Jubir Kremlin Pertanyakan Barang Bukti Peracunan Navalny Diterbangkan Keluar Rusia
Sabtu, 19 September 2020 - 00:48 WIB
loading...
A
A
A
Setelah staf Yayasan Navalny mengetahui bahwa dia dirawat di rumah sakit, mereka memanggil pengacara, pergi ke kamar Navalny dan mulai mendaftar, menjelaskan dan mengemas semua yang mereka lihat di sana, termasuk botol air hotel. (Baca juga: Racun Novichok Ditemukan di Botol Air Kamar Hotel Navalny )
Pada 20 Agustus, Navalny jatuh sakit selama penerbangan domestik Rusia. Ia awalnya dirawat di kota Omsk di Siberia, tempat pesawat mendarat darurat. Dua hari kemudian, setelah dokter memastikan bahwa dia sehat untuk melakukan perjalanan transportasi udara lintas batas, pria itu diterbangkan ke rumah sakit Charite di Jerman untuk perawatan lebih lanjut.
Belakangan, pemerintah Jerman mengatakan para dokter telah menemukan jejak zat saraf dari kelompok Novichok di sistem tubuhnya. Moskow menanggapi dengan menunjukkan kurangnya bukti dalam klaim Berlin dan mencatat bahwa dokter Rusia tidak menemukan zat beracun di Navalny.(Baca juga: Jerman: Laboratorium di Prancis dan Swedia Turut Konfirmasi Navalny Diracun Novichok )
Dugaan keracunan Navalny mendorong banyak pejabat Eropa menyerukan untuk menjatuhkan sanksi tambahan pada Rusia. Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov mengatakan Moskow akan menanggapi secara timbal balik jika negara-negara Barat menjatuhkan sanksi baru atas kasus Navalny.
Pada 20 Agustus, Navalny jatuh sakit selama penerbangan domestik Rusia. Ia awalnya dirawat di kota Omsk di Siberia, tempat pesawat mendarat darurat. Dua hari kemudian, setelah dokter memastikan bahwa dia sehat untuk melakukan perjalanan transportasi udara lintas batas, pria itu diterbangkan ke rumah sakit Charite di Jerman untuk perawatan lebih lanjut.
Belakangan, pemerintah Jerman mengatakan para dokter telah menemukan jejak zat saraf dari kelompok Novichok di sistem tubuhnya. Moskow menanggapi dengan menunjukkan kurangnya bukti dalam klaim Berlin dan mencatat bahwa dokter Rusia tidak menemukan zat beracun di Navalny.(Baca juga: Jerman: Laboratorium di Prancis dan Swedia Turut Konfirmasi Navalny Diracun Novichok )
Dugaan keracunan Navalny mendorong banyak pejabat Eropa menyerukan untuk menjatuhkan sanksi tambahan pada Rusia. Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov mengatakan Moskow akan menanggapi secara timbal balik jika negara-negara Barat menjatuhkan sanksi baru atas kasus Navalny.
(ber)
Lihat Juga :