Jenderal Iran Ancam Balas Semua yang Terlibat Pembunuhan Soleimani
Senin, 21 September 2020 - 08:42 WIB
loading...
A
A
A
"Apakah menurut Anda kita memukul duta besar perempuan sebagai balasan kepada saudara laki-laki kita yang syahid?," kata Jenderal Salami. "Kami akan memukul mereka yang memiliki peran langsung dan tidak langsung. Anda harus tahu bahwa setiap orang yang berperan dalam acara tersebut akan dipukul, dan ini adalah pesan yang serius. Kami membuktikan semuanya dalam praktik."
Pada bulan Januari, Iran meluncurkan serangan rudal balistik yang menargetkan tentara AS di Irak sebagai respons atas serangan pesawat tak berawak yang menewaskan Jenderal Soleimani.
Ketegangan antara Teheran dan Washington telah mencapai level tertinggi dalam beberapa dekade sejak Trump pada Mei 2018 menarik Amerika Serikat keluar dari kesepakatan nuklir 2015. (Baca juga: Dituding Ingin Habisi Dubes AS untuk Afsel, Iran: Itu Fitnah! )
Kesepakatan yang ditekan Iran dengan enam kekuatan dunia (AS, Rusia, Inggris, Prancis, Jerman dan China) itu bertujuan mengekang proram nuklir Iran dengan imbalan pencabutan sanksi internasional terhadap Teheran. Namun, AS menarik diri dan perjanjian dan memulihkan sanksi ekonomi terhadap negara para Mullah tersebut.
Teheran terus memperluas persediaan uranium yang diperkaya dan menekan negara-negara lain untuk mengimbangi bahaya sanksi yang dijatuhkan AS. Kendati demikian, Teheran mengklaim tidak pernah mengembangkan senjata nuklir.
Pada bulan Januari, Iran meluncurkan serangan rudal balistik yang menargetkan tentara AS di Irak sebagai respons atas serangan pesawat tak berawak yang menewaskan Jenderal Soleimani.
Ketegangan antara Teheran dan Washington telah mencapai level tertinggi dalam beberapa dekade sejak Trump pada Mei 2018 menarik Amerika Serikat keluar dari kesepakatan nuklir 2015. (Baca juga: Dituding Ingin Habisi Dubes AS untuk Afsel, Iran: Itu Fitnah! )
Kesepakatan yang ditekan Iran dengan enam kekuatan dunia (AS, Rusia, Inggris, Prancis, Jerman dan China) itu bertujuan mengekang proram nuklir Iran dengan imbalan pencabutan sanksi internasional terhadap Teheran. Namun, AS menarik diri dan perjanjian dan memulihkan sanksi ekonomi terhadap negara para Mullah tersebut.
Teheran terus memperluas persediaan uranium yang diperkaya dan menekan negara-negara lain untuk mengimbangi bahaya sanksi yang dijatuhkan AS. Kendati demikian, Teheran mengklaim tidak pernah mengembangkan senjata nuklir.
(min)
Lihat Juga :