Partai Kecoa Viral di India, 350.000 Orang Sudah Mendaftar, Syarat Anggota: Pengangguran dan Malas

Rabu, 20 Mei 2026 - 18:39 WIB
loading...
A A A

Antipati yang Mengakar


Dalam beberapa tahun terakhir, Asia Selatan telah menjadi pusat protes bersejarah Generasi Z, yang telah menggulingkan pemerintahan di Sri Lanka, Nepal, dan Bangladesh.

India, negara terpadat di dunia, telah menghadapi serangkaian masalahnya sendiri yang sedang memanas.

Meskipun ekonominya telah berkembang pesat, ketidaksetaraan pendapatan, ditambah dengan pengangguran dan biaya hidup yang tinggi, telah mencapai tingkat tertinggi dalam sejarah.

Meskipun India menghasilkan lebih dari 8 juta lulusan setiap tahun, tingkat pengangguran di antara mereka mencapai 29,1%, sembilan kali lebih tinggi daripada mereka yang tidak pernah bersekolah.

Lebih dari seperempat populasi India adalah Generasi Z – juga kelompok terbesar di dunia.

Oleh karena itu, ucapan Ketua Mahkamah Agung Kant menyentuh titik sensitif.

Komentarnya muncul pada pekan yang menyaksikan protes nasional oleh para siswa muda atas kebocoran soal ujian, yang memaksa pembatalan ujian masuk kedokteran yang diselenggarakan pemerintah.

“Komentar Ketua Mahkamah Agung mencerminkan prasangka dan antipati yang mengakar terhadap aktivis dan kaum muda pada umumnya,” ungkap Prashant Bhushan, pengacara terkemuka di Mahkamah Agung India dan aktivis hak asasi manusia, kepada Al Jazeera.

“Ini juga persis mentalitas pemerintah saat ini.”

Bhushan mengatakan ia telah lama merasakan India membutuhkan pemberontakan kaum muda, karena “ekonomi dan masyarakatnya berdarah demi keuntungan kapitalis kroni seperti Ambani dan Adani,” merujuk pada miliarder India yang dekat dengan Modi.

Kemarahan atas pernyataan Kant juga bertepatan dengan pekan yang cukup sulit bagi para diplomat India, yang menghadapi pengawasan dari pers Norwegia setelah Modi menghindari pertanyaan dari wartawan selama kunjungannya ke negara Eropa tersebut.

Sejak berkuasa pada tahun 2014, Modi tidak pernah menjawab pertanyaan dalam konferensi pers, melainkan mengandalkan wawancara yang dikelola dengan cermat yang dilakukan wartawan yang bersimpati kepada partai BJP-nya.

“Sebagian orang menganggapnya lucu, sementara yang lain terhubung karena mereka frustrasi,” ungkap Bhushan. “Orang-orang akhirnya mengajukan pertanyaan dan menuntut pertanggungjawaban.”

Bhushan mengatakan dia juga akan bergabung dengan partai tersebut, tetapi karena keadaan saat ini, dia tidak memenuhi syarat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
Gerakan Protes Gen Z...
Gerakan Protes Gen Z Guncang Ibu Kota India: Aku Seekor Kecoak!
Dadang Bongkar Kronologi...
Dadang Bongkar Kronologi Taufik Hidayat Ketakutan Hingga Minta Serahkan Diri
Gempa Dahsyat Venezuela,...
Gempa Dahsyat Venezuela, Bandara Internasional Ditutup hingga Warga Berhamburan ke Jalan
Gempa M7,2 di Jepang:...
Gempa M7,2 di Jepang: Gedung-Gedung di Tokyo Berguncang, Korban Nihil
Rekomendasi
Kantongi Pendanaan USD11,3...
Kantongi Pendanaan USD11,3 Juta, FLOQ Pacu Integrasi Teknologi Blockchain
Kemlu Ungkap 2 WNI Awak...
Kemlu Ungkap 2 WNI Awak Kapal Ikan Hilang di Perairan Busan Korsel
Nyaris Kaya Mendadak,...
Nyaris Kaya Mendadak, Driver Ojol Tak Menyangka Temuan Ini Disebut Jeratan Gaib
Berita Terkini
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved