Hadapi Invasi Militer AS, Presiden Kuba: Akan Ada Pertumparah Darah

Selasa, 19 Mei 2026 - 12:47 WIB
loading...
A A A
“Mereka yang berupaya menyerang Kuba secara tidak sah menggunakan dalih apa pun, betapapun menipu dan menggelikannya, untuk membenarkan serangan yang bertentangan dengan opini publik AS dan dunia,” tulis pejabat itu.

Sehari sebelumnya, Rodríguez menulis bahwa pemerintahan Trump “membangun, hari demi hari, kasus palsu untuk membenarkan perang ekonomi yang kejam terhadap rakyat Kuba dan agresi militer yang mungkin terjadi.”

Direktur Badan Intelijen Pusat (CIA) John Ratcliffe melakukan perjalanan ke Havana minggu lalu untuk pertemuan langka dengan para pejabat dari Kementerian Dalam Negeri dan kepala dinas intelijen pulau tersebut.

Bagi banyak warga Kuba, potensi serangan militer AS terasa sudah dekat, dan mereka melakukan persiapan yang sesuai.

Sebagai antisipasi skenario tersebut, dalam beberapa hari terakhir Pertahanan Sipil Kuba telah menyebarkan "panduan keluarga tentang cara bertindak selama agresi militer hipotetis terhadap Kuba," yang merekomendasikan, antara lain, menyiapkan ransel berisi barang-barang yang tidak mudah rusak.

Panduan tersebut mendesak masyarakat untuk tetap waspada terhadap sirene serangan udara dan berjudul "Lindungi, Lawan, Bertahan, dan Menang."
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
Menlu Rubio Ungkap AS...
Menlu Rubio Ungkap AS Masih Bersedia Negosiasi dengan Iran
RUU Integrasi Militer...
RUU Integrasi Militer AS-Israel Dianggap Ancaman Eksistensial, Anggota Kongres Diseru Menolak
Trump Setujui Kesepakatan...
Trump Setujui Kesepakatan Nuklir Arab Saudi yang Memungkinkan Pengayaan Uranium
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Musim Panas Makin Menyengat,...
Musim Panas Makin Menyengat, Tokyo Dorong Karyawan Kenakan Celana Pendek ke Kantor
Perang Makin Sengit,...
Perang Makin Sengit, Iran Siapkan Kemungkinan Perang Darat Lawan AS
Rekomendasi
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
Ditjen Imigrasi Siapkan...
Ditjen Imigrasi Siapkan Satu Jenis Paspor Nasional, Nomor Tak Berubah Seumur Hidup
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Berita Terkini
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved