ribuan Anak Anjing Laut Mati!
Rekomendasi
RCTI Hadirkan Sinetron...
RCTI Hadirkan Sinetron Komedi Komunal Terbaru Tobat Jatuh Cinta, Kisah Empat Janda di Kampung Sindang Barang!
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
Refly Harun Ungkap Dokter...
Refly Harun Ungkap Dokter Tifa Pakai Baju Tahanan atas Kesadaran Sendiri: Biar Dunia Tahu Kalau Kezaliman Terjadi
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved