Partai Kecoa Viral di India, 350.000 Orang Sudah Mendaftar, Syarat Anggota: Pengangguran dan Malas

Rabu, 20 Mei 2026 - 18:39 WIB
loading...
A A A

Di Dalam Partai Janta Kecoa


Partai satir Dipke memiliki empat kriteria kelayakan: pengangguran, malas, selalu online, dan orang-orang yang dapat mengomel secara profesional.

Motto partai di X, “Sebuah front politik pemuda, oleh pemuda, untuk pemuda. Sekuler – Sosialis – Demokratis – Malas.” Di Instagram, partai tersebut menyebut dirinya sebagai “persatuan kecoa malas dan pengangguran”, menyerukan sekutu Gen Z untuk bergabung.

Dan manifesto partai tersebut merupakan pandangan yang berani terhadap isu-isu tuduhan manipulasi pemilu terhadap pemerintahan Modi, media korporat yang sebagian besar patuh, dan pengangkatan hakim ke posisi pemerintahan setelah masa pensiun mereka.

Dipke mengatakan ia membangun partainya secara daring dalam waktu 24 jam setelah pertama kali memposting tentangnya, memanfaatkan alat AI seperti Claude dan ChatGPT untuk mendesain tampilan dan manifestonya.

Inisiatifnya sejalan dengan tradisi panjang gerakan politik kontra-budaya global yang menggunakan satire, absurditas, dan pertunjukan untuk menantang politik arus utama.

Meghnad S, YouTuber yang menjadi tuan rumah bagi Dipke untuk siaran langsung tentang partai yang baru diluncurkan tersebut, mengatakan kepada Al Jazeera bahwa, “Lelucon itu telah berkembang dengan sendirinya,” dan ia telah menerima banyak pesan teks dari pengguna Gen Z, yang meminta arahan untuk memajukan gerakan tersebut.

“Ada perasaan yang sangat kuat bahwa orang-orang mencari formasi politik alternatif, bukan partai politik, tetapi eksperimen politik yang “Bukan tradisional,” kata Meghnad kepada Al Jazeera.

“Partai Janta Kecoa adalah partai satir yang tidak ada, namun orang-orang percaya bahwa itu adalah alternatif yang lebih baik daripada kenyataan,” katanya. “Itu semacam komentar besar tentang partai-partai politik India secara umum.”

Meghnad mengatakan dia bergabung dengan partai itu karena dia pikir “itu lucu.”

“Tetapi, pada tingkat yang lebih dalam, saya juga mengalami frustrasi yang sama yang melahirkan partai lelucon ini,” tambahnya.

Namun, seperti yang terjadi sekarang, apa yang dimulai sebagai lelucon tidak bisa lagi menjadi lelucon bagi Dipke, yang selama ini menjadi pemain tunggal di partainya.

Dia mengatakan dia rela kurang tidur untuk menjaga momentum tetap berjalan saat dia mengorganisir kampanye media sosial tentang isu-isu politik yang sedang berlangsung.

“Terlalu lama, orang-orang diam di India,” katanya. “Ada tanggung jawab untuk memanfaatkan momen ini dan tidak menertawakannya.”

Baca juga: AS Waspada, Blokir Pelancong dari Zona Wabah Ebola
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
Inti Kunjungan PM Modi:...
Inti Kunjungan PM Modi: India Akan Pasok Rudal BrahMos dan Astra ke Indonesia
PM India Narendra Modi...
PM India Narendra Modi Disambut Jet F-16 dan Su-30 Indonesia, Diajak ke Candi Prambanan
Kunjungan PM India ke...
Kunjungan PM India ke Indonesia Jadi Momentum Perkuat Dialog Perlindungan Minoritas
Diduga Bantu Pemberontak...
Diduga Bantu Pemberontak Myanmar, India Tangkap Tentara Bayaran Ukraina dan AS
7 Pekerjaan Pertama...
7 Pekerjaan Pertama Para Pemimpin Dunia yang Tak Banyak Diketahui, Ada yang Jual Teh hingga Jadi Tukang Kayu
Wakili 11,7 Juta Suara...
Wakili 11,7 Juta Suara Rakyat, GKSR Minta Parpol Non-Parlemen Dilibatkan Bahas Revisi UU Pemilu
30 Warga Sipil dan 7...
30 Warga Sipil dan 7 Tentara Iran Tewas dalam Serangan AS
Fantastis! Bangladesh...
Fantastis! Bangladesh Sita Harta Mantan Perdana Menteri Sheikh Hasina Rp112 Triliun
Rekomendasi
Prabowo: Pemimpin Indonesia...
Prabowo: Pemimpin Indonesia Bukan Pemimpin yang Bodoh, Naif, ataupun Penakut
Jersey Bersejarah Pele...
Jersey Bersejarah Pele Laku Rp80 Miliar, Jadi Memorabilia Termahal Sang Legenda
4.132 Personel Gabungan...
4.132 Personel Gabungan Dikerahkan Kawal Aksi Demo Mahasiswa di Monas
Berita Terkini
Trump Tuduh China Ikut...
Trump Tuduh China Ikut Campur Pemilu AS: Kompromi Data Terbesar dalam Sejarah!
China Investasikan Rp900...
China Investasikan Rp900 Triliun untuk Pelabuhan Afrika, Analis Soroti Risiko Utang
Ini 2 Kapal Induk dan...
Ini 2 Kapal Induk dan 22 Kapal Perang AS yang Blokade Iran
Media China Gambarkan...
Media China Gambarkan Orang Filipina sebagai Monyet, Manila Marah
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Epstein Terhubung dengan Level Tertinggi CIA dan Mossad
AS Mengebom Bandara...
AS Mengebom Bandara dan Jembatan Iran, Teheran: Seluruh Wilayah Timur Tengah Tanggung Akibatnya!
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved