Pakar Militer: Manuver Ciamik Indonesia Penuh Risiko

Selasa, 14 April 2026 - 16:13 WIB
loading...
A A A
Sinyal yang sama juga harus disampaikan pada Rusia yang sudah lama mengincar Biak di Papua untuk stasiun luar angkasa. Bahwa dalam kerja sama itu Rusia dan sekutunya tidak boleh punya pangkalan atau alat strategis yang permanen di Biak. Sangat wajar kalau AS dan sekutunya khawatir dengan kehadiran Rusia di Biak karena posisi itu sangat strategis untuk mengamati aset AS dan Australia di Pasifik.

Edna Caroline mengungkapkan terkait manuver Prabowo dan Sjafrie ini, tentu akan mengudang prasangkan dari negara tetangga dan negara besar lain. Oleh karena itu, Indoensia juga perlu mengkomunikasinan dengan ASEAN dengan komprehensif. Komunikasi ini harus jadi prioritas dari sisi waktu. "Setelah itu, Indonesia perlu segera membuka ruang-ruang kerja sama dengan China lebih luas. Tidak saja secara ekonomi tetapi juga dari sisi pertahanan dan militer," jelasnya.

Terakhir, lepas dari manuver ciamik ini, diharapkan pengambilan keputusan di Indonesia tidak bersifat hanya top-down tetapi juga mendengarkan pendapat para birokrasi yang profesional terutama di Kemlu dan Kemhan serta instansi lain yang terkait seperti TNI. Pertahanan dan keamanan adalah bagian dari Bela Negara sehingga perlu juga pemerintah melibatkan masyarakat sipil yang kompeten. Justru pemerintah perlu memanfaatkan masyarakat sipil untuk mengorkestrasi narasi dalam menghadai tekanan dari negara-negara besar. "Jangan semua informasi ditutup-tutupi sehingga menggerus kepercayaan rakyat pada pemerintahnya sendiri," pungkasnya.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
Menlu Rubio Ungkap AS...
Menlu Rubio Ungkap AS Masih Bersedia Negosiasi dengan Iran
RUU Integrasi Militer...
RUU Integrasi Militer AS-Israel Dianggap Ancaman Eksistensial, Anggota Kongres Diseru Menolak
Trump Setujui Kesepakatan...
Trump Setujui Kesepakatan Nuklir Arab Saudi yang Memungkinkan Pengayaan Uranium
Trump Ingin Terus Serang...
Trump Ingin Terus Serang Iran dari Pangkalan Militer Inggris
Menhan AS Hegseth Ungkap...
Menhan AS Hegseth Ungkap Biaya Perang Melawan Iran Sejauh Ini Sebesar Rp672 Triliun
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Feri Tua Membawa 133...
Feri Tua Membawa 133 Orang Terbalik di Pantai Atlantik, 66 Orang Masih Hilang
Raja Charles Senang...
Raja Charles Senang Inggris Punya Masjid Ramah Lingkungan Pertama di Eropa
Rekomendasi
Kepala BGN Baru Sebut...
Kepala BGN Baru Sebut MBG Tender Politik Prabowo: Tak Bisa Dibubarkan
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
Berita Terkini
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved