Hadapi Invasi Militer AS, Presiden Kuba: Akan Ada Pertumparah Darah

Selasa, 19 Mei 2026 - 12:47 WIB
loading...
Hadapi Invasi Militer...
Hadapi invasi militer AS, Presiden Kuba anam akan ada pertumpahan darah. Foto/X/@ElNecio_Cuba
A A A
HAVANA - Presiden Kuba Miguel Díaz-Canel memperingatkan bahwa serangan militer AS terhadap Kuba "akan menyebabkan pertumpahan darah dengan konsekuensi yang tak terhitung" di tengah ketegangan yang kembali meningkat antara Havana dan Washington.

“Kuba tidak menimbulkan ancaman, dan tidak memiliki rencana atau niat agresif terhadap negara mana pun. Kuba tidak memiliki rencana agresif terhadap AS, dan tidak pernah memilikinya, sesuatu yang diketahui dengan baik oleh pemerintah negara tersebut,” kata pemimpin itu dalam sebuah unggahan di X, dilansir CNN.

Díaz-Canel menambahkan bahwa Kuba “sudah menderita agresi multidimensi dari AS” dan bahwa Kuba “memiliki hak mutlak dan sah untuk membela diri terhadap serangan militer,” meskipun ia menegaskan bahwa hal ini “secara logis atau jujur tidak dapat digunakan sebagai alasan untuk melancarkan perang terhadap rakyat Kuba yang mulia.”

Hubungan bilateral berada pada salah satu titik terendah dalam beberapa dekade, dengan tekanan baru dari Presiden AS Donald Trump dan krisis energi yang semakin memburuk di pulau yang dikelola komunis tersebut. Pekan lalu, menteri energi Kuba mengatakan bahwa sumbangan minyak Rusia di menit-menit terakhir telah habis, dan bahwa warga Kuba harus menanggung lebih banyak pemadaman listrik.




Presiden Kuba Miguel Diaz-Canel menyampaikan pidato pada bulan Maret. Presiden telah memperingatkan bahwa serangan militer AS terhadap Kuba akan menyebabkan "pertumpahan darah."

Pada hari Senin, pemerintahan Trump mengumumkan sanksi baru terhadap pemerintah Kuba, termasuk badan intelijen utama dan kementerian dalam negeri. Menteri Luar Negeri Marco Rubio mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa "tindakan sanksi tambahan dapat diharapkan dalam beberapa hari dan minggu mendatang."

AS juga memberikan sanksi kepada 11 pejabat Kuba, termasuk Menteri Kehakiman dan Wakil Menteri Angkatan Bersenjata Revolusioner Kuba.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
Menlu Rubio Ungkap AS...
Menlu Rubio Ungkap AS Masih Bersedia Negosiasi dengan Iran
RUU Integrasi Militer...
RUU Integrasi Militer AS-Israel Dianggap Ancaman Eksistensial, Anggota Kongres Diseru Menolak
Trump Setujui Kesepakatan...
Trump Setujui Kesepakatan Nuklir Arab Saudi yang Memungkinkan Pengayaan Uranium
Heboh Surat Dinas ke...
Heboh Surat Dinas ke AS dengan Keluarga Bocor, Menteri PU: Saya Nggak Jadi Berangkat
Serangan Rudal Iran...
Serangan Rudal Iran Hantam Pangkalan Militer di Yordania, Korban Jiwa Tentara AS Bertambah
Houthi Peringatkan Kapal-Kapal...
Houthi Peringatkan Kapal-Kapal Tak Bongkar Muat di Pelabuhan Saudi atau Ditembak
Rekomendasi
Sambangi Polres Jakarta...
Sambangi Polres Jakarta Selatan, Amanda Manopo Siap Laporkan Pihak Manajemen
Mutasi Kejagung, Dirdik...
Mutasi Kejagung, Dirdik Jampidsus hingga Dirdik III Jamintel Diganti
Mendagri Apresiasi 10...
Mendagri Apresiasi 10 Calon Wisudawan Terbaik IPDN Angkatan XXXIII dari Beragam Latar Belakang
Berita Terkini
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
CIA Akui Agresi AS ke...
CIA Akui Agresi AS ke Iran Gagal Total, Ini 4 Indikatornya
Terowongan Runtuh Akibat...
Terowongan Runtuh Akibat Ledakan Pipa Gas di India, 12 Orang Tewas
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved