Balas Dendam, Rusia Luncurkan 600 Drone dan 90 Rudal Tercanggihnya ke Wilayah Ukraina
Minggu, 24 Mei 2026 - 20:25 WIB
loading...
A
A
A
Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan pada hari Minggu bahwa penggunaan Oreshnik dan rudal balistik lainnya adalah "sebagai tanggapan terhadap serangan teroris Ukraina terhadap target sipil di wilayah Rusia."
Militer Ukraina telah menolak klaim Putin dan menegaskan kembali bahwa mereka menyerang "infrastruktur dan fasilitas militer yang digunakan untuk tujuan militer."
Ditambahkan bahwa di antara target yang diserang pada Jumat pagi adalah “salah satu markas unit ‘Rubicon’ di daerah Starobilsk.”
Pusat Teknologi Tak Berawak Canggih Rubicon telah mempelopori teknologi dan penargetan drone Rusia sejak dibentuk pada tahun 2024.
Berlindung dari pembalasan Rusia di stasiun metro Kyiv pada Minggu pagi, Nataliia Zvarych menceritakan malam yang “mengerikan.”
“Kami berjalan di bawah ledakan, kami melihat benda-benda beterbangan di sana. Itu menakutkan, mengerikan, kami telah duduk di sini selama lebih dari tiga jam sekarang, mendengarkan ledakan di sana,” kata pengusaha berusia 62 tahun itu kepada kantor berita Reuters, mengecam serangan Rusia sebagai “mengerikan.”
Dalam sindiran tajam terhadap Putin, Zelensky mengatakan pada hari Minggu bahwa “keputusan diperlukan dari Amerika Serikat, dari Eropa, dan dari negara lain, sehingga orang tua yang pemarah di Moskow ini mengucapkan kata ‘perdamaian’.”
Militer Ukraina telah menolak klaim Putin dan menegaskan kembali bahwa mereka menyerang "infrastruktur dan fasilitas militer yang digunakan untuk tujuan militer."
Ditambahkan bahwa di antara target yang diserang pada Jumat pagi adalah “salah satu markas unit ‘Rubicon’ di daerah Starobilsk.”
Pusat Teknologi Tak Berawak Canggih Rubicon telah mempelopori teknologi dan penargetan drone Rusia sejak dibentuk pada tahun 2024.
Berlindung dari pembalasan Rusia di stasiun metro Kyiv pada Minggu pagi, Nataliia Zvarych menceritakan malam yang “mengerikan.”
“Kami berjalan di bawah ledakan, kami melihat benda-benda beterbangan di sana. Itu menakutkan, mengerikan, kami telah duduk di sini selama lebih dari tiga jam sekarang, mendengarkan ledakan di sana,” kata pengusaha berusia 62 tahun itu kepada kantor berita Reuters, mengecam serangan Rusia sebagai “mengerikan.”
Dalam sindiran tajam terhadap Putin, Zelensky mengatakan pada hari Minggu bahwa “keputusan diperlukan dari Amerika Serikat, dari Eropa, dan dari negara lain, sehingga orang tua yang pemarah di Moskow ini mengucapkan kata ‘perdamaian’.”
(ahm)
Lihat Juga :