4 Poin Menakutkan Jika AS Nekat Invasi Darat Iran, Salah Satunya Harga Minyak Melejit

Selasa, 31 Maret 2026 - 10:58 WIB
loading...
A A A
Terlepas dari hasilnya, perang darat AS di Iran akan semakin mengguncang pasar energi global dan mendorong harga lebih tinggi lagi, menyebabkan kerusakan ekonomi besar-besaran bagi negara-negara miskin dan negara-negara dengan tagihan energi yang besar, seperti India dan China.

Harapkan harga minyak mentah Brent melonjak—berpotensi melewati angka USD150 per barel—karena ekspektasi guncangan pasokan. Negara-negara Teluk yang terseret ke dalam pertempuran kemungkinan akan menutup atau meminimalkan produksi dan saluran ekspor akan semakin menyempit.

Dampaknya akan terasa selama berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun, setelah pertempuran berakhir, dan mencakup perbaikan infrastruktur minyak yang mahal, pembangunan kembali terminal ekspor, dan lain-lain.

4. Dampak Kemanusiaan

Lebih dari 4.000 orang telah dilaporkan tewas sejauh ini di Iran, Lebanon, dan Israel.

Kematian juga telah dilaporkan terjadi di Uni Emirat Arab dan negara-negara lain di kawasan Teluk.

Namun, jumlah korban tersebut bisa jadi kecil dibandingkan dengan potensi korban jiwa akibat perang darat AS.

Kelompok hak asasi manusia yang berbasis di AS, HRANA, mengatakan 3.461 orang telah tewas sejauh ini, termasuk warga sipil dan anak-anak.

Sebagai konteks, terakhir kali AS berperang di kawasan Asia Barat adalah Perang Teluk Kedua (perang AS melawan Irak untuk membela Kuwait) yang menewaskan antara 4.400 hingga 5.000 tentara Amerika.

Kematian warga sipil sangat dahsyat, mencapai ratusan ribu dalam kurun waktu yang sama.

Konflik Asia Barat pada tahun 2026 kemungkinan akan mengakibatkan jumlah korban tewas yang lebih besar dan juga jutaan orang lagi yang mengungsi, menciptakan arus pengungsi dan bencana kemanusiaan yang akan menyebar dengan cepat.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Perundingan Iran-AS...
Perundingan Iran-AS Hasilkan 4 Kesepakatan Utama, Negosiator Teheran Sempat Walkout
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
Pertama Kalinya, China...
Pertama Kalinya, China Pamer Peluncuran Rudal Hipersonik Dongfeng-17 sebagai Pesan untuk AS
Aktor Breaking Bad Giancarlo...
Aktor 'Breaking Bad' Giancarlo Esposito Masuk Islam saat Syuting di Arab Saudi
Iran Jawab Ancaman Trump:...
Iran Jawab Ancaman Trump: AS Sebaiknya Berhati-hati!
Janji Manis Investasi...
Janji Manis Investasi Rp5.323 Triliun di Balik Kesepakatan Damai AS-Iran
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
Harga Minyak Dunia Naik,...
Harga Minyak Dunia Naik, Aktivitas Pelayaran di Selat Hormuz Belum Pulih
Rekomendasi
Ilmuwan Temukan Pemangsa...
Ilmuwan Temukan Pemangsa Jamur Zombie Cordyceps The Last of Us di Hutan Kalimantan
Sepekan Digelar, Jakarta...
Sepekan Digelar, Jakarta Fair 2026 Raih 1,5 Juta Pengunjung
Ashanty Raih Gelar Doktor,...
Ashanty Raih Gelar Doktor, Wisuda Bersama Anang dan Azriel Hermansyah di Unair
Berita Terkini
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Perundingan Iran-AS...
Perundingan Iran-AS Hasilkan 4 Kesepakatan Utama, Negosiator Teheran Sempat Walkout
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
Pertama Kalinya, China...
Pertama Kalinya, China Pamer Peluncuran Rudal Hipersonik Dongfeng-17 sebagai Pesan untuk AS
Yordania Gantung 6 Orang...
Yordania Gantung 6 Orang atas Tuduhan Terorisme
Aktor Breaking Bad Giancarlo...
Aktor 'Breaking Bad' Giancarlo Esposito Masuk Islam saat Syuting di Arab Saudi
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved