AS Kerahkan Kapal Induk USS Nimitz ke Karibia, Diduga Akan Menginvasi Kuba

Kamis, 21 Mei 2026 - 10:52 WIB
loading...
AS Kerahkan Kapal Induk...
Amerika Serikat kerahkan kapal induk USS Nimitz dan kelompok tempurnya ke Laut Karibia, diduga bagian dari rencana untuk menginvasi Kuba. Foto/@Southcom
A A A
WASHINGTON - Kapal induk Amerika Serikat (AS), USS Nimitz, dan kelompok tempurnya telah memasuki Laut Karibia. Pengerahan aset tempur ini diduga bagian dari rencana Amerika untuk menginvasi Kuba.

Mengutip laporan dari The Hill, Kamis (21/5/2026), Kelompok Tempur Kapal Induk USS Nimitz dikerahkan ketika Presiden AS Donald Trump mengintensifkan retorikanya terhadap Kuba dan mengancam akan mengambil tindakan terhadap negara kepulauan tersebut.

Baca Juga: AS Resmi Mendakwa Mantan Presiden Kuba Raul Castro atas Penembakan 2 Pesawat

Kelompok tempur tersebut meliputi kapal induk USS Nimitz, sayap udaranya yang terdiri dari jet tempur F/A-18E Super Hornet, EA-18G Growler, dan C-2A Greyhound, bersama dengan kapal perusak USS Gridley, dan kapal tanker pengisian bahan bakar kelas Henry J Kaiser; USNS Patuxent.

Komando Selatan AS (SOUTHCOM), yang mengawasi operasi militer Amerika di Karibia dan Amerika Latin, mengumumkan pengerahan tersebut pada hari Rabu.

"USS Nimitz telah membuktikan kemampuan tempurnya di seluruh dunia, memastikan stabilitas dan membela demokrasi dari Selat Taiwan hingga Teluk Arab," kata SOUTHCOM dalam sebuah unggahan di X.

"Selamat datang di Karibia, Gugus Tempur Kapal Induk Nimitz!," lanjut unggahan SOUTHCOM.

Kapal induk USS Nimitz, yang ditugaskan pertama kali pada tahun 1975, baru-baru ini melakukan latihan Angkatan Laut gabungan dengan Angkatan Laut Brasil di lepas pantai Rio de Janeiro, menurut Kedutaan Besar AS di Brasil.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Siapkan Kemenangan pada...
Siapkan Kemenangan pada Pemilu Pertengahan, Trump Gelar Konvensi Partai Republik
Mahkamah Agung Batalkan...
Mahkamah Agung Batalkan Perintah Kewarganegaraan Berdasarkan Kelahiran Trump
Dewan Perdamaian Ungkap...
Dewan Perdamaian Ungkap Kendaraan Taktis Pertama Tiba di Pangkalan Multinasional Dekat Gaza
Oman Tawarkan Rencana...
Oman Tawarkan Rencana Pasca-Konflik pada AS tentang Biaya Melewati Selat Hormuz
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Donald Trump Raup Rp25...
Donald Trump Raup Rp25 Triliun dari Bisnis Kripto, Lampaui Pendapatan Properti yang Dibangun Puluhan Tahun
Gempa Dahsyat Venezuela:...
Gempa Dahsyat Venezuela: 920 Orang Tewas, Hampir 50 Ribu Masih Hilang
Mantan Kepala Staf IDF...
Mantan Kepala Staf IDF Ini Siap "Gulingkan" Netanyahu sebagai PM Israel
Rekomendasi
Kasus Hanania Travel:...
Kasus Hanania Travel: 16 Influencer Diperiksa, Rp110 Juta Uang Saku Disita Polisi
Wali Kota Agustina Dorong...
Wali Kota Agustina Dorong Gerakan Nasional Penyelamatan Heritage Kota Maritim
Prudential Indonesia...
Prudential Indonesia Tegaskan Komitmen Tata Kelola Guna Jaga Kepercayaan Nasabah
Berita Terkini
Italia Blokir Bantuan...
Italia Blokir Bantuan Militer NATO kepada Ukraina Senilai Rp1.436 Triliun, Sinyal Kemenangan bagi Rusia?
Kurangi Ketergantungan...
Kurangi Ketergantungan Eropa dari AS, Mampukah Turki Ingin Memperkuat NATO 3.0?
Israel Sebut Mojtaba...
Israel Sebut Mojtaba Jadi Target Pembunuhan, Iran Marah Besar!
Direktur CIA: Dunia...
Direktur CIA: Dunia Terancam dengan Senjata Nuklir Digital yang Didukung AI
Jalanan di Inggris Meleleh...
Jalanan di Inggris Meleleh pada Suhu 45 Derajat Celsius, Ini 3 Alasannya
Paksa Rusia Mengakhiri...
Paksa Rusia Mengakhiri Perang, Ukraina Intensifkan Serangan Drone ke Moskow
Infografis
9 Keunggulan Kapal Selam...
9 Keunggulan Kapal Selam Mini Iran yang Membuat Kapal Induk AS Menjauh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved