Perdamaian atau Perang? Ini 5 Isu yang Menghantui Negosiasi AS dan Iran
Selasa, 26 Mei 2026 - 12:51 WIB
loading...
A
A
A
Masalah ini sensitif secara politik bagi Trump, yang berulang kali mengkritik mantan Presiden Barack Obama karena melepaskan dana Iran berdasarkan perjanjian nuklir 2015 — perjanjian yang sama yang ditarik Trump pada tahun 2018.
Para pejabat Iran dilaporkan mengatakan pengaturan yang diusulkan akan menghentikan pertempuran "di semua lini," termasuk Lebanon, menunjukkan bahwa Teheran dapat menahan milisi sekutu sebagai bagian dari kerangka gencatan senjata yang lebih luas.
Namun, para pejabat AS belum secara terbuka mengkonfirmasi bahwa kelompok-kelompok yang didukung Iran adalah bagian dari negosiasi tersebut.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memperkuat ketidakpastian itu pada hari Minggu, dengan mengatakan Trump telah menegaskan kembali hak Israel untuk membela diri "di setiap lini, termasuk Lebanon."
Hal itu menunjukkan bahwa Israel mungkin akan melanjutkan operasi militer terlepas dari kesepahaman AS-Iran.
Sebelumnya dalam perang, pemerintahan Trump telah menuntut pembatasan kemampuan rudal Iran. Tetapi pejabat AS mengatakan kepada NYT bahwa rudal bukan bagian dari draf kesepakatan yang sedang dibahas.
Pengabaian itu dapat menjadi sumber gesekan utama dengan Israel dan sekutu Teluk, yang memandang rudal Iran sebagai salah satu ancaman keamanan terbesar di kawasan itu.
Para analis memperingatkan bahwa bahkan jika gencatan senjata bertahan dan Selat Hormuz dibuka kembali, perselisihan yang belum terselesaikan mengenai rudal dan pengayaan uranium dapat membuat kawasan itu rentan terhadap konfrontasi lain dalam beberapa bulan mendatang.
4. Proksi yang Didukung Iran
Masalah lain yang belum terselesaikan adalah jaringan sekutu bersenjata regional Iran, termasuk Hizbullah di Lebanon.Para pejabat Iran dilaporkan mengatakan pengaturan yang diusulkan akan menghentikan pertempuran "di semua lini," termasuk Lebanon, menunjukkan bahwa Teheran dapat menahan milisi sekutu sebagai bagian dari kerangka gencatan senjata yang lebih luas.
Namun, para pejabat AS belum secara terbuka mengkonfirmasi bahwa kelompok-kelompok yang didukung Iran adalah bagian dari negosiasi tersebut.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memperkuat ketidakpastian itu pada hari Minggu, dengan mengatakan Trump telah menegaskan kembali hak Israel untuk membela diri "di setiap lini, termasuk Lebanon."
Hal itu menunjukkan bahwa Israel mungkin akan melanjutkan operasi militer terlepas dari kesepahaman AS-Iran.
5. Rudal Iran
Salah satu kekhawatiran terbesar Israel — persenjataan rudal balistik Iran — tampaknya juga tidak termasuk dalam kerangka kerja saat ini.Sebelumnya dalam perang, pemerintahan Trump telah menuntut pembatasan kemampuan rudal Iran. Tetapi pejabat AS mengatakan kepada NYT bahwa rudal bukan bagian dari draf kesepakatan yang sedang dibahas.
Pengabaian itu dapat menjadi sumber gesekan utama dengan Israel dan sekutu Teluk, yang memandang rudal Iran sebagai salah satu ancaman keamanan terbesar di kawasan itu.
Para analis memperingatkan bahwa bahkan jika gencatan senjata bertahan dan Selat Hormuz dibuka kembali, perselisihan yang belum terselesaikan mengenai rudal dan pengayaan uranium dapat membuat kawasan itu rentan terhadap konfrontasi lain dalam beberapa bulan mendatang.
(ahm)
Lihat Juga :