Hadapi Invasi Militer AS, Presiden Kuba: Akan Ada Pertumparah Darah

Selasa, 19 Mei 2026 - 12:47 WIB
loading...
A A A
Pukulan lain bagi pulau itu datang pada hari Minggu, ketika Reuters melaporkan bahwa perusahaan pelayaran besar Hapag-Lloyd dan CMA CGM tidak akan lagi mengirim barang ke atau dari Kuba untuk mematuhi aturan baru pemerintahan Trump. CNN telah menghubungi kedua perusahaan tersebut.

Langkah ini kemungkinan akan menambah kelangkaan pangan di pulau itu. Selama beberapa dekade, runtuhnya sektor pertanian Kuba dan salah urus ekonomi telah menyebabkan pemerintah mengimpor sebagian besar makanan yang dikonsumsi pulau itu. Bahkan barang-barang seperti gula, kopi, dan tembakau yang dulunya diproduksi dalam jumlah besar di pulau itu sekarang diimpor.

Presiden Kuba Raul Castro melambaikan tangan kepada kerumunan selama parade Hari Buruh di Lapangan Revolusi Havana, 1 Mei 2008. Ratusan ribu warga Kuba berbaris melalui lapangan pada hari Kamis untuk perayaan Hari Buruh yang diwarnai merah yang menyerukan peningkatan ekonomi dan peningkatan produktivitas dari para pekerja.

Dalam beberapa bulan terakhir, Trump sering memprediksi berakhirnya rezim Castro dalam pernyataannya kepada pers.

“Saya pikir mereka harus datang kepada kita,” kata Trump kepada Fox News dalam sebuah wawancara yang ditayangkan pada hari Jumat. “Ini adalah negara yang gagal. Ini adalah negara yang benar-benar gagal.”

Di luar embargo ekonomi yang telah berlangsung lama dan blokade minyak yang telah mendorong krisis energi pulau itu hingga batasnya, Amerika Serikat sedang mempersiapkan dakwaan terhadap mantan Presiden Raúl Castro, menurut sumber. Dakwaan tersebut akan menandai peningkatan signifikan dalam sikap AS terhadap pemerintah Kuba.

Pada hari Jumat, Trump menolak untuk berkomentar tentang kemungkinan kasus terhadap Castro, dengan mengatakan bahwa ia akan membiarkan Departemen Kehakiman “memberikan komentar tentang hal itu, tetapi mereka (orang Kuba) membutuhkan bantuan, seperti yang Anda ketahui.”

Menteri Luar Negeri Bruno Rodríguez mengatakan pada hari Senin di X bahwa Kuba “memiliki hak untuk membela diri secara sah terhadap agresi eksternal apa pun.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
Menlu Rubio Ungkap AS...
Menlu Rubio Ungkap AS Masih Bersedia Negosiasi dengan Iran
RUU Integrasi Militer...
RUU Integrasi Militer AS-Israel Dianggap Ancaman Eksistensial, Anggota Kongres Diseru Menolak
Trump Setujui Kesepakatan...
Trump Setujui Kesepakatan Nuklir Arab Saudi yang Memungkinkan Pengayaan Uranium
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Koalisi Militer Islam...
Koalisi Militer Islam Gandeng PBB Latih Palestina dan Chad Perangi Pendanaan Terorisme
Raja Charles Senang...
Raja Charles Senang Inggris Punya Masjid Ramah Lingkungan Pertama di Eropa
Rekomendasi
Kepercayaan Konsumen...
Kepercayaan Konsumen Antarkan KARA Raih Empat Penghargaan IOB Award 2026
Kepala BGN Baru Sebut...
Kepala BGN Baru Sebut MBG Tender Politik Prabowo: Tak Bisa Dibubarkan
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Berita Terkini
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
CIA Akui Agresi AS ke...
CIA Akui Agresi AS ke Iran Gagal Total, Ini 4 Indikatornya
Terowongan Runtuh Akibat...
Terowongan Runtuh Akibat Ledakan Pipa Gas di India, 12 Orang Tewas
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved