Perdamaian atau Perang? Ini 5 Isu yang Menghantui Negosiasi AS dan Iran

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:51 WIB
loading...
A A A
Sebelum perang dimulai pada 28 Februari, pengiriman komersial bergerak bebas melalui selat tersebut. Tetapi setelah konflik meletus, Iran secara efektif mengganggu lalu lintas melalui serangan dan pembatasan pengiriman, sementara Amerika Serikat menanggapi dengan blokade angkatan laut yang menargetkan pelabuhan Iran dan kapal-kapal yang terkait dengan Iran.

Sekarang, pertanyaannya adalah apakah kedua belah pihak bersedia mencabut langkah-langkah tersebut.

Para pejabat Iran mengatakan kepada NYT bahwa Teheran akan mengizinkan kapal untuk melewati Hormuz tanpa memungut biaya transit — setidaknya untuk sementara — jika Washington mencabut blokadenya.

Namun, Trump mengisyaratkan bahwa blokade akan tetap berlaku sampai kesepakatan akhir tercapai.

“Blokade akan tetap berlaku sepenuhnya sampai kesepakatan tercapai,” tulisnya di media sosial pada hari Minggu.

Perselisihan ini signifikan karena setiap upaya Iran untuk melegalkan atau memonetisasi kendali atas Hormuz dapat memicu reaksi hukum dan geopolitik. Hukum maritim internasional umumnya melarang negara untuk memungut biaya untuk jalur aman melalui perairan internasional.

3. Aset Iran yang Dibekukan

Iran juga mendesak akses ke miliaran dolar aset luar negeri yang dibekukan dan terkunci di bawah sanksi.

Para pejabat Iran mengklaim pengaturan yang diusulkan pada akhirnya dapat membuka sekitar $25 miliar dana yang dibekukan.

Tetapi posisi Amerika tampaknya jauh lebih hati-hati.

Pejabat AS yang dikutip oleh NYT mengatakan Washington belum setuju untuk melepaskan aset yang dibekukan, meskipun mungkin akan mempertimbangkannya nanti jika Iran mematuhi komitmen nuklirnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
AS Gempur Iran 12 Malam...
AS Gempur Iran 12 Malam Beruntun & Houthi Tembak Tanker Saudi, Harga Minyak Dunia Tembus USD96/Barel
Houthi Umumkan Blokade...
Houthi Umumkan Blokade Laut Terhadap Arab Saudi
Sah! AS dan Arab Saudi...
Sah! AS dan Arab Saudi Teken Kerja Sama Nuklir Sipil
Rekomendasi
Sinopsis The Value of...
Sinopsis The Value of Patience: Perjuangan Alex Mengejar Cinta dan Masa Depan
Dokter Tifa Sudah Pelajari...
Dokter Tifa Sudah Pelajari 10 Ribu Halaman Dokumen BAP sebelum Eksepsi Dikabulkan
Ada Perusahaan Menolak...
Ada Perusahaan Menolak Didata Sensus Ekonomi 2026, Siap-siap! Dibina Kemenperin
Berita Terkini
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved