Mengapa Pengurangan Jumlah Tentara AS di Jerman Jadi Kabar Baik bagi Putin?

Senin, 04 Mei 2026 - 01:10 WIB
loading...
Mengapa Pengurangan...
Pengurangan jumlah tentara AS di Jerman jadi kabar baik bagi Presiden Rusia Vladimir Putin. Foto/X?NATO
A A A
WASHINGTON - Jerman mengecilkan arti berita penarikan 5.000 pasukan AS dari negara tersebut, dan menggambarkan langkah Pentagon itu sebagai "sudah diantisipasi."

Meskipun demikian, tetap mengejutkan bahwa pengumuman tersebut – yang mewakili pengurangan hampir 15% jumlah pasukan AS – datang hanya beberapa hari setelah Kanselir Jerman Friedrich Merz mengatakan Iran "mempermalukan" AS dalam perundingan perdamaian yang tersendat.

Mengapa Pengurangan Jumlah Tentara AS di Jerman Jadi Kabar Baik bagi Putin?

1. Putin Sangat Senang

David Sanger dari New York Times mengungkapkan, mungkin penerima manfaat utama dari keputusan pemerintahan Trump adalah Presiden Rusia Vladimir Putin.

Menurut data Departemen Pertahanan, terdapat 36.436 personel militer AS di Jerman pada Desember tahun lalu, kedua setelah Jepang.


2. Jerman Akan Kehilangan Kemampuan Rudal yang Signifikan

Pentagon tidak mengindikasikan apakah pasukan tersebut akan kembali ke AS atau dikerahkan kembali ke tempat lain. Batalyon senjata jarak jauh yang dijadwalkan akan dikerahkan akhir tahun ini akan dibatalkan, sehingga Jerman kehilangan perlindungan kemampuan rudal yang signifikan.

Mantan Presiden Joe Biden menyetujui pengerahan 7.000 pasukan AS tambahan ke Jerman pada Februari 2022, beberapa hari setelah invasi Rusia ke Ukraina.

Kehadiran militer AS di Jerman mencapai puncaknya selama Perang Dingin, ketika terdapat sekitar 250.000 pasukan yang ditempatkan di Jerman Barat.

Negara-negara Eropa lain tempat sejumlah besar personel aktif AS ditempatkan termasuk Italia, dengan lebih dari 12.000, dan Inggris, dengan sedikit lebih dari 10.000.

Terdapat hampir 4.000 pasukan AS di Spanyol, tetapi Presiden AS Donald Trump telah mengancam akan menarik mereka karena Penolakan pemerintah Spanyol untuk mengizinkan pangkalan-pangkalan di sana digunakan dalam perang dengan Iran.

Selain memainkan peran penting dalam Perang Dingin, fasilitas AS di Eropa telah berperan dalam berbagai krisis di Timur Tengah.

3. Puncak Ketegangan Eropa Vs AS

Menteri Pertahanan Jerman Boris Pistorius mengatakan bahwa penarikan pasukan Amerika Serikat dari Eropa, termasuk dari Jerman, sudah "dapat diprediksi".

Militer AS mengatakan pihaknya berencana menarik 5.000 pasukan dari Jerman di tengah ketegangan yang sedang berlangsung dengan sekutu utama Eropa tersebut terkait perang AS melawan Iran.

Kanselir Jerman Friedrich Merz mengatakan Iran mempermalukan Amerika Serikat selama negosiasi untuk mengakhiri konflik.

Pistorius mengatakan Eropa harus mengambil tanggung jawab yang lebih besar atas keamanan mereka sendiri. Jerman "berada di jalur yang benar", menunjuk pada perluasan angkatan bersenjata Bundeswehr dan pengadaan peralatan yang lebih besar dan lebih cepat.

Jerman akan berkoordinasi erat dengan sekutu, khususnya Inggris, Prancis, Polandia, dan Italia, tambahnya.


4. NATO Akan Terus Melemah

Perdana Menteri Polandia Donald Tusk mengecam “disintegrasi aliansi kita yang sedang berlangsung” di tengah meningkatnya keretakan di dalam NATO terkait perang AS-Israel melawan Iran.

“Ancaman terbesar bagi komunitas transatlantik bukanlah musuh eksternalnya, tetapi disintegrasi aliansi kita yang sedang berlangsung. Kita semua harus melakukan apa pun yang diperlukan untuk membalikkan tren yang mengerikan ini,” tulis Tusk.

Trump juga menyuarakan ketidakpuasannya terhadap Italia dan Spanyol dan mengatakan dia “mungkin akan” menarik pasukan AS dari negara-negara tersebut. Dia mengatakan ketika AS “membutuhkan mereka, mereka tidak ada di sana”, merujuk pada perangnya melawan Iran. “Kita harus mengingat itu.”

Empat minggu sejak Amerika Serikat dan Israel menangguhkan kampanye pengeboman mereka terhadap Iran, belum ada kesepakatan yang tercapai untuk mengakhiri perang yang telah menyebabkan gangguan terbesar yang pernah terjadi pada pasokan energi global.

Negara-negara Eropa menampung pasukan AS di beberapa pangkalan angkatan udara dan angkatan laut penting, termasuk pangkalan udara AS di Ramstein di Jerman, RAF Lakenheath dan RAF Mildenhall di Inggris, Aviano di Italia, dan Lajes Field di Azores Portugal.

Markas Komando Eropa AS dan Komando Afrika AS berada di Stuttgart, Jerman, dan terdapat dua fasilitas yang mendukung Angkatan Laut AS di Naples dan Sigonella, Italia.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jerman Tuding China...
Jerman Tuding China Latih Pasukan Rusia, Beijing: Kita Tidak Memihak
Menhan Israel Ancam...
Menhan Israel Ancam Bunuh Para Pemimpin Iran Pengganti Khamenei
Kapal Pesiar Supermewah...
Kapal Pesiar Supermewah Diduga Milik Putin Muncul Dikawal Kapal Perang Rusia, Dibuntuti Pasukan NATO
Seruan Bunuh Trump Menggema...
Seruan 'Bunuh Trump' Menggema dalam Prosesi Pemakaman Ali Khamenei
Rudal-rudal Rusia Hujani...
Rudal-rudal Rusia Hujani Ibu Kota Ukraina Jelang KTT NATO, 8 Orang Tewas
Didatangi Jutaan Pelayat,...
Didatangi Jutaan Pelayat, Ini Latar Belakang Ali Khamenei sebagai Keturunan Nabi Muhammad SAW
Dulu Termiskin, Negara...
Dulu Termiskin, Negara Kecil Ini Mendadak Jadi Raja Minyak Baru Akibat Perang Iran!
Qatar Ungkap Kemajuan...
Qatar Ungkap Kemajuan Positif dalam Dialog AS-Iran, Negosiasi Bakal Berlanjut
China Uji Coba Rudal...
China Uji Coba Rudal di Samudra Pasifik usai Australia-Fiji Teken Kerja Sama Pertahanan
Rekomendasi
Pertaruhan Tugas Bulog...
Pertaruhan Tugas Bulog saat Stok Beras Jumbo
Bang Jago yang Pukul...
Bang Jago yang Pukul Pengendara Motor di Jagakarsa Positif Sabu
4 Drama Korea Paling...
4 Drama Korea Paling Ditunggu Juli 2026, dari Romansa hingga Thriller Aksi
Berita Terkini
10 Pemakaman Pemimpin...
10 Pemakaman Pemimpin Dunia yang Dihadiri Jutaan Rakyat, Rekor Khomeini Belum Terpecahkan
Jerman Tuding China...
Jerman Tuding China Latih Pasukan Rusia, Beijing: Kita Tidak Memihak
4 Alasan Wapres Filipina...
4 Alasan Wapres Filipina Sara Duterte Terancam Dimakzulkan, Konflik dengan Presiden hingga Terjerat Skandal Korupsi
Menhan Israel Ancam...
Menhan Israel Ancam Bunuh Para Pemimpin Iran Pengganti Khamenei
Demi Moral, Turki Tolak...
Demi Moral, Turki Tolak Berlabuh Kapal Pesiar Pembawa 2.000 Penumpang LGBTQ
Aliansi Pertahanan Australia-Fiji...
Aliansi Pertahanan Australia-Fiji Ditandatangani, China Uji Coba Rudal di Pasifik
Infografis
4 Tentara AS Tewas saat...
4 Tentara AS Tewas saat Latihan Tempur di Dekat Sekutu Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved